JAKARTA-Mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier mengaku geleng kepala melihat arogansi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (SMI) yang seolah-oleh menjadi nabi di Kemenkeu.
"Saya tidak bisa membayangkan jika Pak Ali Wardhana, Pak Marie Muhammad dan para menkeu terdahulu mendengar statement-statement Sri Mulyani yang seolah menjadi nabi yang memperbaiki kementerian keuangan, arogan sekali," kata Fuad dalam diskusi bertema "Potret Kejahatan Keuangan di Kemenkeu", yang dipantau secara live di kanal Youtube FNN, Senin (20/3/2023).
Pernyataan SMI yang menyebut kemenkeu terdahulu bak hutan belantara atau berada pada era jahiliyyah, dinilai sangat menyakitkan hati para pendahulunya.
"Itu sangat menyakitkan kami dan para eks menkeu, seolah kami begitu jelek dan buruknya dan dia menjadi pahlawan yang memperbaiki Kemenkeu," katanya.
Saat ini, dengan terkuaknya transaksi mencurigakan ratusan triliun di Kemenkeu, SMI seolah tertampar oleh arogansinya sendiri.
"Sekarang dia kualat sendiri," kata Fuad.
Menurut Fuad, untuk membongkar transaksi mencurigakan Rp300 T, yang belakangan dikoreksi jadi Rp349 T, tak perlu perdebatkan lagi.
"Datanya sudah ada di PPATK, tinggal ditelusuri saja siapa yang terlibat. Tidak mungkin terjadi pencucian uang kalau uangnya tidak haram," jelas Fuad.
Fuad pun mendorong agar investigasi terkait transaksi mencurigakan tersebut dilakukan tim independen, bukan oleh jajaran internal Kemenkeu. Pasalnya, pihak-pihak yang dicurigai terlibat transaksi janggal ini pastinya bercokol di Kemenkeu, sehingga pastinya akan berupaya mengaburkan fakta-fakta yang ada.
"Pastinya akan ada ewuh pakewuh jika yang memeriksa jajaran internal Kemenkeu," demikian Fuad Bawazier I kof

COMMENTS