TNI

Koalisi Masyarakat Sipil: Rencana Pelibatan TNI Hadapi Terorisme Dianggap Membahayakan HAM

KONFRONTASI -   Koalisi masyarakat sipil yang terdiri dari sejumlah lembaga yang fokus pada isu hak asasi manusia (HAM) meminta seluruh fraksi di DPR RI menolak rancangan Peraturan Presiden tentang Tugas TNI dalam Mengatasi Aksi Terorisme. Mereka berdalih aturan itu berbahaya bagi penegakan hukum dan HAM di Indonesia dan bertentangan dengan Undang-Undang tentang TNI.

Personel dan Alutsista TNI Siap Bantu Perangi Corona

KONFRONTASI-Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Mayjen TNI Tiopan Aritonang mengatakan semua personel dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI dalam kondisi siap membantu negara menghadapi penyakit virus corona (COVID-19).

“Sudah sejak awal, bahkan sejak sebelum terbentuknya Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, atas perintah Presiden maka Panglima TNI telah mengerahkan kekuatan dan kemampuan gelar TNI untuk mendukung tercapainya tugas-tugas dalam rangka meniadakan COVID-19,” ujar Tiopan di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu.

Seperti Keluarga TNI Selalu Membantunya, Seorang Keluarga KKB Papua Pertaruhkan Nyawa, Serahkan Senjata Sukarela

KONFRONTASI -   Seorang warga yang merupakan keluarga anggota kelompok kriminal bersenjata atau KKB Papua, menyerahkan senjatanya secara sukarela kepada TNI.

Warga berinisial AB (46) itu merasa tersentuh dengan segala bantuan dan kebaikan TNI, sehingga rela menyerahkan senjata yang disimpannya.

Sekolah Hanya Miliki 4 Guru, Prajurit TNI Turun Tangan

KONFRONTASI-Prajurit TNi yang bertugas di wilayah perbatasan masuk ke ruang-ruang kelas di sekolah untuk mengajar, bukanlah hal yang baru.

Seperti dilakukan Prajurit TNI AD dari satgas pamtas RI-PNG Yonif Raider 509 Kostrad yakni Dankima Pos Kotis Kapten Inf Sujito.

Dia menjadi guru bantu di SD YPK Pengharapan Forwasi Wallay, Distrik Senggi, Kabupaten Keerom, Papua, Senin (27/1).

Usir Kapal China, TNI Kedepankan Cara Persuasif

KONFRONTASI - TNI tetap melaksanakan pengusiran terhadap kapal-kapal China yang memasuki wilayah perairan ZEE Indonesia dengan cara persuasif.

"Kita akan tetap melakukan pengusiran secara persuasif," kata Pangkogabwilhan I Laksamana Madya TNI Yudo Margono usai meninjau kesiapan KRI yang akan beroperasi besok di Faslabuh Lanal Ranai, Selat Lampa, Natuna, Selasa.

Ia mengatakan upaya pengusiran akan dilakukan tanpa batas waktu. TNI, kata dia, tetap hadir di laut untuk menghalau dan mengusir kapal asing dengan cara persuasif.

Jaga Natuna, TNI Minta Nelayan Jadi Mata dan Telinga Aparat Keamanan

Konfrontasi - Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) Laksamana Madya TNI Yudo Margono, mengimbau agar nelayan Natuna tidak cemas atas keberadaan kapal ikan asing dan Coast Goard China karena TNI hadir di laut Natuna.

"Tetap aja melaut, di sini kan ada kapal perang, bisa infokan pada kami," kata usai pimpin upacara gelar pasukan dalam operasi siaga tempur pengamanan laut Natuna sebagai upaya penegakan kedaulatan negara di Natuna, Kepulauan Riau, Jumat (4/1/2020).

Pages