19 November 2018

Yusril Ihza Mahendra

Presiden PBB Siap Dampingi Habib Rizieq Hadapi Proses di Arab Saudi

Konfrontasi - Partai Bulan Bintang (PBB) menyatakan kesiapannya untuk mendampingi Habib Rizieq Shihab yang tengah menjalani proses hukum di Arab Saudi terkait pemasangan bendera bertuliskan kalimat tauhid. Bahkan, Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra siap turun langsung menjadi penasihat hukum bagi imam besar Front Pembela Islam (FPI) itu.

"PBB dan ketum PBB (Yusril, red) siap jadi pengacara HRS," kata Sekretaris Jenderal PBB Afriansyah Ferry Noor, Jumat (9/11/2018).

Yusril Bela Jokowi-Ma'ruf Pasca Pilpres

KONFRONTASI - Pengamat politik dari Indonesia Public Institute (IPI), Karyono Wibowo menilai pakar hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra resmi ditarik sebagai tim pengacara pasangan Capres dan Cawapres, Joko Widodo-Ma'ruf Amin dipersiapkan untuk menghadapi tuntutan kubu lawan pasca Pilpres.

"Tugas Yusril termasuk memberikan pembelaan pasca Pilpres 2019 jika Jokowi-Ma'ruf terpilih, dan digugat ke Mahkamah Konstitusi oleh Prabowo-Sandi. Saya melihatnya, tugas ini yang akan dilakukan Yusril," ucap Karyono, Jumat (9/11)

Dukung Jokowi-Ma'ruf, Naluri Politik Yusril Sangat Tajam

KONFRONTASI - Pro dan kontra masih berlanjut terkait keputusan bergabungnya Yusril Ihza Mahendra dalam tim penasihat hukum pasangan Capres dan Cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Terutama dalam kaitannya pada sikap politik Yusril yang juga sebagai Ketua Umum PBB jelang Pilpres 2019 mendatang.

Pengamat politik dari Indonesian Public Institute (IPI), Karyono Wibowo menilai, keputusan Yusril itu tentu sudah dipertimbangkan secara matang dalam ranah politik.

Membantah Tuduhan Yusril

Oleh: Tb Ardi Januar

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra, akhirnya memutuskan bergabung dengan kubu Jokowi-Ma'ruf dan didaulat menjadi kuasa hukum pasangan nomor urut satu tersebut.

Kita semua menghormati keputusan Yusril yang selama ini dikenal sebagai pengacara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Dalam berdemokrasi, setiap individu dan partai politik berhak menentukan pilihan dan arah perjuangan.

Yusril Bela Jokowi, PBB Belum Tentu Gabung Koalisi

KONFRONTASI-Peluang Partai Bulan Bintang masuk dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK) terbuka setelah Yusril Mahendra menjadi kuasa hukum pasangan nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Pengamat politik, Ujang Komarudin, menilai peluang tersebut bukanlah sesuatu yang tidak mungkin.

Menurutnya Yusril sudah menaruh satu kaki PBB ke kubu koalisi pemerintah. Namun, untuk sepenuhnya masuk, jalan berliku tetap harus dilalui Yusril.

Caleg PBB: Yusril Benar-benar Zalim

KONFRONTASI-Calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Bulan Bintang (PBB), Novel Bamukmin tidak bisa menutupi kekecewaannya atas keputusan Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra yang memilih menjadi kuasa hukum pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Novel, yang juga jurubicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 menjelaskan bahwa kader PBB masyoritas merupakan orang-orang yang patuh pada ulama dan siap menjalankan hasil Ijtima Ulama II.

Seperti Menampar Balik Jokowi, Keputusan Yusril Permainan Politik Tingkat Tinggi

KONFRONTASI - Keputusan pakar hukum, Yusril Ihza Mahendra, menjadi pengacara bagi pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, ditafsirkan secara beragam oleh masyarakat.

Langkah itu memang mengejutkan. Dalam politik, Yusril masih menjabat Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) yang secara politik kerap berseberangan dengan pemerintah. Sebagai advokat, mantan Menteri Kehakiman itu merupakan pembela Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), organisasi yang dibubarkan pemerintahan Jokowi. 

Gabung Kubu Jokowi, Yusril 'Berjudi' Luar Biasa

KONFRONTASI-Keputusan Yusril Ihza Mahendra bergabung ke kubu petahana Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai kuasa hukum dinilai cukup kontroversial.

Tak ayal, langkah Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) itu pun menuai polemik dan dianggap sebagai perjudian besar lantaran selama ini Yusril merupakan tokoh yang kerap berseberangan dengan pemerintahan Jokowi.

Namun, dalam perjudian ini Yusril dinilai akan banyak menuai kerugian khususnya pada Pemilu dan Pilpres 2019 mendatang.

Yusril Bela Jokowi, Demokrat: Itu Haknya, Paling Kehilangan Pendukung

KONFRONTASI-Keputusan Yusril Ihza Mahendra menjadi lawyer (pengacara) Jokowi-Ma’ruf dinilai tidak akan mempengaruhi elektabilitas Prabowo-Sandi.

“Kami sama sekali tidak merasa bahwa elektabilitas Prabowo-Sandi akan tergerus atau berkurang,” kata Ketua DPP Partai Demokrat, Ferdinan Hutahaen kepada redaksi, Selasa (6/11).

Justru menurut dia, pilihan Yusril akan membahayakan elektabilitas partai yang dipimpinnya, Partai Bulan Bintang (PBB) pada Pemilu 2019.

Yusril Gabung Kubu Jokowi Demi Keberlanjutan Partainya

KONFRONTASI-Secara mengejutkan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra memutuskan merapat ke kubu Capres /Cawapres Jokowi – Ma’ruf Amin.

“Langkah Yusril itu memang bisa melawan arus  karena  konstituen (pemilih) PBB cenderung ke pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno,” kata Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Ciputat,  Prof Yusron Razak di Jakarta, Selasa (6/11).

Pages