10 December 2018

surabaya

Polrestabes Surabaya Tangkap 'Mafia Tanah' Gununganyar

Konfrontasi - Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya menahan dua orang yang diduga terlibat dalam pemalsuan dokumen dan penipuan jual beli tanah di kawasan Gununganyar.

Mereka adalah HM Ichsan Ja’far (67) warga Jl. Wadungasri RT 04/RW 02 Waru, Kabupaten Sidoarjo/Medokan Ayu Surabaya dan Nurkasan P Ansori (65), warga Gunungayar Sawah RT 05/RW 04 Surabaya.

Pra Konggres Boemiputra Surabaya Hasilkan Sumpah Pribumi

KONFRONTASI -  Kaum Bhoemiputra yang berkumpul di kampus UNSURI Surabaya dalam pra konggres ke empat tanggal 20 September 2018 menyimpulkan Bangsa Indonesia sudah tidak lagi berdaulat.

Penculik Bayi asal Probolinggo Ditangkap Polisi

KONFRONTASI - Kepolisian Resor (Polres) Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya membekuk seorang perempuan yang diduga sebagai pelaku penculikan bayi laki-laki berusia sembilan bulan asal Probolinggo, Jawa Timur.

"Pelaku berinisial MR, usia 24 tahun, tak lain adalah teman dari ibu korban, Nuraini Suprapti," ujar Kepala Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Ajun Komisaris Besar Polisi Antonius Agus Rahmanto kepada wartawan di Surabaya, Selasa malam.

Dia menjelaskan ibu korban dan pelaku adalah sama-sama pedagang pakaian asal Kota Probolinggo.

Cari Anak Hilang, Pemkot Surabaya Kerahkan Paranormal

KONFRONTASI- Pemerintah Kota Surabaya dengan berbagai cara mencari  Galang Ardiansyah (8), yang hilang saat takbir keliling di masjid dekat rumahnya di kawasan Bendul Merisi Gg. 1 Utara 14-A pada Kamis (14/6), salah satunya menggunakan jasa paranormal.

Polisi Sebut Residivis Otak Pembunuhan di Apartemen Mulyorejo

KONFRONTASI - Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya mengungkapkan bahwa otak pembunuhan di Apartemen Educity, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Jawa Timur, tercatat sebagai residivis kasus perampokan.

Dalam jumpa pers saat mengungkap kasus ini di Surabaya, Rabu petang, polisi menyebut otak pembunuhan yang menimpa korban bernama Agung Pribadi, warga Jakarta, berusia 40 tahun itu, adalah seorang lelaki berinisial RD, yang kini masih buron.

Mengapa Facebook Hapus Ribuan Konten Radikal Pasca bom Surabaya?

KONFRONTASI- Teror bom di Surabaya beberapa waktu lalu membuat linimasa Faceboook dihujani foto dan video terkait kejadian ini. Bahkan tak sedikit konten-konten yang sejatinya tak layak diperlihatkan. Terkait hal ini, Facebook Indonesia mengatakan telah menghapus ribuan konten soal aksi dan korban teror bom Surabaya. Menurut Ruben Hattari, Public Policy Lead Facebook Indonesia, ribuan konten ini termasuk 472 konten yang dihapus berdasarkan permintaan Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara. "Angka 472 itu hanya dalam waktu dua hari pasca bom Surabaya.

Bomb Surabaya and the ISIS family

by DR Sydney Jones, IPAC

Indonesia has again exploded in a paroxysm of terrorist violence, but with a new twist: family suicide bombers. This may be the first time in the world that parents took their children on a family outing to blow themselves up.

The three families included the six killed in the bombings of three churches in Surabaya on Sunday, 13 May: Dita Oepriarto, aged 45; his wife Puji, 42; Yusuf, a son, 18; Firman, a son, 16; Fadhila, a daughter, 12; and Pamela Rizkita, a daughter, 9.

Densus 88 dan Teroris Baku Tembak di Surabaya Saat Ini !

KONFRONTASI- Densus 88 Antiteror terlibat kontak senjata dengan terduga teroris di Surabaya. Satu orang terduga teroris dikabarkan tewas. Saat ini baku tembak masih berlangsung.

"Ya benar, seseorang tertembak, meninggal dunia, kita trus update karena saya baru dapat info seperti itu," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera saat dikonfirmasi, Selasa (15/5/2018).Barung mengatakan baku tembak tersebut terjadi di Jalan Sikatan, Manukan Kulo, Surabaya, Jawa Timur.

Saat ini baku tembak masih terjadi.

Polisi: 17 Korban Tewas Akibat Ledakan Bom Gereja di Surabaya

KONFRONTASI -   Korban bom bunuh diri

Flash: Sebuah Bom Meledak di Sebuah Gereja, Ngagel Surabaya

KONFRONTASI -  Bom meledak di Gereja Santa Maria Tak Bercela di Ngagel, Surabaya, Minggu (13/5). Dari gambar dan video yang diperoleh redaksi terlihat ada korban meninggal dan terjadi sejumlah kerusakan. 

Informasi yang diperoleh menunjukkan bom meledak sekitar pukul 07.00 WIB. Sampai berita ini diturunkan belum ada konfrmasi dari Kepolisian terkait peristiwa tersebut.(Jft/Berita-1)

Pages