Venezuela

Venezuela Tembak Jatuh Pesawat Diduga Bawa Narkoba Milik Perusahaan AS

Konfrontasi - Pemerintah Venezuela mengklaim telah menembak jatuh sebuah pesawat karena melanggar wilayah udara. Pesawat yang terdaftar di Amerika Serikat itu diduga terlibat dalam operasi peredaran narkoba.

Operasi Komando Strategis Angkatan Bersenjata Nasional melaporkan telah menghentikan aktivitas pesawat tersebut menggunakan sebuah jet militer dengan protokol keamanan setelah pesawat tersebut terlihat berada di wilayah Venezuela pada 7 Juli tengah malam.

Maduro Anggap Empat Negara Ini Teman Sejati Venezuela

KONFRONTASI-Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, memberikan apresiasinya kepada Rusia, China, Iran, Dan Kuba. Bahkan, Maduro mengatakan keempat negara itu adalah teman sejati Venezuela.

Maduro menilai keempat negara itu layak disebut sebagai teman sejati karena telah memberikan bantuan yang menyeluruh di saat Venezuela terpuruk karena Pandemik Covid-19.

"Bantuan kemanusiaan datang dari China, Rusia, Iran dan Kuba. Mereka adalah teman sejati (Venezuela)," kata Maduro dalam pidato yang disiarkan stasiun TV pemerintah pada Minggu (7/6).

Kerusuhan di Penjara Venezuela Pecah, 47 Orang Tewas

Konfrontasi - Sebanyak 47 orang tewas dan 75 lainnya terluka setelah kerusuhan pecah di penjara yang berlokasi di sebelah barat Venezuela.

Insiden itu terjadi setelah keluarga narapidana maupun organisasi non-pemerintah (NGO) yang mengeluhkan kondisi fasilitas tak higienis, penuh sesak, dan sering terjadi kekerasan.

Lembaga Pengamat Penjara Venezuela (OVP) memberikan detil mengenai kerusuhan, dalam insiden di fasilitas Los Llanos, kota Guanare.

Dituding Pimpin Kartel Narkoba, Maduro Bongkar Plot Jahat AS

KONFRONTASI- Di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 yang menjadi musuh bersama dunia saat ini, Amerika Serikat justru "berulah". Pemerintahan Presiden Donald Trump di Amerika Serikat pada 26 Maret lalu mengeluarkan tuduhan serius kepada sederet pejabat top Venezuela, termasuk Presiden Venezuela Nicholas Maduro.

Ketika Negara Gagal Digulung Virus Corona

KONFRONTASI-Saat ini semua negara di dunia kewalahan menghadapi corona. Tak peduli kaya atau miskin. Tapi, ada beberapa negara yang sering disebut menjadi contoh bagus penanganan wabah corona: Korea Selatan dan Vietnam.

Melihat data penyebaran corona sejauh ini, kita mungkin bisa menambahkan: Bangladesh (167 juta jiwa, 48 positif, 5 meninggal), Sri Lanka (21 juta jiwa, 113 positif, 1 meninggal), Venezuela (30 juta jiwa, 119 positif, 2 meninggal).

Spanyol Buru Mantan Kepala Intelijen Venezuela

KONFRONTASI-Polisi Spanyol mengatakan mereka mencari mantan kepala intelijen Venezuela Hugo Carvajal selama beberapa akhir terakhir. Pencarian itu dilakukan setelah media setempat termasuk kantor berita milik pemerintah EFE melaporkan pengadilan Spanyol setuju untuk mengekstradiksi Carvajal ke Amerika Serikat (AS).

Carvajal merupakan sekutu dari mantan Presiden Venezuela Hugo Chavez. Pihak berwenang AS menuduhnya melakukan penyelundupan narkoba. Tuduhan tersebut ia bantah dengan tegas.

Venezuela Terpilih Jadi Anggota Dewan HAM PBB

KONFRONTASI-Venezuela terpilih sebagai anggota Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa pada hari Kamis dengan 105 suara dan tepuk tangan meriah. Terpilihnya Venezuela diwarnai lobi keras oleh Amerika Serikat (AS) untuk menentangnya dan kelompok-kelompok hak asasi manusia, serta terlambat masuknya Kosta Rika sebagai kompetitor.

Kuba Minta Kanada Bujuk AS Akhiri Sanksi Terhadap Venezuela

KONFRONTASI- Menteri Luar Negeri Kuba Bruno Rodriguez pada Rabu (28/8) mendesak timpalannya dari Kanada Chrystia Freeland agar membantu mengakhiri sanksi Amerika Serikat atas Venezuela dalam pertemuan ketiga mereka sejak Mei.
Kedua menteri luar negeri tersebut membicarakan krisis kemanusiaan dan politik di negara Amerika Selatan itu.

AS Masukkan 4 Pejabat Venezuela Dalam Daftar Hitam

KONFRONTASI-Departemen Keuangan AS memasukkan empat pejabat senior intelijen militer Venezuela ke dalam daftar hitam, mengaitkan mereka dengan kasus tewasnya seorang kapten angkatan laut Venezuela yang diduga disiksa dalam tahanan.

Ke-4 pejabat itu adalah: Jenderal Rafael Ramon Blanco Marrero, Kolonel Hannover Esteban Guerrero Mijares, Mayor Alexander Enrique Granko Arteaga dan Kolonel Rafael Antonio Franco Quintero, yang merupakan pejabat pada Direktorat Jenderal Kontra-Intelijen Militer Venezuela dan dijatuhi sanksi pada 11 Juli lalu.

Pages