uang

Kita Harus Sabar Menghadapi Kesusahan, Berusaha Ikhlas

OPINI-Menjadi orang yg selalu puas dan bahagia tidak harus punya harta dan tahta yg berlimpah, cukup berserah diri pada Allah swt dg ihlas dan ridho pada apapun yg dialami. 
Utk kaya raya dan masuk 10 besar majalah FORBES dan FORTUNE 500 sangat sukar, semuanya serba transparan, termasuk cara mendapatkannya. Hal ini pasti tidak mungkin di Indonesia, karena hanya dg KKN orang bisa kaya raya. 

Nasabah Ini Murka, Uang yang Disimpannya di Bank Selama 32 Tahun, Habis Tak Bersisa

KONFRONTASI   -   

KONFRONTASI -   Nasib apes menimpa seorang nasabah bank BCA di Jawa Timur.

Ia yang bermaksud menarik depositonya yang disimpan di bank swasta tersebut selama 32 tahun, ternyata uangnya hangus.


Nasabah bernama Anna Suryani, warga Surabaya, Jawa Timur, pun menggugat PT Bank Central Asia Tbk atau BCA karena uangnya yang disimpan di deposito bank tersebut diduga hangus.

Menurut penggugat, total ada uang simpanan yang hilang mencapai di atas Rp 1 miliar.

Apa yang seharusnya Pak Jokowi Lakukan terhadap Orang Sekelilingnya?.Kabinet Jokowi dalam Sorotan Publik

KONFRONTASI- Mungkin dalam sejarah Presiden Indonesia, hanya pak Jokowi satu2nya yang menjadi Presiden yg mempekerjakan begitu banyaknya orang2 kepercayaannya yg dimasukkan dalam pemerintahnya. Mereka ada di-mana2 dan jumlahnya tak terhitung.

Oleh Ir Imbang Djaja, Alumnus ITB dan ARCO Texas, AS

Astaga, Keluarganya Kelaparan dan Tak Miliki Uang, Seorang Tukang Becak di Pasuruan Nekat Mencuri Beras 5 Kg

KONFRONTASI -   Pasar Kebonagung, Kota Pasuruan, Jawa Timur pada hari Minggu (10/5/2020) digegerkan lantaran ada aksi pencurian.

Seorang pencuri tertangkap tangan sedang beraksi di salah satu toko di pasar tersebut.

SP, inisial pencuri tersebut tertangkap tangan sedang mencuri beras 5 kilogram dari salah satu toko sembako di sana.

Aksi tersebut diketahui dari salah satu kamera tersembunyi yang dipasang di sekitar lokasi kejadian.

Tanah Negara Akan Dijual, Kalau Tidak Ada Uang untuk Apa Pindah Ibu Kota?

KONFRONTASI -   Presiden Jokowi mewacanakan penjualan lahan negara untuk membiayai pemindahan ibu kota yang mencapai Rp466 triliun. Lahan 180 ribu hektare (ha) yang diperuntukkan untuk ibu kota dinilai terlalu luas. Diperkirakan, harga tanah di ibu kota baru Rp 2 juta per meter.

Ketua Umum Barisan Relawan Nusantara (Baranusa), Adi Kurniawan mengatakan, wacana Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjual lahan negara untuk membiayai pemindahan ibu kota yang mencapai Rp466 triliun menunjukkan bahwa ide pemindahan ibu kota yang dicetuskan Jokowi tidak siap.

Uang itu Mengalir sampai Jauh

Oleh: Supri Helmi Tanjung

 

Dari hulu sampai hilir
Uang itu mengalir
Sekelompok orang pesta pora
Jutaan yang lain menderita

Ya dana, ya dana dana
Ya dana, ya dana dana

Irama itu ditabuh
Rebana bertalu
Tarian menggelinjang
Mengangkangi iman

Ya dana, ya dana dana
Ya dana, ya dana dana

Uang itu mengalir jauh
Sampai ke celah yang belum pernah disentuh
Kasakkusuk, sebatas kasakkusuk seperti angin yang mengelus bunga, katanya
Tak pernah ada akhirnya

Awas, Serangan Fajar Dimulai: 12 Hari Jelang Masa Pencoblosan, Uang dan Sembako Ditebar

KONFRONTASI  -  Dua belas hari menjelang pencoblosan pemilu legislatif dan pemilu presiden, aksi ‘serangan fajar’ berupa bagi-bagi uang dan sembako ditengarai sudah dimulai. Hal ini terlihat dari 400 ribu amplop berisi uang hasil OTT KPK yang digunakan untuk ‘serangan fajar’.  Selain itu,  anggota DPR RI dari Partai NasDem, Akbar Faisal dan Juru Bicara BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dedi Gumelar pada acara ILC tvOne,  Selasa (2/4/2019) malam, mengakui ‘serangan fajar’ sudah berlangsung.

Uang dan Sembako Merusak Demokrasi

KONFRONTASI  -   Pengamat politik dari Indonesian Public Institute (IPI), Jerry Massie mengakui tebar uang dan sembako yang dilakukan jelang Pemilu Legislatif dan Pilpres 2019 bisa merusak demokrasi yang saat ini sedang berkembang di Indonesia. Menurutnya, pembagian uang dan sembako yang videonya viral diduga dilakukan oleh oknum untuk menjatuhkan lawan politik. 

Hambur-Hamburkan Uang, Kementerian ATR/BPN 2019 Gelar Rakernas di Hotel Berbintang 5

KONFRONTASI -  Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) kembali diterjang isu tidak sedap. Sebelumnya, kementerian tersebut diterjang isu pungutan liar (pungli) pada pengurusan sertifikat tanah. Kali ini terkait dengan penyelenggaraan Rakernas Kementerian ATR/BPN yang salah satu tempat kegiatannya di gelar di sebuah hotel berbintang 5 di Kawasan Sudirman, Jakarta Pusat.

Pages