23 April 2019

Terorisme

ISIS Kalah, PM Irak: Waktunya Berangus Ideologi Teroris

Konfrontasi - Perdana Menteri Irak, Haider el-Abadi menyatakan, setelah ISIS sepenuhnya dikalahkan, maka tugas selanjutnya yang harus dilakukan adalah memberangus ideologi terorisme di tanah Irak. Menurut Abadi, hal ini dilakukan untuk mencegah hidup kembalinya ISIS atau kelompok teroris lainnya.

"Terorisme telah dikalahkan dari sudut pandang militer, sekarang kita harus menghapuskan gagasan dan metodenya," kata Abadi dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (11/3/2018).

Suhardi Alius: Kepala Polisi Federal Australia Kagum dengan Penanganan Terorisme di Indonesia

KONFRONTASI - Kepala Kepolisan Federal Australia (Australian Federal Police/AFP Commissioner), Adrew Colvin, merasa terkesan dengan cara yang dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dalam melakukan program penanggulangan terorisme. Demikian dikatakan Kepala BNPT, Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius, MH, usai menerima kunjungan AFP Commisioner, di kantor BNPT, Jakarta.

Erdogan: Umat Muslim Adalah Sasaran Utama Kelompok Teroris

Konfrontasi - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan, sasaran utama kelompok-kelompok teroris seperti ISIS, al-Qaeda dan Boko Haram selalu adalah umat Muslim. Dia menyebut, korban terbanyak dari aksi teror tersebut adalah umat Muslim.

Berbicara pada konferensi pers bersama dengan Presiden Mali, Ibrahim Boubacar Keita, Erdogan mengkritik sikap permisif negara-negara Barat terhadap terorisme dan mendesak mereka untuk jauh lebih sensitif dalam hal ini.

Tabrakkan Mobil ke Jemaah Masjid, Pria Inggris Divonis Bersalah

Konfrontasi - Pengadilan di Inggris menyatakan seorang pria bersalah melakukan pembunuhan dan upaya pembunuhan karena secara sengaja menabrakkan kendaraan ke jemaah masjid di London.

Tindakan pria bernama Darren Osborne pada Juni 2017 tersebut menewaskan satu orang sementara sembilan orang lainnya mengalami luka-luka.

Jaksa menyebut aksi Osborne sebagai jelas-jelas tindak terorisme.

"Darren Osborne merencanakan serangan ini karena ia membenci orang-orang Islam. Ia sekarang harus menerima konsekuensinya," kata Sue Hemming, salah satu jaksa yang menangani kasus Osborne.

Dean Haydon dari Kepolisian London mengatakan Osborne adalah orang 'yang jahat dan pengecut'.

Selama persidangan terungkap rincian kejadian yang membuat Makram Ali, salah satu jemaah yang tengah menghadiri salat tarawih di masjid tewas.

Diketahui Ali terjatuh di pinggir jalan hanya beberapa menit sebelum serangan.

Bobby Adhityo Rizaldi: PTPT Diharapkan Rampung dalam Masa Sidang Ini

KONFRONTASI -  Anggota Pansus Terorisme Bobby Adhityo Rizaldi meyakini, pembahasan RUU Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme (PTPT) bisa rampung dalam masa sidang ini. Bobby menilai cepat lambatnya penyelesaian revisi UU Terorisme tergantung sikap pemerintah atas usulan pelibatan TNI dalam pemberantasan teroris.

"Untuk RUU ini bisa diselesaikan segera, dan bolanya ada di pemerintah," kata Bobby di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/1).

Ini Kekhawatiran Wiranto Jika TNI Terlibat Pemberantasan Terorisme Tanpa Payung Hukum yang Jelas

KONFRONTASI-Keterlibatan TNI dalam memberantas terorisme perlu dipertegas dengan payung hukum yang jelas melalui RUU terorisme. Jika tidak, -Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto khawatir prajurit TNI tersangkut kasus pelanggaran hak asasi manusia saat penanganan terorisme.

Selama ini, pelibatan TNI dalam pemberantasan terorisme telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI. Menurutnya, hanya UU itu saja yang baru mengatur tentang peran TNI dalam pemberantasan aksi terorisme.

Panglima TNI: Penanggulangan Terorisme Demi Keutuhan NKRI

KONFRONTASI - Sesuai UU TNI Nomor 34 tahun 2004 Pasal 7 Ayat (2) menjelaskan bahwa Tugas Pokok TNI melaksanakan Operasi Militer untuk  Perang  (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang didalamnya tertera berperan dalam penanggulangan aksi terorisme. Terkait hal itu TNI memiliki kemampuan matra Darat, Laut dan Udara yang kesemuanya demi menjaga keutuhan NKRI.

Antisipasi Radikalisme Terorisme, Kebijakan Pilkada Harus Fleksibel

KONFRONTASI - Tahun baru masehi 2018 baru saja menapak di muka bumi. Berbagai resolusi pun mengemuka mengiringi tahun 2018 yang diperkirakan bakal lebih ‘seru’ dibandingkan 2017, salah satunya adalah harapan agar 2018 menjadi tahun damai tanpa radikalisme dan terorisme.

Pangdam Sebut Belum Ada Indikasi Terorisme Terkait Bom Molotov di Mapolsek Bontoala Makassar

KONFRONTASI-Panglima Kodam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Agus Surya Bakti menyatakan jika kasus pelemparan bom molotov di Mapolsek Bontoala Makassar belum mengarah ke indikasi kelompok teroris.

"Ini adalah kejadian kriminal dan akan ditangani oleh polisi. Belum ada indikasi teroris, penanganannya biar diselesaikan oleh polisi, tapi pasti kita juga akan bantu," ujar Mayjen TNI Agus Surya Bakti di Mapolsek Bontoala, Senin.

Aksi Teror di 2017 Meningkat, Polri Tangkap 172 Pelaku

Konfrontasi - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror telah mengamankan 172 orang pelaku teror sepanjang tahun 2017. Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, penangkapan tersebut mengalami kenaikan dibanding tahun 2016 berjumlah 163 orang pelaku teror.

“Pada tahun 2015 lalu hanya 73 orang yang kita amankan,” kata Tito di Komplek Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (29/12/2017).

Pages