.

Coki Anwar Tak Lagi Lucu di Film "Pusaka"


JAKARTA-Komika tunggal Coki Anwar mengatakan untuk memerankan karakternya pada film horor terbarunya “Pusaka” dia harus menghilangkan kesan komedi yang selama ini melekat padanya.
 
“Pengalaman pertama main di film horor, sama Rizal Mantovani, kan, dia terkenal dengan visual art yang bagus, di film ini aku nggak terlalu nunjukin jokes (candaan) atau komedi,” kata Coki Anwar di Jakarta, Kamis.
 
Bagi Coki Anwar pengalaman bermain film horor kali ini cukup menegangkan karena genre film yang penuh adegan laga dan berdarah-darah. Dalam film “Pusaka” Coki berperan sebagai seorang sekuriti bernama Darmo yang bertugas menjaga rumah sekaligus bertanggung jawab terhadap benda pusaka yang ada di dalam rumah itu.

Untuk mendalami karakternya, Coki Anwar mempersiapkan setiap adegannya dengan memainkan ekspresi agar terlihat pas dan tidak dibuat terlalu berlebihan.
 
“Kalau persiapan khusus lebih ke karena ini film horor ya, apalagi ada adegan di mana kita harus dapetin ekspresi yang pas dan nggak dibuat-buat jadi berlebihan,” kata Coki Anwar.
 
Selama proses syuting, Coki merasa cukup menyenangkan karena tidak sulit membangun ikatan antarpemain meskipun sebagian baru pertama kali kenal dalam  film itu.
 
Dia sempat mengalami kecelakaan setelah selesai syuting yang membuatnya harus beristirahat sejenak. Dukungan dari pemain yang datang menjenguknya membuat keakraban makin terasa bahkan setelah syuting film selesai.
 
Coki pun mengakui dia cukup senang menonton film horor, terutama horor lokal salah satunya “Perempuan Tanah Jahanam” karya Joko Anwar. Dia juga berharap jika mendapatkan kesempatan bermain film lagi, bisa mengeksplorasi peran lain, yaitu karakter antagonis.
 
“Pusaka” menceritakan tentang rumah peninggalan seorang kolektor benda pusaka yang dititipkan kepada anaknya Randi Wisangko (Bukie B Mansyur) untuk dialihfungsikan menjadi museum. Mayang (Sahila Hisyam) seorang arkeolog datang untuk menganalisis benda-benda pusaka yang ada di rumah tersebut.
 
Selain Coki Anwar, pemeran film “Pusaka” lainnya adalah Shareefa Danish, Susan Sameh, Ajil Ditto, dan lainnya. Disutradarai Rizal Mantovani, “Pusaka” akan tayang di bioskop mulai 18 Juli 2024. I tar

COMMENTS

 

$type=three$va=0$count=12$cate=0$snippet=hide$rm=0$comment=0$date=hide$author=0

Nama

EKBIS,3509,ENGLISH,1448,FEED,37094,FOKUS,4532,GLOBAL,9415,HIBURAN,2046,HUKUM,3855,IPTEK,3995,NASIONAL,13940,OLAHRAGA,2192,OPINI,1345,POLITIK,3814,PROMOTE,4,RAGAM,9646,RELIGI,725,Z,32021,
ltr
item
Konfrontasi: Coki Anwar Tak Lagi Lucu di Film "Pusaka"
Coki Anwar Tak Lagi Lucu di Film "Pusaka"
https://lh3.googleusercontent.com/-GTsXSV2HSUI/ZodkBKTWQ3I/AAAAAAABYbc/COGeL5Aw7B0tn2btNAhxmOYzvbPUbkzegCNcBGAsYHQ/s1600/IMG_ORG_1720148951957.jpeg
https://lh3.googleusercontent.com/-GTsXSV2HSUI/ZodkBKTWQ3I/AAAAAAABYbc/COGeL5Aw7B0tn2btNAhxmOYzvbPUbkzegCNcBGAsYHQ/s72-c/IMG_ORG_1720148951957.jpeg
Konfrontasi
https://www.konfrontasi.com/2024/07/coki-anwar-tak-lagi-lucu-di-film.html
https://www.konfrontasi.com/
https://www.konfrontasi.com/
https://www.konfrontasi.com/2024/07/coki-anwar-tak-lagi-lucu-di-film.html
true
7622946317735281371
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By HOME PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy