KONFRONTASI- Budayawan Goenawan Mohamad (GM) sudah sangat Terlambat. Nyaris 9 Tahun Ini Demokrasi Dirusak, namun GM Diam. Tokoh nasional DR Rizal Ramli (RR) masih tetap meng-Apresiasi GM walau GM disayangkan sudah sangat telat . ''Mas Goen sudah sangat telat, tapi biarlah, saya masih menghargai kekecewaan/penyesalannya,''ujar RR, Menko Ekuin Presiden Gus Dur dan mantan demonstran ITB yang juga anggota keluarga besar Pesantren Pondok Gontor Ponorogo dan Pesantren Tebu Ireng Jombang.
Publik melihat, sejumlah tokoh dan pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap presiden Indonesia ketujuh itu menjelang akhir masa jabatannya. Kekecewaan itu diungkapkan mereka yang selama ini dikenal dekat dengan Jokowi, seperti Andi Widjajanto dan paling baru budayawan Goenawan Mohamad. Namun publik menilai mereka sudah sangat menikmati dan mendukung Jokowi 9 tahun ini sedangkan demokrasi dirusak/dibajak oligarki Jokowi 9 tahun ini.
Mereka menilai Jokowi berupaya memperpanjang kekuasaan lewat pencalonan putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka. Tak hanya orang-orang dekat Jokowi, sejumlah elite PDI-P juga merasa ditinggalkan oleh Jokowi.Di Rembang, bersama Gus Mus, GM mengaku prihatin soal keadaan demokrasi. Di Jakarta ayo simak pidato cemas Megawati, sama saja.
''Prihatin? Sepanjang 9 tahun ini demokrasi dibajak, reformasi dikorupsi, oleh orang yang kalian jilati. Berapa banyak korban nyawa? Apa yg sudah terjadi 2 periode ini tanggung jawab kalian. Dan gampang amat prihatin setelah semua yang terjadi itu. Basa-basi tak lagi bisa menghibur saya,'' kata Bilven, netizen.
(sumber2)
COMMENTS