3 April 2020

Yaman

Bom Bunuh Diri Guncang Yaman, Puluhan Orang Tewas

KONFRONTASI-Setidaknya 33 orang di Yaman tengah tewas akibat aksi bom bunuh diri di wilayah tersebut, Rabu, (31/12 2014). Beberapa sumber medis mengatakan, peristiwa itu berlangsung di pusat kebudayaan ketika sejumlah mahasiswa sedang merayakan maulid Nabi Muhammad.

Mereka menjelaskan, sedikitnya 20 mayat termasuk mayat perempuan dan anak-anak dikirimkan ke rumah sakit al-Thawra di Kota Ibb. "Sedangkan 13 mayat lainnya dibawa ke rumah sakit al-Manar."

Sekjen PBB Kutuk Serangan Bom Yaman

Konfrontasi - Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon pada Rabu (18/12) mengutuk serangan bom di Yaman, sehingga menewaskan 40 orang, termasuk tak kurang dari 15 siswa.

Di dalam satu pernyataan yang dikeluarkan di Markas PBB, New York, oleh jurubicaranya, Ban menyampaikan belasungkawa tulus dan simpatinya kepada keluarga korban serangan keji itu.

Al Qaeda di Yaman Ancam Bunuh Wartawan Asal AS

Konfrontasi -  Al Qaeda di Yaman mengancam menghukum mati wartawan asal Amerika Serikat, yang menjadi tawanan mereka sejak tahun lalu dan yang meminta tolong dibebaskan melalui rekaman video kelompok keras itu, kata badan intelijen SITE, Kamis (4/12).

Video bertajuk "Desember 2014" itu mengabarkan bahwa tawanan mereka bernama Luke Somers (33) diculik dari Sanaa lebih dari setahun lalu.

Somers mengatakan mencari bantuan dan nyawanya dalam bahaya.

Wartawan foto itu diculik di ibukota Yaman pada September 2013, lapor badan pemantau yang berpusat di AS.

Syiah-Sunni Bertemu untuk Redakan Krisis Yaman

KONFRONTASI-Kelompok yang berseteru Syiah dan Sunni telah bertemu untuk pertama kalinya untuk perundingan yang bertujuan meredakan krisis di Yaman sejak merebut ibu kota Sanaa pada September, mereka mengatakan Sabtu.

Pertemuan antara Kepala Ansarullah Abdelmalek al-Huthi dan delegasi Partai Al-Islah berlangsung Kamis malam di kubu utara Huthi di Saada, kata para tokoh militan Syiah di Internet.

Persaingan meningkat sejak Ansarullah bergerak di luar Sanaa dan juga di wilayah yang disita di Yaman tengah dan barat.

Mantan Presiden Yaman Terancam Kena Sanksi, Ribuan Pendukung Turun ke Jalan

KONFRONTASI-Ribuan pendukung mantan presiden Yaman Ali Abdullah Saleh dan gerilyawan Syiah turun ke jalan di Sanaa memrotes ancaman sanksi PBB terhadap orang kuat terguling itu dan para pemimpin gerilyawan.

Saleh, yang mundur pada awal 2012 setelah setahun unjukrasa diilhami Kebangkitan Arab, dianggap pendukung utama gerilyawan Huthi, yang merebut ibu kota Sanaa dan beberapa daerah lain sejak September.

Bom Meledak, Tiga Polisi Yaman Tewas

KONFRONTASI-Bom pinggir jalan meledakkan sebuah kendaraan patroli polisi di Provinsi Hadhramouth, Yaman Tenggara, Sabtu (11/10). Akibat peristiwa tersebut tiga polisi tewas dan tiga lainnya cedera.

"Satu unit Brigade Lapis Baja Ke-135 sedang patroli rutin di Kota Kecil Shibam di Provinsi Hadhramouth sekitar pukul 10.00 waktu setempat. Tapi satu bom diledakkan menggunakan alat kendali jarak jauh ketika kendaraan patroli mereka melewati daerah itu," kata satu sumber keamanan yang tak ingin disebutkan namanya, Sabtu.

72 WNI diungsikan akibat Krisis Yaman

KONFRONTASI-Sebanyak 72 warga negara Indonesia (WNI) diungsikan di KBRI Sanaa akibat konflik bersenjata yang menewaskan sedikitnya 200 orang dalam dua pekan terakhir di ibu kota Yaman, Sanaa.

"KBRI Sanaa menampung gelombang pertama pengungsian sebanyak 72 orang terkait pertempuran di Sanaa," kata siaran pers KBRI Sanaa yang diterima Antara di Kairo, Jumat.

Konspirasi Internasional Kobarkan Perang Saudara Yaman

Konfrontasi - Presiden Yaman Abdrabuh Mansour Hadi mencurigai aksi spionase internasional di Yaman. Dia menilai banyak pihak ingin menggoyahkan keamanan Yaman dan mengobarkan perang saudara.

Ketika berpidato di istana presiden Selasa (23/9), Hadi mengatakan konspirasi asing memicu perang saudara di Yaman. Peranan konspirasi terlihat pada aksi serangan pemberontak di beberapa lembaga negara awal pekan ini. Sayang, Hadi belum secara jelas menyebut pihak-pihak yang dicurigainya.

Yaman Kondusif Pasca PM Basindwa Lengser

Konfrontasi – Kemunduran Perdana Menteri Yaman Muhammed Basindwa membawa dampak bagi perdamaian antara pemerintah Yaman dan kelompok pemberontak Syiah Houthi. Kedua pihak mengakhiri permusuhan politik.

Kesepakatan ini sebagai hasil dialog yang diadakan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Kedua kelompok juga sepakat mengenai pemerintahan baru. Dalam waktu beberapa bulan, perdana menteri baru segera ditunjuk untuk memimpin pemerintahan.

Selanjutnya, kelompok Syiah Houthi akan menarik diri dari Sanaa dan sejumlah kota lain di Yaman dalam 45 hari.

Bentrokan Meletus di Yaman, Delapan Orang Tewas

Tentara Yaman

KONFRONTASI-Insiden berdarah kembali terjadi di Yaman dan menewaskan sedikitnya delapan orang setelah gerilyawan Syiah bentrok dengan militer dan orang suku Sunni sekutunya untuk memperebutkan kendali atas sebuah perbukitan strategis di sebelah utara Sanaa, ibu kota Yaman, kata beberapa pejabat setempat.

Daerah itu dilanda bentrokan-bentrokan sektarian sejak tahun lalu, yang merongrong upaya rekonsiliasi nasional di Yaman.

Pages