Sumatera Selatan (Sumsel)

Hendak Laporkan Ayah Tiri ke Polisi, Pemuda di Musirawas Lakukan Ini Akibat Dicegat di Perjalanan

Konfrontasi - Seorang pria di Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan, berinisial Jef (18), nekat membunuh ayah tirinya bernama Johan Saputra (49).

Jef membunuh ayah tirinya karena korban sering menganiaya ibunya Suryani (48). Tak hanya itu, korban juga memerkosa adiknya sebanyak dua kali.

Peristiwa pembunuhan itu terjadi di Desa Prabumulih II, Kecamatan Muara Lakita, Kabupaten Musirawas, Sumsel, Kamis (30/7/2020) sekitar pukul 13.00 WIB.

5 Tahanan Polsek di Sumsel Kabur Bermodal Gergaji Besi, 2 Berhasil 'Dipulangkan'

Konfrontasi - Sebanyak lima tahanan Polsek Sukarami kabur dengan menjebol besi di plafon ruang tahanan. Mereka kabur bersenjatakan gergaji besi.

Kepala Bidang Hubungan Polda Sumatera Selatan (Sumsel) Kombes Pol Supriadi mengatakan, para tahanan kabur pada Rabu (8/7/2020) sekitar pukul 03.00 WIB.

"Iya, ada lima tahanan yang kabur dari Polsek Sukarami kemarin sekitar pukul 03.00 WIB. Mereka kabur setelah merusak terali dan plafon," kata Supriadi kepada wartawan, Jumat (9/7/2020).

Jaga Stabilitas Pangan, Kementan Terus Optimalisasi Lahan Rawa

Konfrontasi - Kementerian Pertanian (Kementan) terus melakukan optimasi lahan rawa (Opla) di Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menjaga ketersediaan ketahanan pangan.

Program itu sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo agar melakukan upaya peningkatan produksi pangan nasional pasca Covid-19.

Sementara itu, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyatakan siap membantu program opla untuk menjaga ketersediaan ketahanan pangan Indonesia, di tengah pertumbuhan penduduk yang semakin cepat.

Terlibat Adu Tembak, Buronan Begal dan Pembunuh Sopir Truk Terbujur Kaku oleh Polisi

Konfrontasi - Dua tahun buron, seorang begal dan pembunuh sopir truk Herwisnu alias Wisnu tewas saat terlibat adu tembak dengan polisi. Pelaku telah lama diburu namun keberadaannya sulit terdeteksi.

Pelaku diketahui berada di kampungnya di Desa Karya Maju, Kecamatan Keluang, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Kamis (21/5) dini hari. Saat dilakukan penangkapan, pelaku melakukan perlawanan dengan cara menembak ke arah petugas.

Bejat, Oknum Guru Silat di OKU Perkosa Muridnya Sebanyak 20 Kali

Konfrontasi - Jajaran Satreskrim Polres Ogan Komering Ulu (OKU) menangkap seorang pria bernama Arif Ardi Wiranata (28). Dia ditangkap karena memperkosa siswi berinisial MA (14) sebanyak 20 kali.

Kasat Reskrim Polres OKU AKP Wahyu Setyo Pranoto mengatakan, pelaku ditangkap di rumahnya di daerah Kecamatan Lubuk Batang, OKU, Sumatera Selatan (Sumsel) pada Rabu (13/5/2020).

Sanksi Tegas, Warga Palembang Terancam Penjara 1 Tahun Jika Beraktifitas Tanpa Masker

Konfrontasi - Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), akan memberlakukan sanksi tegas bagi warganya yang enggan pakai masker. Hal ini dilakukan untuk mencegah dan memutus rantai penularan Corona Covid-19.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang sudah menerapkan sanksi bagi warganya. Yaitu akan dikarantina selama sehari di Asrama Haji Palembang, jika kedapatan tidak menggunakan masker saat keluar rumah.

Sanksi lain juga akan diberikan berupa hukuman penjara maksimal 1 tahun, bagi warga Kota Palembang yang masih tidak mau memakai masker.

Tindakan tegas ini merujuk instruksi Wali Kota (Wako) Palembang dan Undang-Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2018, tentang karantina kesehatan serta protokol kesehatan terkait Covid-19.

Tim dari gugus tugas pencegahan dan penanggulangan Covid-19 Palembang sendiri, yang akan mengamankan warga, yang beraktivitas tanpa menggunakan masker.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadji menuturkan, ancaman kurungan penjara itu akan dilakukan, jika upaya isolasi di Asrama Haji Palembang tidak efektif.

"Nanti akan kita evaluasi, jika upaya isolasi 1x24 jam yang saat ini diberlakukan, tidak membuat masyarakat sadar bahaya Covid-19. Kita siapkan sanksi baru yang lebih tegas," katanya, Sabtu (2/5/2020).

Tujuan isolasi warga yang tidak menggunakan masker itu, untuk lebih mengedukasi kesadaran akan kesehatan.

Menurutnya, jika mengacu pada UU Karantina Kesehatan Pasal 93. Maka, ada sanksi bagi yang melanggar, yaitu penjara paling lama satu tahun dan denda Rp100 juta.

Meskipun aturan wajib masker saat beraktivitas di luar rumah, seperti imbauan biasa, namun kebijakan tersebut bersifat mengatur. Terutama dengan sistem penegakan serius untuk mengedukasi secara persuasif.

"Kalau masih ada yang melanggar, semua aturan UU sudah bisa ditegaskan. Tapi lihat evaluasi selama masa percobaan ada efek jera atau tidak," katanya.

Kepala Satpol PP Palembang GA Putra Jaya mengatakan, warga yang dikarantina di Asrama Haji Palembang, akan menjalani serangkaian kegiatan.

"Salah satunya mereka kita minta membaca poster yang bertuliskan pencegahan penyebaran Covid-19 yang telah disediakan. Serta mendengarkan arahan edukasi tentang bahaya Covid-19," ujarnya.

Selisih Paham, Mantan Anggota TNI yang Dipecat Bakar Rumah dan Todong Istri Pakai Senpi

Konfrontasi - Jajaran Polsek Lubuklinggau Utara menangkap seorang pria bermama Dedek Rahmadi alias Dedek (35). Dedek diketahui seorang mantan prajurit TNI AD yang tega mengancam istrinya dengan senjata api (senpi) rakitan.

Tak hanya itu, mantan anggota TNI itu juga dengan sengaja membakar rumahnya sendiri yang berada di RT 03 Kelurahan Durian Rampak, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel). Hasilnya, rumah dan seisinya habis dilalap api.

Gila, Oknum Pembina Pramuka di OKU Langsung Bunuh dan Perkosa Siswi SMP

Konfrontasi - Nasib naas dialami seorang siswi SMP berinisial RN (13) di Kecamatan Semidang Aji Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan.

Pasalnya, ia tewas setelah dibunuh oleh oknum pembina pramuka berinisial Aldy Sukma Wijaya (19) di sekolahnya.

Tragisnya, setelah dibunuh itu korban juga diperkosa oleh pelaku. Kejadian tersebut terjadi pada Jumat (3/4/2020).

Kapok, Pembuat Senpi Rumahan Ditembak Mati Polisi karena Melawan

Konfrontai - Polisi menggerebek pondok di wilayah Sungai Ceper, Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel), yang diketahui menjadi rumah produksi senjata api rakitan. Dari penggerebekan itu, polisi menembak mati pelaku.

"Kemarin kami melakukan ungkap kasus home industry pembuatan senpi rakitan. Satu pelaku inisial JA meninggal setelah kami tindak tegas," tegas Kasat Reskrim Polres OKI AKP Agus Prihadinika, Sabtu (14/3/2020).

Cuma Untung Rp200 Ribu Selama Tiga Bulan Jual Sabu

Konfrontasi - Ismail (43) pengedar narkoba jenis sabu yang ditangkap anggota Polsek Ilir Barat II ini mengaku sudah menggeluti bisnis haram ini selama tiga bulan. Selama ini, dia meraup keuntungan Rp200.000.

Hal ini diketahui setelah polisi melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. Menurut pengakuan Ismail, dia membeli barang haram itu dari seseorang bernama Kiki, Saat itu dia beli satu paket sabu dan bertemu dengan Kiki di kawasan Seberang Ulu, Palembang.

Pages