Turki

Erdogan Ultimatum Kurdi Segera Tinggalkan Perbatasan

KONFRONTASI-Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengultimatum para pejuang Kurdi untuk segera meninggalkan daerah perbatasan di timur laut Suriah mulai malam ini. Jika itu dilakukan, Turki akan menghentikan serangan militernya.

Pernyataan itu dilontarkan Erdogan di Parlemen Turki di tengah tekanan baginya untuk menyerukan gencatan senjata dan menghentikan serangannya ke Suriah, seperti dikutip dari Miami Herald, Rabu (16/10/2019).

Ini Alasan Erdogan Lancarkan Operasi Militer di Suriah

KONFRONTASI- Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Senin (14/10) mengatakan kegagalan masyarakat internasional untuk membantu Turki menangani jutaan pengungsi menyulut operasi perdamaian di bagian timur-laut Suriah.
Di dalam satu artikel yang ia kirim ke The Wall Street Journal, Erdogan mengatakan tak satu negara pun telah merasakan sakit akibat krisis kemanusiaan yang berlangsung lebih parah daripada yang dirasakan Turki sejak perang saudara Suriah meletus pada 2011.

Serangan Turki ke Suriah Untungkan ISIS, Ini Buktinya

Konfrontasi - Pasukan Demokratik Suriah (SDF) menyebut agresi militer Turki sangat menguntungkan ISIS. Pasalnya, sejak serangan itu berlangsung, penjara-penjara berisi anggota ISIS di bagian utara Suriah menjadi tidak terurus.

Aliansi militer yang dimotori milisi Kurdi, YPG tersebut menegaskan bahwa penjagaan penjara ISIS tidak lagi jadi prioritas. SDF terpaksa memusatkan pasukan untuk mempertahankan kota-kota yang mereka kuasai agar tak dicaplok Turki.

Iran Minta Turki Hindari Aksi Militer di Suriah

KONFRONTASI-Presiden Iran, Hassan Rouhani menyatakan pemahaman untuk keprihatinan Turki tentang keamanan di perbatasannya dengan Suriah. Namun, Rouhani meminta Turki untuk menahan diri dan menghindari aksi militer di Suriah utara.

"Kami telah secara terbuka mengatakan bahwa satu-satunya solusi untuk memastikan keselamatan dan keamanan di Turki selatan dan Suriah utara adalah kehadiran tentara Suriah," kata Rouhani dalam sebuah pernyataan.

Edan, Donald Trump Mau Hancurkan Ekonomi Turki

KONFRONTASI - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengkritik keras sekutu NATO, Turki dengan mengancam akan menghancurkan ekonominya jika negara tersebut melakukan serangan militer terencana di Suriah terlalu jauh.

Pada Senin (7/10), dia mengatakan akan benar-benar menghancurkan dan melenyapkan ekonomi Turki jika negara itu mengambil tindakan di Suriah yang dia anggap "terlarang".

Peringatan keras itu diambil menyusul keputusannya pada hari Minggu (6/10) untuk menarik 50 pasukan pasukan khusus Amerika Serikat dari timur laut Suriah.

Emak-Emak Indonesia di Turki Prihatin atas Kondisi Tanah Air

KONFRONTASI – Berbagai permasalahan yang terjadi di tanah air, turut mengundang reaksi dari komunitas diaspora Indonesia yang berada di luar negeri. Salah satunya disampaikan oleh Persatuan Emak-Emak Peduli dan Cinta Indonesia (Perempuan Indonesia) melalui pernyataan sikapnya di Ankara, Turki pada Jumat (04/10/2019).

Juru bicara Perempuan Indonesia, Irma Cumak, menjelaskan bahwa pernyataan sikap ini menunjukkan keprihatinan dan kepedulian WNI di Turki terutama emak-emak terhadap berbagai permasalahan di tanah air.

Turki Minta Bangladesh Sisihkan Lahan untuk Rohingya

KONFRONTASI-Menteri Luar Negeri Turki meminta Perdana Menteri Bangladesh mengalokasikan atau menyisihkan lahan di negaranya untuk membangun kamp bagi para pengungsi Rohingya. Hal itu dia sampaikan di sela-sela perhelatan sidang Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat, Selasa (24/9).

“Kami meminta Bangladesh mengalokasikan tanah seperti yang kami lakukan untuk para pengungsi Suriah di Turki, yang merupakan kamp-kamp terbaik di dunia,” ujar Cavusoglu, dikutip laman Anadolu Agency.

Israel Miliki Senjata Nuklir, Kenapa Turki Dilarang?

KONFRONTASI-Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan tak terima negara-negara bersenjata nuklir melarang Ankara untuk memiliki senjata nuklir. Meski demikian, dia tidak mengungkap apakah Ankara berencana untuk mendapatkan senjata mengerikan itu atau tidak.

"Beberapa negara memiliki rudal dengan hulu ledak nuklir, bukan satu atau dua. Tapi (mereka memberi tahu kami), kami tidak bisa memilikinya. Ini, saya tidak bisa menerimanya," katanya kepada anggota Partai AK di kota Sivas pada hari Rabu.

Pasukan Assad Bombardir Idlib, Erdogan Murka

KONFRONTASI-Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengecam aksi militer Suriah di Idlib. Menurut dia, pasukan Bashar Alassad telah membunuh zona aman di kawasan tersebut.

Erdogan menyayangkan zona aman Suriah yang ia usulkan untuk menampung warga Suriah yang melarikan diri dari perang kini tak lebih dari sekedar nama. Karena itu, Turki akan menjalin komunikasi penuh dengan pihak-pihak di kawasan tersebut guna menemukan solusi.

Pernyataan Erdogan ini memberi sinyal jelas mengenai rencana Turki untuk terlibat lebih jauh dalam konflik Suriah.

Pages