Trump

Minum Air Pakai 2 Tangan dan "Langkah Bayi", Kondisi Trump Jadi Sorotan

KONFRONTASI -   Kondisi Presiden AS Donald Trump menjadi sorotan, setelah terekam dia minum air memakai dua tangan dan " langkah bayi", atau berjalan pendek. Kondisi itu terlihat ketika dia memberikan pidato dalam upacara kelulusan di Akademi Militer AS, dikenal juga sebagai West Point, di New York. Saat itu dalam video yang beredar, nampak Trump di sela pidato berusaha mengarahkan gelas ke arah mulutnya. Namun karena ta berhasil, dia memakai dua tangan.

Eks Perdana Menteri Malaysia: Jika Terpilih Lagi, Trump akan Jadi Bencana

KONFRONTASI -  Mahathir Mohamad menyebut pemilihan kembali Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada bulan November akan menjadi 'bencana'. Mantan perdana menteri yang berusia 94 tahun itu menolak klaim pemerintah Trump bahwa China harus bertanggung jawab atas pandemi Covid-19.

Trump Tunjuk Ilmuwan Muslim Sebagai Kepala Program Vaksin COVID-19

KONFRONTASI -  Presiden Amerika Donald Trump menunjuk seorang ilmuwan muslim sebagai kepala program vaksin corona. Dia adalah Moncef Mohamed Slaoui, seorang ahli imunologi yang lahir dan besar di Maroko.

"Kepala peneliti Operation Warp Speed adalah Dr Moncef Slaoui, seorang ahli imunologi yang diakui dunia dan telah membantu pembuatan 14 vaksin baru. Banyak yang merupakan vaksin kami, selama 10 tahun dia mengabdi di sektor swasta," kata Trump dikutip dari DAWN.

Jim Mattis, Eks Menhan AS Sebut Trump Berusaha Memecah Belah Amerika

KONFRONTASI -   Mantan Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Serikat (AS), Jim Mattis, menuduh Presiden Donald Trump berusaha memecah belah negara itu. Ia juga mengecam militerisasi atas respons AS terhadap kerusuhan sipil.

"Donald Trump adalah presiden pertama dalam hidup saya yang tidak mencoba menyatukan orang-orang Amerika - bahkan berpura-pura untuk mencoba pun tidak," kata Mattis dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan secara online oleh majalah The Atlantic.

Kita Khawatir Rakyat akan Menghakimi Sendiri Rezim Jokowi seperti Rezim Trump di AS

KONFRONTASI- Kejadian di Amerika dimana rakyat serentak turun kejalan tanpa dipimpin oleh siapapun bisa terjadi diseluruh dunia termasuk di Indonesia.

Para pihak yang anti Jokowi tidak perlu repot2 memprovokasi rakyat dg berbagai hasutan yg kurang baik. Rakyat kita adalah manusia biasa yg tidak beda dg rakyat Amerika, jadi jika perlakuan rezim Jokowi sudah melampaui batas toleransinya, maka otomatis rakyat semua akan melawan dg tanpa harus pakai provokator atau pimpinan gerakan.

Xi Jinping Turun Gunung, Ini 'Serangan Balik' China ke Trump

KONFRONTASI -   Presiden China Xi Jinping akhirnya berkomentar membela negaranya dari tudingan Presiden AS Donald Trump. Sebelumnya Trump menyebut China gagal menangani corona (COVID-19) dan menyebabkan wabah itu menyebar secara global.

Dalam pidatonya untuk Majelis Kesehatan Dunia, WHA, Xi mengatakan China sudah sangat transparan. Seraya berujar telah melakukan segala daya menolong negara lainnya.

Utang AS Capai Rp 375 Kuadriliun, Trump Dijuluki 'King of Debt'

KONFRONTASI -  Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendapatkan julukan baru yakni King of Debt alias Raja Utang. Di bawah kepemimpinannya pemerintah AS secara agresif melakikan pinjaman hingga utangnya menggunung dan memecahkan rekor.

Alih-alih mengurangi defisit ketika ekonomi AS sedang kuat, Trump justru menumpuk lebih banyak utang untuk membiayai insentif pemotongan pajak besar-besaran dan lonjakan belanja negara. Itu artinya AS tengah memasuki masa krisis dalam kondisi keuangan yang sulit.

Trump: Saya lihat bukti virus berasal dari laboratorium China

KONFRONTASI -   Presiden AS Donald Trump pada Kamis mengklaim telah melihat bukti bahwa virus SARS CoV-2 berasal dari laboratorium di Wuhan, China.

Ketika dia ditanya apakah melihat sesuatu yang membuatnya memiliki “tingkat kepercayaan tinggi” bahwa Institut Virologi Wuhan adalah tempat asal virus itu, Trump menjawab: “Ya, sudah.”

Pernyataan itu dia lontarkan beberapa jam setelah Kantor Direktur Intelijen Nasional (DNI) mengatakan komunitas intelijen AS tidak percaya bahwa virus corona baru adalah “buatan manusia atau rekayasa genetika.”

Pages