23 January 2020

Utang

Utang Lagi, Utang Lagi! !

Utang Lagi, Utang Lagi!!

KONFRONTASI- Jauh dari hiruk-pikuk skandal Jiwasraya dan polemik Natuna, Menkeu Sri Mulyani sudah menambah utang lagi. Jumlahnya mencapai Rp. 70,3 triliun. Didapat dari lelang surat utang negara. Dari lelang SUN rupiah didapat Rp. 20 triliun. SUN dollar AS dan Euro didapat Rp. 43,3 triliun. Dan SBSN (Syariah)/Sukuk Rp. 7 triliun. Jadi, total tambahan utang Rp. 70,3 triliun.

Kemampuan Indonesia Bayar Utang Makin Buruk

KONFRONTASI-- Ekonom Indef Bhima Yudisthira menyebutkan agar pemerintah Indonesia berhati-hati dalam penggunaan utang. Pasalnya kemampuan Indonesia membayar utang semakin memburuk. Adapun, posisi utang Pemerintah per akhir November 2019 berada di angka Rp4.814,31 triliun, dengan rasio utang terhadap PDB menjadi 30,03%.

"Meskipun rasio utang Indonesia baru 30% terhadap PDB, namun kekhawatiran juga berkaitan dengan kemampuan bayar utang Indonesia yang memburuk," ujar Bhima saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Sabtu (11/1/2020).

Tuntaskan Kasus Utang Samin Tan kepada Pertamina Patra Niaga!

Oleh: Marwan Batubara

 

Pemerintah dan lembaga penegak hukum harus segera menuntaskan kasus utang PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT), anak usaha Borneo Lumbung Energi & Metal (BLEM)  sebesar Rp451,66 miliar. Kasus ini bermula dari perjanjian jual beli BBM jenis solar atau high speed diesel (HSD) antara AKT dengan Patra Niaga (anak perusahaan Pertamina) pada 10 Februari 2009. Namun setelah 10 tahun berlalu, tidak ada tanda-tanda AKT yang merupakan milik pengusaha Samin Tan ini akan segera melunasi utang tersebut.

Utang ala Sri Mulyani Tumbuh Ratusan Trilyun,Jokowinomics Jebol, Bisa Bangkrut

KONFRONTASI- Pertumbuhan utang di tangan Menkeu Sri Mulyani selama Mei 2018 hingga Mei 2019 mengagetkan banyak pihak. Pasalnya, utang tumbuh mencapai Rp 402 triliun. Ditambah beban krisis BUMN Jiwa Sraya dan tumpukan utang BUMN dan swasta serta SUN maka ekonomi Jokowi sudah jebol, bisa menuju bangkrut.

Jokowinomics Kritis 2020, Ekonomi Terpuruk. Rizal Ramli Ingatkan, Banyak Korporasi Gagal Bayar

KONFRONTASI-  Duh, Jokowinomics dirundung krisis BUMN Jiwa Sraya Rp50 Trilyun, tumpukan utang BUMN dan utang negara Ribuan trilyun, banyak korporasi gagal bayar.Tahun 2020 sebentar lagi menyapa. Begawan ekonomi Rizal Ramli mengatakan, tahun depan merupakan ‘critical year‘, tahun penentuan bidang ekonomi...

“Ekonomi Indonesia bakal anjlok 4 persen. Itu makro. Sementara, korporasi Indonesia akan lebih banyak yang gagal bayar,” kata Rizal di Jakarta, Sabtu (21/12/2019).

Membaca Tim Ekonomi Jokowi, Rizal Ingatkan Utang

KONFRONTASI -   Ekonom senior Rizal Ramli mengkritisi bertahannya Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Kabinet Indonesia Maju (KIM) pilihan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dari tayangan YouTube Macan Idealis, Rizal Ramli menyebut Sri Mulyani sebagai 'Menteri Terbalik', karena kebijakannya justru merugikan masyarakat.

Utang Pemerintah Terus Membengkak, Nyaris Sentuh 30% dari PDB

KONFRONTASI- Posisi utang pemerintah terus meningkat, hingga akhir Oktober 2019 tercatat mencapai Rp4.756,13 triliun. Angka tersebut setara dengan rasio utang 29,87% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Posisi utang saat ini mengalami peningkatan Rp44,85 triliun dibandingkan dengan posisi September 2019 yang sebesar Rp4.700,28 triliun.

"Posisi utang pemerintah per 31 Oktober 2019 berada di angka Rp4.756,13 triliun," ujar Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam konferensi pers di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Senin (18/11/2019).

Menteri Erick, Utang BUMN RI Makin Ngeri, Serem Nih!

KONFRONTASI- Utang BUMN RI terus mengalami pertumbuhan dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Kemarin BI merilis statistik utang luar negeri Indonesia, utang luar negeri (ULN) BUMN RI juga tumbuh tinggi dalam satu tahun terakhir.

Menteri Erick, Utang BUMN RI Makin Ngeri, Serem Nih!

KONFRONTASI- Utang BUMN RI terus mengalami pertumbuhan dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Kemarin BI merilis statistik utang luar negeri Indonesia, utang luar negeri (ULN) BUMN RI juga tumbuh tinggi dalam satu tahun terakhir.

Di Kolong Langit Ini Tak Ada yang Baru Bagi Mpok Sri: Kecuali Utang, Utang dan Utang

KONFRONTASI -   Kritik keras dilontarkan Partai Gerindra kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani yang berencana mencari utang luar negeri lagi.Kritik dilayangkan lantaran baru beberapa hari usai dilantik, menteri berpredikat terbaik dunia itu sudah mengumumkan untuk menambah utang dengan menerbitkan surat utang berdenominasi valuta asing (valas) atau global bond yang akan ditawarkan kepada para investor asing.

Pages