WASHINGTON - Rencana pembangunan gapura kemenangan raksasa yang nantinya akan dinamai Arc de Trump jadi kontroversi publik Amerika Serikat (AS).
Proyek yang diusulkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump itu disebut akan didanai sebagian menggunakan uang pajak.
Gedung Putih mengungkapkan, monumen beraksen emas tersebut dirancang setinggi 250 kaki atau sekitar 76 meter.
Jika disetujui, bangunan ini akan melampaui ketinggian United States Capitol dan Lincoln Memorial, serta menampilkan obor dan mahkota emas yang terinspirasi dari Statue of Liberty.
Melansir BBC, Donald Trump menyebut proyek ini sebagai "gapura kemenangan terbesar dan terindah di dunia".
Ia menilai, kehadiran monumen tersebut akan menjadi monumen ikonik baru bagi kawasan Washington, D.C. dan dapat dinikmati masyarakat hingga puluhan tahun mendatang.
Kontroversi Arc de Trump
Namun, proyek ini tidak lepas dari kontroversi. Selain dinilai sebagai upaya ambisius untuk membentuk ulang lanskap ibu kota, rencana tersebut juga memicu kritik karena melibatkan dana publik.
Berdasarkan dokumen rencana pendanaan yang dirilis oleh National Endowment for the Humanities (NEH), lembaga tersebut akan mengalokasikan dana khusus sebesar 2 juta dollar AS serta dana pendamping sebesar 13 juta dollar AS untuk proyek ini.
Artinya, para wajib pajak Amerika turut berkontribusi dalam pembiayaan pembangunan gapura tersebut.
Pemerintah menyatakan proposal proyek telah diajukan secara resmi ke United States Commission of Fine Arts, yang akan meninjau desain dan kelayakannya dalam waktu dekat.
Trump sebelumnya juga menyebut sebagian dana dari proyek ruang dansa di Gedung Putih akan dialihkan untuk mendukung pembangunan gapura ini.
Secara visual, desain Arc de Trump menampilkan tulisan berwarna emas "One Nation Under God" atau "Satu Bangsa di Bawah Tuhan", dilengkapi ornamen dua elang emas serta empat patung singa sebagai penjaga.
Juru bicara Gedung Putih, Davis Ingle, menyatakan bahwa monumen tersebut dimaksudkan sebagai pengingat atas pengorbanan para pahlawan Amerika selama 250 tahun sejarah negara.
Konsep gapura ini disebut terinspirasi dari Arc de Triomphe di Prancis. Lokasinya direncanakan berada di jalur masuk utama ke ibu kota dari arah Arlington National Cemetery, tepatnya saat melintasi Arlington Memorial Bridge menuju pusat kota.
"Setiap kali seseorang melewati jembatan itu menuju Lincoln Memorial, rasanya seperti seharusnya ada sesuatu di sana," ujar Donald Trump saat pertama kali mengumumkan rencana tersebut tahun lalu. I kps
COMMENTS