Suriah

Sanksi Baru AS Sasar Putra Sulung Bashar Al Assad

KONFRONTASI-Amerika Serikat semakin memperluas upaya untuk menumbangkan rezim Presiden Suriah Bashar Al Assad.

Kali ini, negeri Paman Sam menjatuhkan sanksi terbaru yang menyasar putra sulung Assad yang masih remaja bernama Hafez al-Assad.

Sanksi tersebut menyebabkan Hafez, yang masih berusia 18 tahun, tidak akan diizinkan untuk bepergian ke Amerika Serikat atau memelihara aset di negara tersebut.

Sungguh Biadab, Tentara Amerika Bakar Ladang Gandum Warga Muslim Suriah

KONFRONTASI -   Benar-benar biadab, meski dalam kondisi sekarat diserang Virus Corona atau COVID-19, Amerika Serikat masih sempat-sempatnya berbuat nista kepada rakyat Suriah.

Baru-baru dilaporkan ladang gandum milik rakyat sipil Suriah telah dibakar habis oleh militer Amerika dan tindakan itu mendapatkan persetejuan resmi dari Presiden Donald Trump.

Kantor berita SANA seperti dikutip VIVA Militer, Selasa 26 Mei 2020, mengabarkan ada 20 ribu hektare ladang gandung warga Muslim Suriah yang dibakar habis oleh militer Amerika.

Adu Kuat Militer Amerika Vs Rusia di Ladang Minyak Suriah

Konfrontasi - Situasi wilayah Kegubernuran Al-Hasakah semakin memanas. Kondisi ini bakal terus berlangsung, selama militer Amerika Serikat (AS) dan Rusia terus unjuk gigi di daerah ladang minyak terbesar di Suriah.

Yang terbaru, pasukan AS memblokade sebuah jalan di wilayah Kegubernuran Al-Hasakah, Minggu 10 Mei 2020. Dalam video yang diunggah organisasi aktivis Obesrvatorium Hak Asasi Manusia untuk Suriah (SOHR), dalam akun Youtube.

Kim Jong-un Kirim Surat ke Bashar al-Assad, Mau Apa?

KONFRONTASI-Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un, telah mengirim surat kepada Presiden Suriah Bashar al-Assad di tengah laporan tentang kesehatannya yang dikatakan dalam "bahaya besar" setelah operasi jantung.

Surat itu adalah surat balasan setelah sebelumnya Presiden Suriah mengirim surat berisi pesan ucapan selamat kepada Kim Jong-un pada 11 April lalu untuk menandai ulang tahun pendiri negara itu sekaligus kakek Kim Jong-un, Kim Il-sung.

Bentrok Pecah, Para Tahanan ISIS Kabur dari Penjara Suriah

KONFRONTASI-Sejumlah tahanan dari kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) melarikan diri dari sebuah penjara di Suriah yang dikelola Pasukan Demokratik Suriah (SDF). Mereka kabur ketika terjadi bentrok antar-tahanan di penjara Hasakeh pada hari Minggu.

SDF merupakan pasukan oposisi Suriah yang didominasi milisi Kurdi. SDF yang menguasai wilayah timur laut negara tersebut merupakan sekutu koalisi internasional yang dipimpin Amerika Serikat (AS) dalam perang melawan ISIS.

Siap Perang, Pasukan Turki Penuhi Barat Laut Suriah

KONFRONTASI-Sumber militer oposisi pemerintah Suriah mengatakan sudah ada 15 ribu pasukan Turki yang berada di barat laut negara itu. Sebelumnya Turki mengirimkan konvoi besar pasukan mereka untuk memenuhi wilayah tersebut.

"Anda tidak bisa membayangkan skala bala bantuan Turki, setengah Reyhanli kini penuh berisi komandan Turki yang siap memasuki Suriah," kata sumber tersebut, Kamis (20/2).

Negoisasi Gagal, Turki-Suriah di Ambang Perang

KONFRONTASI-Operasi militer Turki untuk memukul mundur serangan pasukan pemerintah Suriah terhadap pemberontak di barat laut negara itu hanya tinggal menunggu waktu setelah negosiasi dengan Rusia menemui kegagalan, ujar Presiden Tayyip Erdogan.

