3 April 2020

Yaman

Saudi Minta PBB "Koreksi" Laporan Kematian Anak di Yaman

KONFRONTASI - Arab Saudi pada Senin (6/6) meminta PBB "mengoreksi" laporan yang menyalahkan koalisi militer pimpinannya di Yaman atas kematian ratusan anak dan memperingatkan bahwa itu bisa merusak perundingan damai.

Laporan tahunan PBB mengenai anak-anak dan konflik bersenjata itu menambahkan koalisi pimpinan Arab Saudi ke dalam daftar hitam pelanggar hak anak setelah menemukan mereka bertanggung jawab atas 60 persen dari 785 kematian anak di Yaman tahun lalu.

Saudi Tangkal Misil Yaman tapi Lanjutkan Gencatan Senjata

Pasukan Yaman dan Sekutunya Tewaskan 800 Anggota Al Qaeda

KONFRONTASI-Pasukan pemerintahan Yaman dan sekutunya menewaskan lebih dari 800 petempur Al Qaeda dalam serangan di kota pelabuhan Mukalla.

Keterangan itu disampaikan persekutuan internasional negara Teluk, yang membantu pemerintahan Yaman dalam perang saudara di negara tersebut.

Persekutuan itu pada Ahad merebut kembali Mukalla, kota di daerah selatan Yaman, yang sebelumnya menjadi kubu Al Qaeda.

2 Anggota Al Qaeda di Yaman Tewas Terkena Serangan Drone

Konfrontasi - Serangan udara dari sebuah drone menewaskan 2 orang di selatan kota Yaman, Marib. Diduga oleh penduduk setempat, kedua korban tersebut merupakan anggota kelompok Al Qaeda.

"Sebuah pesawat tak berawak menembakkan 2 rudal ke sebuah mobil yang berisikan 2 orang di al-Manain, selatan kota Marib. Mobil tersebut hancur total dan 2 orang tewas seketika," kata penduduk setempat dikutip dari kantor berita Reuters, Sabtu (23/4/2016).

Drone Amerika Serikat Tewaskan 8 ANggota Al Qaeda

Konfrontasi - Serangan pesawat tanpa awak menewaskan delapan orang diduga anggota Al Qaeda di Yaman selatan, Sabtu (26/3/2016) malam waktu setempat, kata warga setempat.

Serangan tersebut bagian dari upaya Amerika Serikat memerangi kelompok keras di tengah perluasan perang saudara di negara tersebut.

Dua peluru kendali menghantam pemberontak itu, yang berkumpul di pelataran Desa Al Hudhn dan Desa Naqeel Al Hayala, kata warga pesisir selatan Provinsi Abyan melalui telepon kepada Reuters, Minggu (27/3/2016).

Utusan PBB: Yaman Mulai Gencatan Senjata 10 April

KONFRONTASI - Penghentian permusuhan nasional di Yaman akan dimulai 10 April tengah malam menurut utusan khusus PBB Ismail Ould Cheikh Ahmed, Rabu (23/3).

Pihak-pihak yang bermusuhan di Yaman akan memulai perundingan perdamaian di Kuwait pada 18 April, tambah Ahmed seperti dilansir kantor berita Xinhua.

Bentrok Pasukan Pro Pemerintah, 35 Meninggal Dunia di Yaman

Konfrontasi - Sedikitnya 35 orang tewas dalam pertempuran antara pasukan pro pemerintah dan pemberontak Houthi di Taiz, Yaman, Sabtu (19/3/2016). 

Seperti dilansir Belfast Telegraph, otoritas setempat mengatakan Houthi berusaha merebut bagian barat dari Taiz, sedangkan koalisi pimpinan Arab Saudi melancarkan puluhan serangan udara untuk mencegahnya. 

Perang sipil di Yaman terjadi antara Houthi dengan pasukan pro pemerintah. Koalisi Saudi memutuskan menggempur Houthi di Yaman via serangan duara sejak Maret tahun lalu. 

Puluhan Tentara Bayaran Saudi kembali Tewas di Yaman

KONFRONTASI - Puluhan tentara bayaran Arab Saudi tewas dalam serangan yang dilakukan militer Yaman ke markas-markas pasukan bayaran Arab Saudi di beberapa provinsi negara itu.

Stasiun televisi Alalam (8/3) melaporkan, militer dan komite rakyat Yaman, Selasa (8/3) melancarkan serangan rudal ke markas-markas tentara bayaran Saudi di Provinsi Jawf dan Marib, Utara dan tengah Yaman dan menewaskan 25 orang serta melukai lebih dari 40 lainnya.

Yaman Senang, Eropa Embargo Suadi soal Senjata

KONFRONTASI -  Ketua Komite Tinggi Revolusi Yaman menyambut keputusan parlemen Eropa untuk mengembargo penjualan senjata ke Arab Saudi.

Mohammed Ali Al Houthi, Ketua Komite Tinggi Revolusi Yaman, Kamis (25/2) malam menyambut program awal parlemen Eropa dalam mengembargo penjualan senjata ke Saudi.

Timur Tengah Bergejolak, Saudi Hadang Peluru Kendali Militan Yaman

Konfrontasi - Arab Saudi menghadang peluru kendali Scud yang ditembakkan ke arah pasukan kerajaan ini oleh pemberontak di Yaman yang dibekingi pasukan Iran, kata pasukan koalisi pimpinan Riyadh yang menghadapi pasukan pemberontak tersebut, Minggu (14/2/2016).

Kantor Berita Arab Saudi SPA melaporkan bahwa rudal ini dihancurkan oleh pasukan pertahanan udara negara kerajaan ini, Sabtu pukul 21.45 waktu setempat (18.45 GMT) sekitar 100 kilometer (60 mil) dari wilayahnya yang berbatasan dengan Yaman.

Pages