3 April 2020

Surat Utang

Ketidakwajaran Kebijakan Dalam Penerbitan SUN

KONFRONTASI-Melalui tulisan ini, saya ingin menunjukkan anomali (ketidakwajaran) yang terjadi pada sistem pengelolaan surat utang negara (SUN) Indonesia, bila dibandingkan dengan sistem serupa yang diterapkan oleh negara-negara di Dunia.

Di sini secara spesifik saya ingin menyoroti anomali dari besaran imbal hasil/bunga/yield surat utang Indonesia.

Anomali dalam Kebijakan Penerbitan Surat Utang Indonesia

Oleh: Gede Sandra

(Pergerakan Kedaulatan Rakyat)

 

Berdasarkan tulisan ini, saya ingin menunjukkan anomali (ketidakwajaran) yang terjadi pada sistem pengelolaan surat utang Indonesia- bila dibandingkan dengan sistem serupa yang diterapkan oleh negara-negara di Dunia.  Di sini secara spesifik saya ingin menyoroti anomali dari besaran imbal hasil/bunga/ yield surat utang Indonesia.

Ekonom Seior Kritik Asing Banyak Pegang Surat Utang RI

KONFRONTASI -   Ekonom Senior Faisal Basri mengkritik porsi utang pemerintah yang 38% dimiliki asing. Ia menyebut kepemilikan asing di surat utang pemerintah tertinggi dibandingkan negara Asia Tenggara lainnya.

Rizal Ramli: Ajaib kok Menkeu Terbalik Indonesia terbitkan surat utang, yield kupon termahal di kawasan (8,3%) ?

KONFRONTASI- Ekonom senior Rizal Ramli (RR) mengungkapkan tingkat bunga negative di 5 negara. Ajaib kok Indonesia terbitkan surat utang, yield kupon termahal di kawasan (8,3%) ? ''Kira-kira Menkeu ‘Terbalik’ itu cerdas, tidak inovatif atau ada konflik kepentingan ya ?'' ujar RR, tokoh nasional dan Menko EKuin era Presiden Gus Dur.

Rizal Ramli  pernah menyebut Sri Mulyani selalu memberikan bunga yang lebh tinggi dari biasanya.

PLN Terbitkan Surat Utang Global US$ 2 Miliar

KONFRONTASI -  PT PLN (Persero) telah menerbitkan global bond US$ 2 miliar pada 15 Mei 2018 waktu New York atau tanggal 16 Mei 2018 waktu Jakarta. Surat utang global tersebut diterbitkan dalam dua tenor yaitu US$ 1 miliar dengan tenor 10 tahun dan US$ 1 miliar dengan tenor 30 tahun, serta dengan tingkat bunga masing-masing sebesar 5,45% dan 6,15%.

Telkom Terbitkan Surat Utang Rp 1,5 T

KONFRONTASI -   PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menerbitkan surat utang jangka menengah atau Medium Term Notes (MTN) dan Medium Term Notes Syariah Ijarah. Total nilai dari penerbitan surat utang ini mencapai Rp 1,5 triliun.

Direktur Keuangan Telkom Harry M Zen mengatakan, penerbitan MTN dilakukan untuk memperkuat permodalan melalui reprofiling sebagian utang. Perusahaan mengubah beberapa profil utang yang bersifat bunga mengambang menjadi utang dengan bunga tetap atau fixed.

Waduh, Benar-benar Kualat - Asing Kuasai Rp 845 T Surat Utang Pemerintah

KONFRONTASI -  Surat utang yang telah diterbitkan pemerintah saat ini mencapai Rp 2.199 triliun. Sebanyak Rp 845,34 triliun dikuasai oleh asing.

Rp845 Triliun Surat Utang Pemerintah Dikuasai Asing

KONFRONTASI-Hingga saat ini pemerintah telah menerbitkan surat utang mencapai Rp 2.199 triliun. Sebanyak Rp 845,34 triliun dikuasai oleh asing.

Berdasarkan data kepemilikan surat utang pemerintah yang dilansir Bank Indonesia, Senin (18/6/2018), total kepemilikan asing di surat berharga negara tersebut mencapai 38,44%. Data tersebut tercatat per awal Mei 2018.

Kepemilikan asing didominasi tenor 5-10 tahun dan di atas 10 tahun. Tahun ini pemerintah menerbitkan surat utang sebesar Rp 414,5 triliun dan US$ 30,9 miliar.

Lembaga Pemeringkat Jepang Naikkan Rating Surat Utang Indonesia

KONFRONTASI-Lembaga pemeringkat asal Jepang, Rating and Investment Information Inc (R&I), menaikkan peringkat surat utang Indonesia berdenominasi valas dari BBB- menjadi BBB, karena stabilitas perekonomian yang lebih terjaga dan daya tahan menghadapi guncangan ekonomi eskternal.

Obligasi: Dua Surat Utang Jatuh Tempo Pekan Ini Senilai Rp9,3 Triliun

KONFRONTASI -  Pada sepekan kedepan, 12-18 Februari 2018 terdapat dua surat utang yang akan jatuh tempo senilai Rp9,325 triliun.

Berdasarkan catatan MNC Sekuritas Senin (12/2/2018), kedua surat utang yang akan jatuh tempo tersebut semuanya dari kelompok surat berharga negara.

Tidak ada surat utang korporasi yang akan jatuh tempo pada pekan ini.

Adapun, kedua surat utang tersebut yakni, pertama, Project Based Sukuk seri 001 (PBS001) senilai Rp6,725 triliun.

Pages