Syahganda Nainggolan

Keruntuhan Bangsa, Haluan Pancasila Megawati Dan Rizieqisme

OPINI-Lonceng kematian bangsa kita hampir tiba. Jokowi sudah menyerukan semua menterinya mencari jalan menyelamatkan bangsa Indonesia.

Wakil Menteri Pertahanan, kemarin, telah mengumumkan ketahanan pangan bangsa ini hanya dua bulanan. Menteri Kesehatan kita telah gagal melakukan "flattening the curve" kurva coronavirus. Yang lebih konyol lagi Sri Mulyani telah terlihat gagal memprediksi kebutuhan stimulus fiskal untuk mengatasi dampak covid-19 ini.

Syahganda Nainggolan : Bukan Kecewa, Saya Lagi Menghitung Kapan Jokowi Jatuh!

Oleh: Syahganda Nainggolan

 

Melihat banyaknya virus belakangan ini, aktivis senior yang juga pengamat politik Syahganda Nainggolan meramal Presiden Joko Widodo bakal lengser tahun ini.

“Saya bukan kecewa, ini saya lagi menghitung Jokowi kapan jatuhnya,” kata Syahganda saat ditanya presenter talk show “Sarinya Berita” Rahma Sarita apakah dia kecewa dengan rezim Jokowi, seperti yang sebarluaskan, Sabtu (29/2).

Syahganda: Saya Sedang Menghitung Jokowi Kapan Jatuhnya?

KONFRINTASI-Melihat banyaknya virus belakangan ini, aktivis senior yang juga pengamat politik Syahganda Nainggolan meramal Presiden Joko Widodo bakal lengser tahun ini.

 "Saya bukan kecewa, ini saya lagi menghitung Jokowi kapan jatuhnya," kata Syahganda saat ditanya presenter talk show "Sarinya Berita" Rahma Sarita apakah dia kecewa dengan rezim Jokowi, seperti yang sebarluaskan, Sabtu (29/2).

Pembantaian Orang Padang dan Bugis, Serta Runtuhnya Negara di Papua

Oleh Dr. Syahganda Nainggolan
Sabang Merauke Circle

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun. Kita telah berduka besar atas wafatnya 32 orang pendatang di Papua. Jumlah tersebut, terdiri  dari 10 orang Padang dan 22 orang Bugis. Sangat tragis, memilukan dan menyesakan dada, karena beberapa diantaranya dibakar.

People Power, Gerakan Mahasiswa dan Masa Depan Rezim Jokowi

Oleh: Dr. Syahganda Nainggolan, Sabang Merauke Circle

"Jokowi turun, Jokowi turun..., Jokowi turun", demikian sebagian lagu2 dari sebagian mahasiswa long march ke DPR dan diberbagai daerah ke DPRD beberapa hari belakangan ini. Meskipun tuntutan semula mahasiswa hanya pada DPR terkait revisi UU KPK, aksi mahasiwa meluas ke arah pusat kekuasaan yakni Jokowi. Sebab, memisahkan DPR yang dikuasai Jokowi dengan Jokowi sendiri, yang turut mendukung revisi UU tersebut tidak mungkin terjadi.

Renungan Alumni ITB: Habibie dan Kebangkitan Teknologi Bangsa Yang Hilang

Oleh: Dr. Syahganda Nainggolan 
Alumni ITB

Habibie telah pergi menemui Ilahi. Semoga kepergian itu lebih baik baginya. Semoga dia masuk ke surga.

Kepergian Habibie perlu menjadi momentum bagi bangsa ini untuk merenung, kenapa kita men “dewa” kan Habibie selama ini. Lalu bagaimana Indonesia tanpa Habibie?

Orang-orang Sumatera: Catatan untuk Mahfud MD

Oleh: Dr. Syahganda Nainggolan, Sabang Merauke Circle) 

Calon Cawapres Jokowi yang batal, Professor Mahfud Md mengatakan bahwa tempat di mana Prabowo menang, di situ tempat Islam radikal. 

Saya tidak faham maksud dan tujuan dia membelah bangsa ini. 

Prabowo menang telak dari Sumatra bagian utara, sampai ke Sumatra bagian Selatan. Apakah mereka semua mempunyai faham Islam radikal? 

Pengakuan Syahganda Nainggolan: Lembaga Survei itu Penipu

KONFRONTASI - Hampir semua lembaga survei di negeri ini hanya menampilkan kebohongan ke publik.

Begitu dikatakan Wakil Direktur Bidang Riset Sabang Merauke Institute (SMI), Syahganda Nainggolan di Media Center Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (24/4).

“Saya tahu persis bahwa semua lembaga survei itu penipu,” ucap pria bergelar doktor riset ini.

Syahganda menyoroti penjelasan Ketua Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi), Philips J Vermonte tentang perbedaan antara quick count (hitung cepat) dengan survei.

Bongkar Propaganda LSI Denny JA, Syahganda: Saya Tahu Persis Lembaga Survei Itu Penipu

KONFRONTASI- Hampir semua lembaga survei di negeri ini hanya menampilkan kebohongan ke publik.

Begitu dikatakan Wakil Direktur Bidang Riset Sabang Merauke Institute (SMI), Syahganda Nainggolan di Media Center Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (24/4).

"Saya tahu persis bahwa semua lembaga survei itu penipu," ucap pria bergelar doktor riset ini.

Syahganda menyoroti penjelasan Ketua Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi), Philips J Vermonte tentang perbedaan antara quick count (hitung cepat) dengan survei. 

Pages