sri mul

Rizal Ramli Ingatkan: Kehadiran IMF bisa Lengserkan Jokowi.

KONFRONTASI- Tokoh nasional Rizal Ramli (RR) mengingatkan pemerintah bahwa Kehadiran IMF bisa lengserkan Jokowi. Dengan membujuk Soeharto undang IMF, Wijoyo ceburkan Soeharto ke krisis multi-dimensi. ''Apakah sejarah akan berulang dengan SMI minta tolong ke IMF ? Dengan menolak resep IMF, Mahathir membuat Malaysia nyaris tidak krisis,'' tegas RR, Menko Ekuin Presiden Gus Dur.

Tinggal Empat Hari Lagi Ganti Tahun, Setoran Pajak Masih Kurang Sri Mul Pusing Tujuh Keliling

KONFRONTASI -    Empat hari lagi, tahun 2020 berakhir. Di saat banyak orang bergembira menyambut tahun baru 2021, Menteri Keuangan, Sri Mulyani sepertinya pusing tujuh keliling karena setoran pajak masih kurang Rp 179 triliun. Dari target Rp 1.198,8 triliun, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) baru mengumpulkan Rp 1.019,56 triliun.

Tersangka Skandal Bank Century Muncul di Satuan Tugas Covid-19, Rizal Ramli: Sejarah Skandal bisa Terulang Lagi !

KONFRONTASI- Raden Pardede dalam sorotan publik dan media. Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDem) Iwan Sumule menanggapi langkah presiden Jokowi mengangkat Raden Pardede di Satuan Tugas Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Diketahui, Raden dinilai sosok yang memiliki peran penting dalam pengucuran bailout Bank Century Rp6,7 triliun yang berujung pada pembobolan uang negara.

Rizal Ramli: Ekonomi Indonesia Seperti Petinju Yang Sudah Sempoyongan Dikasih ''Dopping'' , Kebanyakan Utang

KONFRONTASI- Kondisi perekonomian Indonesia di tengah pandemik Covid-19 ibarat pemain tinju yang sempoyongan nyaris tak berdaya. Ketidakberdayaan itu kemudian diberikan dopping yang lazimnya tak bertahan lama.

Rizal Ramli: Indonesia Tidak Sejahtera karena Menganut Neoliberalisme Ekonomi. Korupsi juga Merajalela

KONFRONTASI- Banyak orang bertanya kepada pemimpin bangsa Dr Rizal Ramli:  Mengapa Indonesia masih tertinggal dan mengapa rakyatnya belum sejahtera di bandingkan dengan negara lain?

Rizal Ramli, Menteri Koordinator Ekonomi  di era Presiden Gus Dur, di Jakarta, menyampaikan Rabu (3/6/2020)  dengan mengatakan, banyak yang menjelaskan hal ini terjadi karena korupsi.

“Tentang kejelasan korupsi ini benar, tapi ada juga yang nenyederhanakan permasalahan ini, negara lain korupsi juga kok,” kata dia.

Jokowi dan Utangnya Jadi Bom Waktu Presiden 2019-2024

Tahun lalu, penerimaan negara yang ditopang pajak, angkanya cukup besar. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati langsung sumringah. Pertanda baik?

Berdasarkan catatan Kementerian Keuangan, penerimaan negara 2018, tembus Rp1.924,3 triliun. Atau 102,5% dari target APBN 2018. Setoran pajak masih saja gagal meraih target.

Awal 2019, Menteri Keuangan Sri Mulyani bisa membusungkan dada. Lantaran prestasi yang cukup gemilang. Bahkan ada yang menyebutnya sebagai kado terindah.

Neoliberalisme Sri Mulyani: RI Ngutang Lagi untuk Bayar Bunga Utang. Pemerintah Terjerumus

KONFRONTASI- Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, tahun depan pemerintah masih akan berutang untuk membayar bunga utang luar negeri. Hal ini dibuktikan dengan jumlah defisit primer dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017 sebesar Rp109 triliun.

Angka tersebut lebih rendah dari yang sebelumnya yakni Rp111,4 triliun. Maka, dalam pengelolaan anggaran untuk tahun depan harus berhati-hati agar tidak membengkak dari segi utang yang disebabkan karena defisit anggaran yang melebar.

Rizal Ramli: Kejar Wajib Pajak yang Besar, Korporasi Asing, bukan yang Pating Printil (Kecil-Kecil)

KONFRONTASI- Tokoh nasional Dr. Rizal Ramli‏  mengenai persoalan pajak, semalam  dalam talk show di  TV One menyarankan kepada pemerintahan Jokowi, "Jangan seng printil (kecil-kecil), kejar yang big fish, harus  berfikir besar,’’ ujarnya.
"Tax ratio pajak kita tak terlalu tinggi, era Gus Dur sekitar 11,2%. Sekarang, 16 tahun kemudian malah turun jd 10,3%, jelas ini masalah’’ ujarnya.

Ekonomi Makin Angop, Ngantuk. Utang Bertumpuk, Daya Beli Terpuruk. Tim Ekonomi Layak Diganti ketimbang Terus Dikutuk

KONFRONTASI- Menteri Keuangan Sri Mulyani terkesan terlalu menyepelekan utang negara yang terus meningkat. Utang negara per Mei 2017 sudah tembus Rp 3.672,33 triliun. ''Utang bertumpuk, bertimbun dan Menkeu Sri Mulyani begitu mudah yakinkan Presiden Jokowi karena memang Pak Jokowi bukan ekonom sehingga manut saja, padahal utang (untuk infrastruktur pun)  musti dibayar anak cucu yang makin kurang gizi, kiurang baca dan lugu-lugu serta jadi beban rakyat banyak,'' kata M.

Banyak PHK: Darmin-Sri Mulyani dan Rini Soemarno Musti Diganti, agar Jokowi Tetap Dipercayai Rakyat

KONFRONTASI- Pelumpuhan ekonomi dan kegagalan tim ekonomi ala Menko Darmin Nastuion- Menkeu Sri Mulyani memakan korban: PHK dimana-mana. Berbagai kalangan menyingkapkan, kekecewan masif di mana-mana dan rakyat menanti gebrakan Jokowi untuk me-reshuffle para menteri ekonomi yang sudah mandul, openuh pencitraan palsu dan hanya bisa rapat sana-sini tanpa solusi. Rini Soemarno sebagai Meneg BUMN juga  mandul dan tak kreatif sehingga jadi beban bagi Jokowi, sama dengan Darmin dan Sri Mulyani.

Pages