Pasukan Turki telah membanjiri wilayah Idlib dan lebih banyak lagi tentara negara itu sedang menuju ke daerah perbatasan.

Alhasil, pasukan Turki tak lama lagi akan berhadapan langsung dengan pasukan Suriah yang didukung Rusia.

Kremlin mengatakan bentrokan antara pasukan Turki dan Suriah akan menjadi "skenario terburuk" dan Rusia akan berusaha untuk mencegah situasi semakin buruk.

Pasukan Suriah yang didukung oleh pesawat tempur dan pasukan khusus Rusia telah bertempur sejak Desember untuk membasmi para pemberontak di benteng terakhir mereka yang berada di provinsi Idlib dan Aleppo

Operasi militer yang dilakukan pasukan Suriah itu bisa menjadi salah satu episode terakhir perang saudara tersebut, yang sudah berlangsung selama sembilan tahun. 

Sudah hampir satu juta warga sipil mengungsikan diri dari serangan udara dan serangan artileri ke arah perbatasan. Keadaan itu membuat badan-badan bantuan internasional kewalahan menangani krisis kemanusiaan.

Turki, yang telah menampung 3,6 juta pengungsi Suriah, mengatakan tidak dapat menangani lebih banyak lagi pengungsi.

Ketika berbicara kepada anggota parlemen dari Partai AK yang berkuasa pada Rabu, Erdogan mengatakan Turki bertekad menjadikan Idlib sebagai zona aman. Perundingan dengan Rusia akan dilanjutkan. Sejauh ini, beberapa putaran perundingan diplomatik gagal mencapai kesepakatan, katanya.

"Kami memasuki hari-hari terakhir bagi rezim untuk menghentikan permusuhannya di Idlib. Kami membuat peringatan terakhir," kata Erdogan, yang negaranya memiliki jumlah tentara terbesar kedua di NATO.

"Turki telah melakukan persiapan untuk melaksanakan rencana operasi militer sendiri. Saya katakan bahwa kita dapat datang kapan saja. Dengan kata lain, serangan Idlib hanya masalah waktu."

 

ACT Kirim Pangan hingga Rumah Darurat untuk Korban Konflik Suriah

Konfrontasi - Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) memberikan sejumlah program bantuan untuk meringankan derita penduduk Suriah akibat konflik yang kini masih berkecamuk. Salah satunya adalah pemberian berupa 1.000 paket pangan hingga rumah darurat yang akan diberikan kepada pengungsi Suriah.

Head of Global Humanity Response ACT Bambang Triyono mengatakan ACT memiliki sejumlah program dalam memberikan yang terbaik untuk kemanusiaan di Suriah.

6.000 WNI Gabung Teroris Lintas Negara, Mahfud MD: 187 di Suriah

Konfrontasi - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengungkapkan ada sekitar 6.000 lebih warga Indonesia yang teridentifikasi terlibat foreign terrorist fighter (FTF) atau kelompok terorisme lintas negara, seperti yang ada Suriah.

"Soal FTF ya foreign terrorist fighters itu banyak kita punya FTF. Itu banyak yang mesti kita pulangkan misalnya dari Suriah saja kita punya 187," kata Mahfud di kantornya, Jakarta, Jumat 10 Januari 2020.

Sidang Umum PBB Tegaskan Dataran Tinggi Golan Bagian Tak Terpisahkan dari Suriah

KONFRONTASI- Sidang Majelis Umum PBB kembali menegaskan kedaulatan luas Suriah atas Dataran Tinggi Golan, dan sumber dayanya, dan menuntut penguasa pendudukan menghentikan eksplorasi, merusak, pemborosan, menghabiskan dan membahayakan sumber daya alamnya.

Semua itu ditetapkan di dalam resolusi yang disepakati oleh Komite Keuangan dan Ekonomi (Komite Kedua) Sidang MU PBB, dengan 156 negara mendukung resolusi tersebut, dan enam menentang sementara 14 abstein, kata Kantor Berita Suriah, SANA.

Pages