19 August 2018

Tradisi Nyadran

1.000 Tenong Semarakkan Tradisi Nyadran di Temanggung

KONFRONTASI-Sedikitnya 1.000 tenong dibawa warga Desa Kembangsari, Kandangan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Jumat, dalam tradisi nyadran di lapangan desa setempat.

Tenong merupakan bakul bundar sebagai wadah makanan dari anyaman bambu, berisi nasi dan lauk-pauk seperti ingkung, ikan air tawar, dan tempe.

Dalam tradisi nyadran tersebut setiap keluarga membawa satu tenong. Mereka berombongan satu keluarga menuju lapangan desa sambil membawa satu lembar utuh daun pisang.

Setelah sampai lapangan daun pisang itu digelar memanjang secara rapat dengan daun pisang keluarga yang lain dan tenong diletakkan di sekitar daun pisang.

Beberapa saat kemudian pemuka agama setempat memimpin doa dan setelah itu makanan dikeluarkan dari dalam tenong dan ditaruh di atas daun pisang. Mereka kemudian memakannya secara bersama-sama.

Kades Kembangsari Mujiyanto mengatakan nyadran ini merupakan tradisi tahunan yang dilakukan setiap Jumat pon bulan Rajab.

"Kegiatan ini untuk memperingati berdirinya Desa Kembangsari guna menhormati Kiai Ibrahim atau mabah Jenggot sebagai `cikal bakal` Desa Kembangsari," katanya.