18 August 2018

Uang Suap

Basaria Panjaitan: Ada Dugaan Uang Suap Ini untuk Biaya Kampanye

KONFRONTASI -  Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan menyebutkan, ada dugaan Bupati Ngada Marianus Sae akan menggunakan suap yang diterimanya untuk biaya kampanye dalam pemilihan gubernur Nusa Tenggara Timur.

Marianus merupakan bakal calon gubernur NTT di Pilkada 2018 yang diusung oleh PDI-Perjuangan dan PKB.

"Apakah ini akan dilakukan untuk biaya kampanye, prediksi dari tim kami kemungkinan besar dia butuh uang untuk itu," kata Basaria dalam jumpa pers di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (12/2).

Anak Buah Budi Karya Menyebut Uang Suap Untuk Sendiri

KONFRONTASI - Direktur Jenderl Perhubungan Laut pada Kementerian Perhubungan Antonius Tonny Budiono mengaku uang suap sebanyak Rp 20 miliar dari Komisaris PT Adhi Guna Pengerukan, Adhiputra Kurniawan, untuk dirinya sendiri.

Dia menepis uang yang disimpan dalam 33 tas dalam berbagai pecahan mata uang itu akan diperuntukan ke pejabat di Kementerian Perhubungan. Menurut dia, uang sebayak itu digunakan untuk operasional.

Uang Suap E-KTP Ditampung Rekening Kolega Keponakan Novanto

KONFRONTASI -  Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan Muda Iksan Harahap, pengusaha di Singapura yang kerap dipakai rekeningnya untuk transaksi fee proyek e-KTP. Dia bersaksi untuk terdakwa korupsi proyek e-KTP, Andi Agustinus alias Andi Narogong, di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Dalam keterangannya, Iksan mengatakan beberapa kali diperintahkan kakak Andi Narogong, Dedi Priyono, untuk menampung dan menarik uang yang totalnya hampir 1,5 juta dolar Singapura. Kejadian itu dilakukan sepanjang tahun 2012.