taipan

Rezim Jokowi-JK Dikuasai Kelompok-kelompok Kepentingan, ungkap Advokat Teuku Syahrul Ansari

KONFRONTASI- Rezim Jokowi-JK  dikendalkan dan dikuasai kelompok-kelompok kepentingan,  makin lemah dan tidak  efektif karena dominasi serta tekanan kelompok-kelompok kepentingan (interest groups) yang bercokol di pemerintahan dan di luar pemerintahan dengan jaringan mafia yang canggih dan  luar biasa. Saya mendapat masukan dan info semua itu dari para aktor bisnis, politik dan  civil society yang prihatin dengan kondisi Indonesia.

Gerindra Koreksi Tajam Taipan dan Konglomerat

JAKARTA-Selama 72 tahun UIndonesia merdeka, kepemilikan tanah dan lahan didominasi pemodal/taipan dan konglomerat bahkan asing. Ironisnya lagi, jumlah orang miskin yang tak punya lahan terus naik.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2016, gini rasio penguasaan tanah di Indonesia mencapai 0,58%. Artinya, hanya 1% penduduk berkuasa atas 58% sumber daya agraria, tanah, dan ruang.

Gila, 8 Orang Terkaya Indonesia Tidak Punya NPWP. Harus Kena Sanksi Hukum?

KONFRONTASI- Majalah internasional Forbes mempublikasikan adanya delapan orang kaya Indonesia yang justru tidak memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Menteri Keuangan (Menkeu) juga membeberkan 8 orang tidak memiliki NPWP saat melapor ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (9/12/2016) kemarin. 

Ahok akan Ditinggalkan PDIP dan Taipan ?

KONFRONTASI -   Pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio mengatakan, dalam politik tidak ada yang absolut oleh karena itu mungkin saja Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ditinggalkan taipan bila secara politik dan ekonomi posisi Ahok sudah tidak memberikan benefit kepada taipan.   

Sementara bagi PDIP,  posisi Ahok hanya sebatas tokoh yang diusung dalam Pilkada DKI Jakarta, sebab Ahok bukan anggota PDIP, apalagi Ahok pernah menolak tawaran menjadi anggota partai tersebut.

Peta Modern: Komunis Bersetubuh Dengan Taipan, Skenario Akhir Hancurkan NKRI

Zeng Wei Jian

 

Ketidakberesan dari badai karangan bunga galau Ahoker ini, terlihat dari paparan penulis Trijon Aswin.  Trijon Aswin mensinyalir ada proyek membenturkan TNI vs Polri. Ngeri bila itu benar. Ngeri banget. Polisi bukan tandingan TNI. Sekali sapu, berantakan.

Posisi Jokowi yang Dikelilingi Para Taipan & Ulama Yang Dimarjinalisasikan

Senin (17/4) atau dua hari jelang Pilkada DKI putaran kedua, di Istana kepresidenan berlangsung sebuah pertemuan penting. Presiden Jokowi bertemu dengan sejumlah tokoh alim ulama. Pertemuan itu luput, atau setidaknya kurang mendapat perhatian media. Maklumlah suasana Jakarta saat itu sedang tegang dan semua terfokus pada hari H pencoblosan.

Jokowi Kaget, Dikira Semua Tokoh Agama Yang Diundang Ke Istana Setuju Taipan

KONFRONTASI - Sejumlah isu dibicarakan Presiden Joko Widodo dengan beberapa tokoh agama dalam pertemuan di Istana, Jakarta, kemarin. Salah satunya, Presiden meminta tanggapan apakah para tokoh agama dan ormas tersebut berkenan membangun kemitraan atau bekerja sama dengan para taipan.

Demikian disampaikan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak lewat pesan singkat yang diterima sesaat lalu (Selasa, 18/4).

Soal bekerja sama dengan pengusaha tersebut memang belum disampaikan Dahnil secara terbuka dalam kesempatan sebelumnya.

Siapa Konglomerat Pembayar Pajak Rp 1 Triliun?

KONFRONTASI-Pemerintah menyatakan ada konglomerat yang membayar tebusan hingga Rp 1 triliun di detik-detik terakhir pelaksanaan program pengampunan pajak atau tax amnesty.

Direktur Jenderal Pajak Ken Dwijugiaseteadi mengungkapkan konglomerat tersebut menyerahkan tiga Surat Pernyataan Harta (SPH) langsung dengan nilai uang tebusan mencapai Rp 1 triliun.

"Itu baru Jakarta ya. Belum tahu yang di daerah. Di daerah kan masih ada orang-orang wajib pajak besar," kata Ken Jumat (31/3/2017).

Taipanisme, Aliran Pemikiran Baru di Era Pemerintahan Jokowi

Oleh: Salamuddin Daeng (AEPI)

Di eropa menguat pemikiran populisme yakni suatu aliran pemikiran yang memandang bahwa warga negara harus dilindungi dari warga negara asing dari serbuan apapun yang berbau asing seperti impor, imigran, infrastruktur yang dibangun asing, yang  dipandang membahayakan keselamatan orang banyak, penyebab pengangguran, dll.

Para pemimpin Eropa dan Amerika Serikat telah mengambil populisme sebagai strategi dalam mengatasi krisis, ketimpangan dan unbalance ekonomi.

Ahok Titipan Taipan China Rakus

KONFRONTASI -  Demi kepentingan taipan rakus, dan investor asing yang mengincar tanah dan sumber daya alam Indonesia, hukum pun diterabas. Itulah yang terjadi pada pengaktivan kembali, Basuki Tjahja Purnama alias Ahok menjadi Gubernur DKI Jakarta. Tak salah jika, ancaman salah seorang pengusaha keturunan Tionghoa asal Medan tentang Pulau reklamasi di Jakarta, terutama Pulau G.“Pulau (reklamasi) G itu gak boleh gagal atau dibatalkan. Siapapun yang membatalkan atau menggagalkannya, jangankan AHok, Jokowi pun, pasti kami lengserkan.

Pages