25 June 2019

WhatsApp

WhatsApp Tanpa Internet, Itu Penipuan!

Chat Grup di Whatsapp Kini Bisa Sampai 256 Orang

KONFRONTASI-Pembaruan WhatsApp menghadirkan penambahan jumlah anggota grup chat dari 100 orang menjadi 256 orang, Phone Arena melaporkan.

Penambahan anggota grup chat tersebut dapat ditemukan dalam WhatsApp versi 2.12 baik untuk Android maupun iOS

WhatsApp sendiri saat ini benar-benar gratis, setelah menghapuskan biaya tahunan 99 cent dolar.

Selain pesan instan, WhatsApp memungkinkan penggunanya untuk melakukan panggilan internet, mengirim dan menerima video dan pesan suara, serta tentunya membuat grup chat.

WhatsApp Siap "Ngamar" dengan Facebook

Konfrontasi - Sejak Facebook mengakuisisi WhatsApp pada 2014, tidak banyak yang berubah pada platform messaging populer tersebut, disamping penambahan panggilan suara antar pengguna. WhatsApp dan Facebook tetap menjadi entitas yang terpisah sampai saat ini.

Namun, bocoran baru mengungkapkan bahwa WhatsApp juga berencana untuk memungkinkan lintas komunikasi antara akun Facebook dan WhatsApp.

Kisah Kiai Hasan, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi

Konfrontasi - Gelak Tawa itu tiba-tiba saja pecah ditengah ratusan Kiai Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur. Pemicunya tak lain, Kiai Hasan Abdullah Sahal, Pimpinan Pondok Gontor saat ini.

Awalnya, Kiai Hasan diminta menjadi moderator dengan tema tantangan pesantren. Lantas begitu saja, Kiai Hasan bercerita.

WhatsApp Akhirnya Gratis Selamanya

Konfrontasi - Kabar baik para pengguna WhatsApp. Sebelum ini layanan messenger itu mengharuskan pengguna untuk berlangganan sebesar USD 0.99 atau Rp sekitar Rp 12 Ribu, setelah setahun masa gratis penggunaan layanan.  Kebijakan tersebut, akhirnya ditinggalkan oleh WhatsApp.

Asyik, WhatsApp Sekarang Bebas Biaya Berlangganan

KONFRONTASI-Kabar gembira bagi para pengguna WhatsApp. Aplikasi pengiriman pesan yang semula memberlakukan biaya berlangganan itu, kini hadir secara gratis. Kabar ini diumumkan melalui WhatsApp Blog, Senin, 18 Januari 2016.

Whatsapp Hapus Biaya Langganan Tahunan

Konfrontasi - Aplikasi pesan instan Whatsapp menghapuskan biaya berlangganan tahunan senilai 1 dolar AS, setelah penggunaan tahun pertama.

Biaya tahunan ini, sepertinya telah menjadi "peninggalan masa lalu". Apalagi jika dibandingkan aplikasi lain, yang memberikan layanan gratis seperti Facebook Messenger, Skype dan Viper.

Alasan Whatsapp menghapuskan biaya tahunan adalah karena sebagian besar penggunanya di seluruh dunia, tidak memiliki kartu kredit atau kartu debit.

Asyik, WhatsApp Segera Hadirkan Layanan Videocall

KONFRONTASI-Setelah sukses dengan fitur panggilan suara tahun ini, WhatsApp akan menambah fitur baru yaitu panggilan video.

Versi beta dari fitur yang juga telah hadir pada aplikasi Facebook Messenger itu kabarnya telah hadir di iOS.

Selama melakukan panggilan video, pengguna dapat mematikan mikrofon dan juga beralih dari kamera belakang ke kamera depan.

Fitur baru itu kini tengah dalam pengujian dan diperkirakan resmi diluncurkan beberapa minggu mendatang.

TKI Sumatera Utara Ditelantarkan Biro Perjalanan di Malaysia

Konfrontasi - Sedikitnya 23 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Sumatera Utara (Sumut) diduga ditelantarkan biro perjalanan mereka, PT Satria Parang Tritis di negeri jiran, Malaysia. Padahal sebelumnya, 23 TKI asal Sumut ini dijadwalkan pulang ke tanah air, Senin (21/12/2015) mendatang.

Pemulangan 23 TKI asal Sumut itu pada Senin mendatang diketahui ketika Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Khuching, Malaysia mediasi dengan para TKI dan pihak perusahaan, Naim Engineering SDN BHD.

Brasil Blokir WhatsApp Selama 48 Jam

KONFRONTASI-Akses ke layanan pesan instan WhatsApp diblokir di Brasil selama 48 jam berdasarkan perintah pengadilan negara tersebut.

Perintah itu mulai berlaku Kamis tengah malam (17/12), yang berarti bahwa Brasil tidak akan dapat mengakses WhatsApp hingga Sabtu pekan ini.

Perintah tersebut diberlakukan, karena WhatsApp dilaporkan mengulangi ketidakpatuhan pada perintah pengadilan yang disahkan pada Juli lalu.

Pages