1 April 2020

sri mulyani

Rencana Sri Mulyani Dinilai Sangat Membahayakan Indonesia

KONFRONTASI -   Anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan mengingatkan pemerintahan Presiden Jokowi, jangan sampai berutang ke International Monetary Fund (IMF) maupun World Bank dalam memenuhi kebutuhan finansial penanganan virus corona (Covid-19)

Sri Mulyani Jangan Coba-coba Terima Tawaran Bantuan dari IMF, Bisa Tambah Hancur Ekonomi RI

KONFRONTASI-Anggota DPR Komisi XI, Kamrussamad mengingatkan, Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati untuk tidak mengambil tawaran bantuan dari Dana Moneter Internasional (IMF).

Saat ini beban negara dan rakyat sudah sungguh sangat besar, bisa dilihat melalui Utang Negara Hingga Januari 2020 menembus Rp.4.817,5 Triliun yang akan diwariskan ke Rakyat dimasa depan.

Skenario Ekonomi Tumbuh 0% Hanya Alasan Sri Mulyani agar Bisa 'Ngutang' dari IMF

KONFRONTASI-Menteri Keuangan Sri Mulyani baru-baru melontarkan pernyataan yang mengejutkan terkait situasi ekonomi Indonesia pasca menyerebaknya wabah Corona atau Covid-19 di Tanah Air.

Dalam pernyataanya Sri Mulyani (SMI) mengungkapkan sebuah skenario terburuk pasca menyerebaknya wabah Virus Corona yakni pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa di posisi 0%.

Menanggapi hal tersebut Analis Ekonomi dari Pergerakan Kedaulatan Rakyat

Rizal Ramli: Menkeu Terbalik Melepas Tanggung Jawab dan Ngeles Mumpung ada Pandemi Corona

KONFRONTASI- Sri Mulyani, sang Menteri Keuangan “Terbalik, bersikap aji mumpung, mumpungisme, yakni mumpung ada wabah pandemi Corona, Sri langsung  ''melepas tanggung jawab dan ngomong kenceng banget'' bahwa pertumbuhan ekonomi RI bisa Nol persen. Itulah contoh Menkeu yang gagal  total dan cuma bisa ngeles karena Corona. Padahal sebelum pendemi Corona menyerang RI, pertumbuhan ekonomi sudah merosot tajam.

Pemerintah Bakal Beri Asuransi & Santunan Rp 6,1 T untuk Tenaga Medis Covid-19

Konfrontasi - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengalokasikan anggaran sebesar Rp6,1 triliun dalam bentuk asuransi dan santunan kepada tenaga medis yang menangani COVID-19. Meski begitu, desain pemberian santunan dan asuransi kepada tenaga medis itu masih dimatangkan pemerintah.

"Mereka (tenaga medis) ada di depan yang menghadapi risiko paling besar," kata Sri Mulyani dikutip Antara, Jumat (20/3/2020).

Sri Mulyani Sebut Anggaran Sudah Siap jika Indonesia Lockdown, tapi Masalahnya...

KONFRONTASI -   Persebaran Covid-19 atau virus corona membuat sejumlah negara di dunia menerapkan isolasi secara penuh atau lockdown.

Beberapa negara yang sudah memilih opsi tersebut yaitu Italia, China, Prancis, Denmark, Filipina, Irlandia, hingga Malaysia. Namun, langkah tersebut belum diambil oleh pemerintah Indonesia.

Lewat Medsos, Sri Mulyani Jelaskan Kondisi Kesehatannya

KONFRONTASI -   Setelah pengumuman Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi postif terjangkit COVID-19, kesehatan para menteri di pertanyakan. Salah satunya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang duduk berdekatan dengan Budi saat ratas di Istana Negara beberapa waktu lalu.

Menjawab kekhawatiran itu, Sri Mulyani menjelaskan kondisinya melalui akun Instagramnya. Dia mengunggah beberapa foto dan video kegiatannya selama akhir pekan ini.

MK Tolak Kenaikan BPJS: Rakyat Senang, Menkeu Pusing

KONFRONTASI-Kenaikan BPJS telah ditolak oleh Mahkamah Agung. Dengan demikian rencana kenaikan BPJS menjadi batal.

Batalnya kenaikan tersebut tak urung membuat Menteri Keuangan Sri Mulyani dilanda kegalauan. Ia pun berpikir keras agar BPJS Kesehatan tak lagi defisit.

Ia menguraikan agar ada transparansi data agar semua pihak bisa memahami apa yang sebenarnya terjadi.

Srikandi Skandal Century Mau Bailout (Suntik Modal) Jiwasraya yang Dirampok Penjahat Kerah Putih?

KONFRONTASI- Srikandi  skandal Bank Century, yakni  Menteri Keuangan Sri Mulyani,  angkat bicara terkait opsi-opsi penyelamatan PT Asuransi Jiwasyara (Persero) oleh pemerintah. Sri  Mul mau suntik modal atau bail out  Asuransi Jiwasraya yang dirampok dan konon dananya dicurigai  para analis untuk politik pemilu.

"Kutukan Hutang" : BI sudah keluarkan Rp 100 trilyun untuk Selamatkan Keuangan Negara. Jokowi mungkin hadapi Krisis Ekonomi

Oleh Ir. H. Hendro Subekti, MBA

KONFRONTASI- Senin ini  bisa jadi hari yang berbahaya dan mengerikan bagi pemerintahan Jokowi.  Betapa tidak? Kemarin hari Jumat, 28 Pebuari 2020, Gubernur BI (Bank Indonesia) mengaku sudah mengeluarkan 100 trilyun rupiah sejak januari 2020 untuk menyelamatkan keuangan negara dalam operasi di"pasar sekunder".

Pages