Sunny Tanuwidjaja

Sekretaris Dewan Pembina PSI Ternyata Orang Dekat Ahok

KONFRONTASI - Sekretaris Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ternyata dijabat orang dekat mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) Sunny Tanuwidjaja.

Staf Gubernur era Ahok itu menjadi sekretaris mendampingi Ketua Dewan Pembina PSI Jeffrie Geovanie.

Sunny menjabat di PSI seperti tercantum dalam Surat Keputusan yang ditandatangani Menteri Hukum dan Ham Yasonna H. Laoly mengenai struktur kepengurusan PSI.

Benarkah Sunny Tanuwidjaja Biayai Saracen ?

KONFRONTASI -  Sebagaimana diberitakan Hampir di semua Media Mainstream, Nama saracen melambung tinggi dan dikenal oleh Khalayak setelah Ditangkap beberapa Anggota Saracen oleh Pihak Kepolisian.

Dan Pihak Kepolisian pun Membongkar Sindikat Ujaran Kebencian yang dilakukan oleh Saracen ini

Dan Pihak Kepolisian segera Memburu Anggota Saracen lainnya dan juga Pelaku Pembiaya Saracen ini.

Sunny Mengaku Tak Digaji Oleh Ahok, Masak Sih?

KONFRONTASI-Sunny Tanuwidjaja mengaku sudah menjadi staf Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sejak 2012. 

Kala itu Ahok masih menjabat Wakil Gubernur DKI Jakarta. Ia mengaku diminta Ahok secara lisan tanpa menggunakan surat keputusan (SK).

"Sejak Oktober 2012. Itu tidak ada SK. Hanya membantu, disuruh gubernur (Ahok)," kata Sunny saat bersaksi untuk mantan Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja dan anak buahnya Trinanda Prihantoro di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (25/7).

Kasus Reklamasi: Sunny Akui Jadi Penghubung Antara Pengembang dan Ahok

KONFRONTASI-Staf khusus Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Sunny Tanuwidjaja, dicecar Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Sumpeno, soal pembahasan dua raperda tentang reklamasi Teluk Jakarta yang beroroma suap ke sejumlah anggota DPRD, Senin (25/7/2016).

Awalnya, hakim bertanya mengenai apakah pembahasan raperda reklamasi termasuk bidang politik atau bukan. Hal itu ditanyakan hakim karena Sunny mengaku menjadi staf khusus Ahok yang mengurusi politik.

KPK Periksa Sunny dan Ongen

KONFRONTASI - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa staf khusus Gubernur DKI Jakarta Sunny Tanuwidjaja dan anggota Badan Legislasi DPRD DKI Mohammad Ongen Sangaji dalam penyidikan perkara suap terkait pembahasan rancangan peraturan daerah tentang zonasi Pantai Utara Jakarta.

Baik Sunny maupun Ongen tidak menanggapi pertanyaan para pewarta tentang pemeriksaan mereka ketika tiba di gedung KPK Jakarta, Rabu (18/5). Mereka langsung masuk ke ruang tunggu setibanya di kantor KPK.

Kasus Reklamasi: Sunny Ungkap Permintaan Ahok Dalam Pembahasan Raperda

KONFRONTASI-Staf khusus Gubernur DKI Jakarta, Sunny Tanuwidjaja mengungkapkan permintaan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait pembahasan rancangan peraturan daerah (Raperda) Reklamasi Pantai Utara Jakarta.

"Kalau dari sisi dia 15 persen itu fix harus ada hanya persoalannya apakah di perda atau di Pergub (peraturan gubernur), hanya karena kemarin ada ancaman dari DPRD akan deadlock, beliau sempat mengatakan selama yang penting 15 persen jangan dicoret," katanya usai diperiksa di gedung KPK Jakarta, Senin (25/4).

Kasus Reklamasi: KPK Dalami Hubungan Aguan dan Sunny

KONFRONTASI-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami hubungan antara bos PT Agung Sedayu Grup Sugiyanto Kusuma alias Aguan dengan staf khusus Gubernur DKI Jakarta Sunny Tanuwidjaja.

"Aguan hari ini diperiksa untuk kedua kalinya sebagai saksi MSN (Mohamad Sanusi). Aguan oleh penyidik ditanyakan seputar komunikasinya dengan Sunny dan juga kegiatan-kegiatan yang bersangkutan dengan PT KNI (Kapuk Naga Indah) dan PT MWS (Muara Wisesa Samudera)," kata Pelaksana Harian (Plh) Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati di gedung KPK Jakarta, Selasa.

Prabowo Merasa Tak Pernah Bertemu Sunny

KONFRONTASI-Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Soenirman mengatakan tidak mengenal Sunny Tanuwidjaja, yang dicegah tangkal (cekal) ke luar negeri atas permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan suap.

"Saya gak kenal sama Sunny. Hanya tahu saja kalau dia staf khususnya gubernur. Gak pernah bicara juga sama dia," ujarnya di Jakarta, Kamis.

KPK Sadap Percakapan Antara Sunny Dengan Mohamad Sanusi

KONFRONTASI - Staf khusus Gubernur DKI Jakarta, Sunny Tanuwidjaja diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia mengakui penyidik KPK memperdengarkan rekaman pembicaraannya dengan tersangka suap terkait kasus reklamasi teluk Jakarta, Mohamad Sanusi.

"Cuma satu pertanyaan saja tentang itu. Sadapan antara saya dengan Pak Sanusi," kata dia usai pemeriksaan di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (13/4).

Kasus Reklamasi: Sunny Akui Berkomunikasi dengan Pengembang Terkait Pembahasan Raperda

KONFRONTASI-Terkait dengan pembahasan 2 rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang kini menjadi polemik, Sunny Tanuwidjaja mengamini perannya sebagai penerima pesan para pengembang pulau buatan di Teluk Jakarta dengan Pemprov DKI Jakarta.

"Intinya saya menerima informasi dari pengembang dan saya menyampaikannya kepada Pak Gubernur dan eksekutif," sebut Sunny usai menjalani pemeriksaan di KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (13/4/2016).

Pages