Sony

Sony Kembangkan Jam Tangan dari e-Paper

KONFRONTASI-Sony telah mengembangkan jam tangan terbuat dari kertas elektronik atau e-paper sebagai bagian dari prakarsa untuk bereksperimen menggunakan bahan-bahan untuk produk mode.

Jam tangan bernama Fes Watch itu memiliki desain minimalis dan monokrom, tetapi tidak memiliki fitur-fitur yang ditawarkan oleh jam tangan cerdas atau smartwatch lainnya.

Akan tetapi, baterai jam tangan e-paper ini dapat tahan lebih lama dengan perkiraan penggunaan 60 hari.

Sony Perkenalkan Kamera ILCE-7M2, Simak Kelebihannya!

KONFRONTASI-Sony Electronics hari ini memperkenalkan varian kamera full-frame a7 terbaru, a7II atau model ILCE-7M2.

Kamera mirrorless dengan lensa bisa diganti-ganti (interchangeable lens) itu akan tersedia mulai Desember mendatang dengan harga di atas Rp20 juta (asumsi kurs 12.500 per dolar AS).

Kamera full-frame berfitur 5-axis image stabilization pertama di dunia itu, memungkinkan untuk mengimbangi gerakan kamera dalam lima arah berbeda untuk menghasilkan gambar sangat tajam, kata Sony dalam pernyataan di laman resminya, Rabu.

Rugi Besar, Sony Fokus Sensor Kamera dan PS4

Konfrontasi – Bisnis telekomunikasi dan perangkat smartphone tidak berjodoh dengan Sony. Sony Mobile Communications rugi hampir USD 1,5 miliar selama akhir tahun fiskal 2014.

Kerugian tersebut berdampak besar bagi produksi smartphone dan televisi yang terpaksa dipangkas. Langkah ini dimulai pada 2015 dan mengejar target margin laba perusahaan menjadi fokus utama. Sedangkan produk sensor gambar diharapkan meningkat 70 persen pada 2017.

Hari Ini, Sony Xperia M2 Aqua Resmi Diperkenalkan di Indonesia

Konfrontasi - Sony Xperia M2 Aqua yang secara resmi diperkenalkan di Indonesia hari ini, menawarkan fitur-fitur premium ala produk unggulan Sony dengan segmentasi harga kelas medium.

Fitur ala produk unggulan utama yang tertanam di Sony Xperia M2 Aqua, ialah kekedapan air dengan tingkat ketahanan tertinggi di dunia, IP 65/68, atau setara dengan kemampuan pengoperasian pada kedalaman 1-2 meter selama 30 menit.

Merek Dagang Tiga Produsen Ponsel Dunia Hilang

Konfrontasi – Reformasi besar-besaran dilakukan Microsoft usai membeli perusahaan ponsel Finlandia, Nokia. Microsoft meninggalkan merek Nokia dan memilih Microsoft Lumia.

Nasib merek berkelas dunia seperti Nokia juga pernah dialami beberapa perusahaan raksaa. Perusahaan ponsel yang terpaksa kehilangan merek dagang yaitu Siemens, Sony Ericsson dan Motorola.

Sony Pangkas Target Penjualan Ponsel

Konfrontasi - Setelah melaporkan kerugian 2,1 miliar dolar Amerika Serikat (AS) dan akan merestrukturisasi divisi mobile kuartal lalu, perusahaan elektronika Jepang Sony dilaporkan memangkas target penjualan telepon seluler (ponsel) pintarnya.

Mengutip sumber yang mengerti mengenai masalah itu, Wall Street Journal (WSJ) menyebut bahwa Sony akan mengumumkan pemangkasan target penjualanponsel pintarnya jutaan unit.

Sony Perkenalkan Enam Gadget Baru di Indonesia

KONFRONTASI - Sony Mobile Communications Indonesia resmi memperkenalkan enam produk baru yang akan menggempur pasar gadget di Indonesia.

Keenam produk itu terbagi dalam tiga kategori, yakni ponsel pintar yang diwakili Xperia Z3, Xperia Z3 Compact, Xperia E3 dan Xperia M2 Aqua, perangkat komputer tablet melalui Xperia Z3 Tablet Compact serta SmartBand Talk untuk perangkat aksesoris cerdas.

Rugi USD 2,1 Miliar, Sony Corp Diambang Kebangkrutan

Konfrontasi – Perusahaan Sony Corp terus melemah seiring penurunan nilai sahamnya. Bloomberg mencatat saham Sony anjlok 13% menjadi 1.873 yen pada Kamis (18/9).

Sebelumnya, Sony melaporkan potensi kerugian perusahaan mencapai 230 miliar yen atau US$ 2,1 miliar pada 2014. Kinerja keuangan seiring penyusutan nilai pada bisnis ponsel pintarnya.

Sony Chief Executive Officer, Kazuo Hirai menjelaskan pihak jajaran direksi telah maksimal menggenjot penjualan produk. Bahkan, Sony merambah bisnis hiburan, permainan komputer, dan perangkat mobile.

Tak Ada Lagi Update untuk Xperia SP

KONFRONTASI-Xperia SP besutan Sony Mobile dikabarkan tidak akan lagi mendapat update alias mentok di OS mobile Android 4.2 Jelly Bean, demikian dilaporkan laman GSMarena.

Hal tersebut tentu saja menambah daftar panjang perangkat besutan manufaktur yang berbasis di Kota Tokyo itu setelah sebelumnya mengumumkan pembatalan update untuk Xperia M, Xperia L dan Xperia SP.

Ketika pertama kali diluncurkan, perangkat telah menjalankan OS mobile Android 4.2 Jelly Bean dan hanya menerima dua kali update minor, menghadirkan platform Android versi 4.2.2.[nina/PR]

Pages