Sumatera Selatan

Ke Lampung Selatan, Gubernur Sumsel Bawa Beras 21 Ton

Konfrontasi - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru membawa 21 ton beras untuk korban tsunami di Kabupaten Lampung Selatan.
 
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Herman Deru kepada Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan (Lamsel) Nanang Ermanto di rumah dinas bupati di Kalianda, Minggu 30 Desember 2018.
 

Biadab, Dikasih Tempat Tinggal Malah Cabuli Anak Pemilik Rumah

Konfrontasi - Bukannya berterima kasih setelah diberi tumpangan tempat tinggal, Karnoto (56) malah mencabuli anak penolongnya yang baru berusia 12 tahun berinisial SB. Bahkan, perbuatan bejat pelaku sudah terjadi sebanyak tiga kali.

Setelah dilaporkan orangtua korban, pelaku akhirnya ditangkap. Kini, Kartono telah ditetapkan sebagai tersangka dan dikenakan Pasal 81 junto Pasal 82 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara.

Petani Karet Hancurkan Niat Mulia Gadis 17 Tahun di Kebun Kosong

Konfrontasi - Niat membantu orang tuanya berkebun, NA (17) malah menjadi korban pemerkosaan. Siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) itu diperkosa oleh petani karet berinisial TN (30).

Kejadian itu terjadi di di Desa Sukamulya, Kecamatan Nibung, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan.

Kapolres Musi Rawas AKBP Bayu Dewantoro mengatakan, kejadian bermula saat pelaku melihat korban berjalan sendirian menuju kebun karet orang tuanya.

LRT Palembang Diujicobakan Tengah Bulan Ini

Konfrontasi - Keret api ringan atau Light Rail Transit Palembang akan diluncurkan pada 18 April 2018 atau setelah rangkaian kereta tiba, kata Sekda Sumsel Nasrun Umar di Palembang, Minggu (8/4/2018).

Trainset kereta api ringan dari delapan rangkaian yang akan dioperasikan di Sumatera Selatan akan segera tiba.

"Setelah tiba akan diluncurkan," kata Nasrun.

Tahap pertama akan datang 2 trainset yang masing-masing memiliki 3 gerbong dan total akan ada 6 traiset yang datang.

Polresta Palembang "Telanjangi" Oknum Polantas yang Lakukan Pungli

Konfrontasi - Oknum Polantas Polresta Palembang Bripka Teta Ardiyansah dan Bripka Poltak Azhari terbukti terlibat pungli. Selain ditahan selama 14 hari, keduanya juga disanksi demosi.

"Kita kasih sanksi demosi sama penempatan khusus 14 hari, di sel," kata Kapolresta Palembang, Kombes Wahyu Bintono HB, dikutip dari detikcom lewat telepon, Sabtu (7/4/2018).

Pria Ini Ceritakan 3 Hari Diperiksa Usai Laporkan Oknum Polisi Pungli

Konfrontasi - Benni Eduward, pria yang mengunggah video viral oknum Polantas di Palembang diduga melakukan pungli akhirnya menampakkan diri ke publik. Dia pun cerita soal pemeriksaannya oleh Propam Polda Sumatera Selatan (Sumsel).

Pernyataan tersebut disampaikan Benni lewat akun YouTube-nya seperti dikutip dari detikcom, Sabtu (7/4/2018). Dia mengunggah video di itu di dalam mobil pada Jumat (6/4) sebelum berangkat ke Polda Sumsel.

Video Punglinya Viral, Anggota Polantas Palembang Dipecat

Konfrontasi - Oknum Polantas Polresta Palembang berinisial TA diperiksa oleh Propam Polda Sumsel. Polisi berpangkat Bripka itu kini telah di-nonjobkan (bebas tugas) karena terekam kamera melakukan pungli dan menjadi viral.

"Saya turut prihatin masih ada anggota yang melakukan pungli seperti itu. Tapi saya sudah sampaikan Propam untuk diperiksa dan sekarang sudah diperiksa. Dia juga sudah dinonjobkan sekarang untuk keperluan pemeriksaan itu," kata Kapolda Sumsel, Irjen Zulkarnain kepada wartawan, Jumat (6/4/2018).

Istri Dengar Suara Jeritan, Ternyata Suami yang Bunuh Diri di Kandang Ayam

Konfrontasi - Ihlan Dori, 18, menghebohkan warga Kabupaten Muara Enim pada Kamis (1/3) sekitar pukul 12.00 WIB.

Pasalnya, dia ditemukan tewas gantung diri di kandang ayam Simpang Cempung, Desa Lesung Batu, Kecamatan Tanjung Agung.

Sebelumnya, Dori sempat menjerit histeris lalu gantung diri

Belum diketahui apa penyebab yang ditengarai yang membuatnya bunuh diri.

Kapolres Muara Enim, AKBP Leo Andi Gunawan mengatakan bahwa peristiwa terjadi pada Kamis (1/3) sekitar pukul 12.00 WIB.

Pages