9 April 2020

Sony

Xperia 1 II Kawinkan Sensor Sony dengan Samsung

KONFRONTASI-Ponsel Xperia 1 II akan dirilis tahun ini juga. Namun spesifikasi dan beberapa detail lainnya masih belum diketahui.

Perangkat keras kamera, misalnya, publik memang sudah mengetahui spesifikasi kameranya. Tetapi mereka tidak tahu sensor apa yang akan digunakan perangkat premium itu.

Nah bocoran baru yang berasal dari pengujian handphone membeberkan detail kameranya. Disitat dari GSM Arena, ternyata Sony mengawinkan dua merek sensor untuk kebutuhan fotografinya, yakni sensor Sony dan Samsung.

Nintendo Buka Pemesanan Switch, Harga Rp 4,2 Juta

Konfrontasi - Nintendo lebih dahulu membuka pre-order untuk konsol gim, Switch, jelang peluncurannya di China, pada 10 Desember. Harga yang ditawarkan sekitar Rp 4,2 juta.

Peluncuran itu guna menjaga pasar konsol gim Nintendo di China. Termasuk gim populer New Super Mario Bros U Deluxe.

Di China, Nintendo juga memberikan garansi satu tahun untuk Switch, seperti yang juga mereka lakukan di Jepang dan Amerika Serikat.

Sony Siapkan Ponsel Premium dengan Snapdragon 865

KONFRONTASI-Sony dikabarkan akan memiliki ponsel premium terbaru dengan menggunakan penerus chipset Snapdragon 855 dan 855+, yakni 865.

Dikutip dari GSM Arena, Minggu, bukti pertama adanya chipset tersebut telah muncul di server distribusi firmware Sony.

Chipset tersebut memiliki nomor model internal SM8250 dan diyakini secara luas bahwa chipset tersebut, untuk saat ini, adalah Snapdragon 865.

Terkuak, Ini Dia Spesifikasi PlayStation 5

KONFRONTASI-Dalam sebuah wawancara dengan Wired, pekan ini, Sony berbagi beberapa kabar tentang konsol PlayStation generasi berikutnya --yang belum memiliki nama resmi tetapi kemungkinan akan disebut PlayStation 5-- .

Sony Luncurkan Layanan Taksi Online di Jepang

KONFRONTASI-Sony baru saja meluncurkan layanan taksi online untuk beberapa wilayah terbatas. Ibu Kota Jepang, Tokyo, dipilih menjadi wilayah pertama yang dilayani oleh S.Ride.

Dikutip dari Ubergizmo, Kamis (18/4/2019) berbeda dengan pemain lain yang sudah ada dipasar ride hailing, Sony mengklaim bahwa aplikasi ini mengandalkan teknologi kecerdasan buatan untuk memprediksi di mana permintaan akan tinggi. Dengan demikian akan mempermudah mengirimkan driver yang sesuai ke lokasi tersebut.

Sony Hentikan Produksi PS Vita

KONFRONTASI-Sony menghentikan produksi konsol game portabel PlayStation Vita mulai bulan ini serta sejak bulan lalu menghentikan layanan berlangganan game untuk platform tersebut.

Mengutip laman Polygon, laman PlayStation berbahasa Jepang menyebutkan dua model PS Vita yang masih ada sudah dihentikan. Sony sudah sejak 2015 lalu berhenti memproduksi game untuk Vita dan baru Februari mereka menghentikan produksi game fisik untuk Vita, artinya pengembang tidak bisa lagi membuat atau mengirimkan game ke kartu memori.

Sony akan Rilis PlayStation Classic dengan 20 Games Jadul

KONFRONTASI-Sony mengumumkan akan menghadirkan kembali PlayStation dalam versi mini, PlayStation Classic, yang menghadirkan 20 game klasik guna merayakan hari jadi yang ke 25 tahun sejak pertama kali dirilis pada pertengahan tahun 90-an.

Sony Siapkan Ponsel Tanpa Jack Audio

KONFRONTASI-Menyusul Apple dan Google, Sony dikabarkan sedang menyiapkan ponsel tanpa jack audio 3,5 milimeter di ponsel terbaru mereka.

