sontoloyo

Kebijakan Genderuwo oleh Kementerian Sontoloyo

Oleh: Syafril Sjofyan, pengamat kebijakan publik, aktivis pergerakan 77-78

Keputusan Kemenko Perekonomian bisa dikatakan sebagai Kebijakan Genderuwo yang menakutkan bagi Usaha Kecil Menengah (UKM) yang bertampang Asing 100 persen sebanyak 54 cabang industri yang dipopulerkan dengan nama Paket XVI , sepertinya sebelumnya banyaknya paket paketan ekonomi tersebut tidak dirasakan secara signifikan oleh geliat ekonomi, usaha dikelukan semakin susah, muncul lagi paket 16 yang menakutkan.

Sang Alang Rilis Lagu ‘Sontoloyo’ dengan Nuansa Karnaval

KONFRONTASI - Menepikan substansi lagunya, Sang Alang membuktikan kematangannya sebagai seorang musisi legendaris Indonesia lewat karya kolaborasi dengan Ahmad Dhani di lagu Sontoloyo. Videoklipnya telah diunggah pada hari Selasa 13 November 2018 di channel YouTube Diatunes. Lagu ini hasil gubahan Sang Alang dari puisi karya Fadli Zon. Ahmad Dhani ikut berperan dalam penggarapan aransemen musiknya.

“Lagu Sontoloyo ini terinspirasi dari lagu Waka Waka (This Time for Africa) dari Shakira,” kata Sang Alang, saat diwawancarai, Selasa 13/11/18.

Aura Sontoloyo dan Genderuwo di Seputar Pilpres

Oleh: Hanif Kristianto
Analis Politik dan Media

Sungguh peristilahan aneh dalam politik demokrasi menuai polemik. Pasca politik sontoloyo, kini terbit genderuwo. Makhluk halus yang digambarkan kerap menakut-nakuti dan kejam. Dua istilah sontoloyo dan genderuwo sesungguhnya praktik keji dari politik demokrasi suatu rezim. Dua gambaran itu bisa diamati bukan dari sosok pemimpin. Lebih pada kebijakan yang kerap memusingkan dan menakut-nakuti rakyat.

Habis Sontoloyo Terbitlah Genderuwo

Oleh: Aishaa Rahma*

Setelah geger soal politik “sontoloyo” , kini muncul istilah baru, yakni politik genderuwo, sepertinya Presiden Joko Widodo tak berhenti menghebohkan publik dengan istilah Jawa yang diselipkan pada pidatonya. Entah sebagai ciri khasnya atau justru merupakan bentuk kelemahan diksinya.

Soal ''Sontoloyo dan Genderuwo'', Ini Pesan (pasemon) Rizal Ramli kepada Presiden Jokowi

KONFRONTASI- Teknokrat senior/Tokoh Nasional Rizal Ramli menyampaikan pasemon kepada Presiden Joko Widodo tentang siapa yang menjadi penasehat Jokowi sehingga memakai kata-kata ''genderuwo'' dan sontoloyo, sebab menurut RR dan para intelektual, kata-kata ''sontoloyo'' dan ''genderuwo'' itu malah menjadi bumerang bagi Jokowi  dan kubunya sendiri.

Betapa teganya Jokowi menjadi Sontoloyo Zaman Edan: Rakyat kian Sengsara

KONFRONTASI- Jokowi disebut tidak becus memerintah oleh pengamat politik UI Arbi Sanit. Bukan hanya itu, cita-cita Jokowi jadi presiden sudah sampai, dan dia ingin menikahkan anaknya selagi sebagai presiden dan itu pun sudah kesampaian. Namun rakyat makin sengsara. Betapa teganya Jokowi menjadi Sontoloyo zaman edan yang menggaruk keuntungan di tengah kesengsaraan rakyatnya. Itulah pendapat para aktivis LSM dan mahasiswa yang sangat kecewa dengan rezim Jokowi yang menganut Neoliberalisme.  Jokowi mencampakkan Trisakti Soekarno dan Nawa Cita dari PDIP, demi kepentingannya sendiri.