Teluk Jakarta

Langkah Sangat Tepat ! Anies Segel Bangunan di Pulau D Reklamasi Teluk Jakarta

KONFRONTASI - Anggota DPD RI asal DKI Jakarta, Prof. Dr. H. Dailami Firdaus menyatakan bahwa langkah Gubernur DKI Jakarta , Anies Baswedan menyegel bangunan di pulau D Reklamasi Teluk Jakarta sangatlah tepat. Apalagi ternyata bangunannya belum berizin. “Saya sangat mendukung dengan apa yang dilakukan oleh Pa Anies, penyegelan itu adalah bentuk dari gaya kepemimpinan Pa Anies yang tegas dan cerdas dan tidak berpihak kepada siapapun,” ujar Bang Dailami, sapaan akrab Prof.Dr.H.Dailami Firdaus Anggota DPD RI asal Jakarta, Kamis (7/6/2018).

Sampah Berserakan Juga Ada di Pantai Marunda

Konfrontasi - Lautan sampah menumpuk di Teluk Jakarta tepatnya di kawasan hutan mangrove Ecomarine, Penjaringan, Jakarta Utara. Tak hanya di lokasi itu, sampah-sampah berserakan juga ditemukan di Pantai Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.

Dari pantauan, Minggu (18/3/2018), tumpukan sampah paling banyak berada di jalan yang menghubungkan pintu masuk pantai dengan tepi laut. Di jalan itu tertumpuk sampah plastik maupun bambu di jalanan. Di samping jalan itu terdapat air laut yang masuk ke kolam.

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta: Kedalaman Sampah di Teluk Jakarta Hingga 3 Meter

Konfrontasi - Berton-ton sampah telah diangkut dari Teluk Jakarta. Kedalaman sampah itu disebut mencapai 3 meter. 

"Kedalaman sampah kita sebenernya untuk kedalaman rata-rata mungkin sampai 1 meter, 2 meter, hingga 3 meter," ucap Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Ali Maulana Hakim saat ditemui di kawasan hutan mangrove Ecomarine, Jakarta Utara, Minggu (18/3/2018).

Saat ini, sampah-sampah itu sudah bercampur lumpur. Ali menyebut sampah-sampah yang tercampur lumpur itu akan ditanami bibit mangrove.

Alumni ITS Menolak Reklamasi Teluk Jakarta

KONFRONTASI - Kami, segenap Alumni ITS  (Institut Teknologi Sepuluh Nopember) Surabaya  merasa prihatin dengan pencabutan Moratorium Reklamasi Teluk Jakarta yang di lakukan  oleh Menko Kemaritiman RI.

Melalui diskusi dan kajian yang kami lakukan dari berbagai  aspek,  maka kami  berpendapat bahwa yang perlu di perhatikan adalah bukan hanya faktor teknis dalam sudut pandang lingkungan hidup saja, namun justru dalam sudut pandang Ipoleksosbudhankam yang ternyata akan memberikan kerugian yang besar  bagi pertahanan dan keamanan Ibukota.

Tak Ada Untungnya Bagi Rakya' Reklamasi Teluk Jakarta

KONFRONTASI -  Salah satu presidium Gerakan Anak Negeri Pedri Kasman menyatakan, pihaknya tegas menolak reklamasi Teluk Jakarta. Ia menyebutkan, proyek itu nyaris tidak memberikan keuntungan terhadap masyarakat.

"Proyek ini nyaris tak ada untungnya bagi rakyat banyak. Kecuali, hanya bagi sekelompok elit dan komunitas tertentu," ungkap Pedri dalam keterangan tertulisnya kepada Republika.co.id, Kamis (12/10).

19 Alasan Menolak Reklamasi Teluk Jakarta

KONFRONTASI - Pemerintah pusat dalam hal ini Menko Maritim telah mencabut Moratorium 17 Pulau Reklamasi Jakarta pada tanggal 5 Oktober 2017.

Diduga keras Menko Maritim Luhut BP akan memaksakan DPRD DKI Jakarta untuk melaksanakan Raperda Reklamasi sebelum pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur baru periode 2017/2022 pada 16 Oktober 2017.

Rakyat Jakarta telah menentukan pilihan dalam Pilkada DKI 2017, suara terbanyak diberikan untuk Menolak Reklamasi.

Kenapa Rakyat Jakarta Harus Menolak Reklamasi? 

Pages