Pekan lalu, Federal Communications Commision menyetujui sebuah ponsel Sony yang memakai jack USB tipe C untuk mengisi daya dan penyambung perangkat audio, seperti diberitakan laman Phone Arena.

Berdasarkan dokumen yang diajukan ke lembaga tersebut, handset dari Sony ini akan memakai layar 5,7 inci, lebih kecil dari Xperia XZ Premium yang sebesar 5,5 inci.

Sony Hadirkan Versi Terbaru Robot Anjing "Aibo"

KONFRONTASI-Kamis mendatang, setelah hiatus selama hampir 12 tahun, versi terbaru robot anjing Sony yang bernama "Aibo" akan diluncurkan dengan harga 198.000 yen (Rp23 juta).

Para pembeli harus membayar biaya perawatan bulanan senilai 2.980 yen (Rp351.000) selama tiga tahun pertama, atau 90.000 yen Rp10 juta) bila dijumlahkan.

Sejak Aibo diperkenalkan pada 1999, Sony berhasil menjual 150.000 unit. Robot itu telah lima kali diperbarui sebelum produksinya berakhir pada 2006.

Reporter Weekly Playboy bertanya mkepada Yuhei Yabe dari Sony apakah perusahaannya sengaja menunggu awal 2018, yang merupakan Tahun Anjing berdasarkan kalender China, untuk merilis robot anjing itu.

"Tidak, kebetulan saja bertepatan dengan Tahun Anjing," kata Yabe seperti dilansir Japan Today. "Kami mulai mengembangkannya awal musim panas 2017 dengan target peluncuran pada 2017."

"Dalam tahap pengembangan, sebagian staf berpikir akan lebih baik untuk merilisnya pada tanggal yang memiliki beberapa angka satu (bahasa Inggris satu "one" mirip dengan "wan", suara gonggongan anjing dalam bahasa Jepang, dan tanggal 11 di setiap bulan disebut wan-wan no hi atau hari anjing).

"Pertama, kami mempertimbangkan 1 November tahun lalu, karena 11-11 akan mudah diingat," kata Yabe. "Tapi ternyata kami meluncurkannya pada 1-11, 11 Januari. Baru setelah itu kami menyadari bahwa 2018 adalah Tahun Anjing."

Tak hanya itu, 1/11 dapat diucapkan wan-wan-wan, seperti gonggongan anjing dalam bahasa Jepang.

Tampil Beda, Sony Siapkan Desain Smartphone Tanpa Bezel

KONFRONTASI-Sony mencoba untuk tampil beda setelah bertahan dengan desain yang sama untuk ponsel flagship-nya selama beberapa tahun ini. Smartphone terbarunya dilaporkan akan hadir dengan desain yang lain dari biasanya.

Hal tersebut telah dikonfirmasi oleh Managing Director India, Kenichiro Hibi kepada Indian Express. Hibi menjelaskan smartphone flagship-nya mendatang disela peluncuran Xperia terbaru.

Sony sebagaimana diketahui telah terjebak dengan desain yang sama pada smartphone Xperia-nya hingga seri terakhir. Perusahaan tahun ini merilis dua smartphone high-end yakni Xperia XZ Premium dan Xperia XZ1.

Kedua smartphone itu menampilkan bezel yang agak tebal dibagian atas dan bawahnya, padahal pesaing utamanya di segmen premium seperti Samsung, LG dan Apple telah beralih ke desain yang hampir tanpa bezel.

Saat ditanya apakah Sony akan mengadopsi desain baru untuk smartphone masa depannya, Hibi mengatakan, “Kami telah menerapkan desain omnibalance selama seri X tersedia di pasaran. Selain itu, kami berencana meluncurkan produk generasi baru dan Anda bisa mengharapkan desain baru yang lengkap dari perangkat itu.”

Hibi mengakui, skenario pasar saat ini lebih banyak produsen smartphone mengadopsi rasio aspek 18:9 yang tidak biasa dan bezel-less. Untuk mengimbangi persaingan, Sony kemungkinan memiliki niatan untuk mengadopsi desain bezel untuk flagship generasi selanjutnya, yang menurut Hibi akan hadir “segera”.

Pages