20 August 2018

Sohibul Iman

Ada Apa dengan Sohibul Iman - Koq Mengancam Prabowo Subianto?

KONFRONTASI -  Proses menentukan cawapres di kubu Prabowo Subianto diwarnai perang urat saraf yang melibatkan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman.Publik dikejutkan retorika politik Sohibul Iman yang menyebut Prabowo bukan Muslim taat melainkan Nasionalis Islam yang harus digandeng dalam koalisi.

Fahri vs Sohibul: Polisi Panggil Ahli Bahasa

KONFRONTASI-Pengusutan kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan Presiden PKS Sohibul Iman terhadap Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah masih berlanjut di Polda Metro Jaya.

Setelah merampungkan pemeriksaan saksi pelapor dan terlapor, pemriksaan dilanjutkan ke saksi ahli.

Salah satunya adalah ahli bahasa yang keterangannya akan menentukan status Sohibul, apakah bisa ditingkatkan sebagai tersangka atau tidak pascakasus tersebut naik dari tahap penyelidikan ke penyidikan.

Sohibul Iman Mulai Ancam Prabowo

KONFRONTASI-Perang urat saraf mewarnai proses menentukan cawapres di kubu Prabowo Subianto yang melibatkan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman.
Publik dikejutkan retorika politik Sohibul Iman yang menyebut Prabowo bukan Muslim taat melainkan Nasionalis Islam yang harus digandeng dalam koalisi. Sohibul mengaku, penilaiannya atas keislaman Prabowo itu ia ungkapkan kepada Duta Besar Belanda saat berkunjung ke kantor DPP PKS.

Fahri Sebut Polisi Sudah Mulai Sidik Kasus Sohibul Iman

KONFRONTASI-Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyatakan kasus pencemaran nama baik melalui media massa yang diduga melibatkan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman memasuki tahap penyidikan.

Fahri Yakin Sohibul Bakal Jadi Tersangka

KONFRONTASI-Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Fahri Hamzah, sangat yakin Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Sohibul Iman akan jadi tersangka salam kasus dugaan pencemaran nama baik yang dituduhkan padanya.

Sebab, bukti kuat sudah diserahkan Fahri ke penyidik, yakni berupa video saat Sohibul menyebut dirinya pembangkang. Sohibul diyakini, telah memenuhi unsur pidana dalam Pasal 310 KUHP.

"Kan sudah jelas, videonya jelas, bukti-bukti jelas. Konstruksi hukum pidana 310 dan KUHP jelas. Sudah, harusnya sudah naik ini," ucap dia di Mapolda Metro Jaya, Rabu 2 Mei 2018.

Dia yakin, saksi ahli akan sepaham dengan dirinya. Maka dari itu, ia meminta Sohibul untuk siap menerimanya, bukan malah melebarkan kasus ke mana-mana, seperti dengan meminta penyidik memeriksa pihak lain, semisal Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Al-Jufri.

"Itu merupakan tindak pidana dan saya rasa ahli pidana sepakat dengan itu," katanya.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fahri Hamzah.

Karena yakin Sohibul akan jadi tersangka, maka dirinya minta Sohibul untuk segera mundur dari jabatannya sekarang dan merelakan jabatan itu diisi orang lain.

"Ya, kalau dia (Sohibul) sudah tersangka, masa PKS dipimpin tersangka," ujar Fahri.

Fahri Anggap Masalahnya dengan Sohibul Persoalan Pribadi

KONFRONTASI-Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menganggap persoalan melaporkan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman merupakan masalah pribadi.

"Ini persoalan pribadi, jadi jangan mengajak partai," kata Fahri di Jakarta, Rabu.

Fahri mengatakan Sohibul harus mempertanggungjawabkan perbuatannya secara pribadi terkait ucapannya melalui media elektronik.

Menurut Fahri, seharusnya Sohibul tidak menyeret nama Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri untuk menghadapi kasus itu.

Fahri vs Sohibul: Ketua Majelis Syuro PKS Diperiksa Sebagai Saksi

KONFRONTASI-Penyidik Polda Metro Jaya memeriksa Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Aljufrie sebagai saksi terkait dengan laporan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah terhadap Presiden PKS Sohibul Iman.

"Saya memenuhi panggilan atas laporan Fahri Hamzah terhadap Sohibul Iman terkait dengan dugaan fitnah dan pencemaran nama baik," kata Salim di Jakarta, Rabu.

Salim mengatakan bahwa kehadirannya memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya guna membantu penyelidikan laporan Fahri terhadap Sohibul.

Salim berharap keterangan yang disampaikan kepada kepolisian akan mendudukkan kasus Fahri dengan Sohibul agar terang.

Ditegaskan Salim bahwa pernyataan Sohibul mengenai Fahri yang disampaikan melalui media elektronik itu merupakan fakta dan benar.

Gatot Batalkan Janji, Presiden PKS Kecewa

KONFRONTASI-Presiden Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) Sohibul Iman mengungkapkan bahwa mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo pernah meminta waktu untuk bertemu.

Menurut Sohibul, pertemuan tersebut akan membahas kemungkinan Gatot maju sebagai calon presiden atau calon wakil presiden yang diusung PKS pada Pilpres 2019.

Namun, setelah Sohibul memberikan waktu, Gatot membatalkan pertemuan tersebut.

"Nah Pak Gatot ini sebulan lalu berkomunikasi dengan tim saya, minta waktu, saya kasih waktu. Waktu itu hari Jumat. Tapi menjelang Jumat itu, malamnya Pak Gatot membatalkan, dia pergi ke mana gitu," ujar Sohibul saat ditemui di kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Jumat (20/4/2018).

"Ya buat saya berarti dalam konteks itu komunikasi, dengan kami bukan yang prioritas. Sudah kami kasih kok malah tidak jadi," ucap dia.

Sohibul pun menegaskan, partainya belum mempertimbangkan nama lain selain sembilan kader PKS untuk diusung sebagai cawapres pendamping Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada Pilpres 2019.

Ia mengatakan, keputusan untuk mengusung calon lain dari luar PKS harus melalui keputusan rapat Majelis Syuro.

"Ini keputusan Majelis Syuro. Kan katanya Pak Gatot ingin dicalonkan dari PKS, maka harus lewat Majelis Syuro dulu. Tapi kalau Pak Gatot diberikan kendaraan oleh gerindra ya kami terima juga. Cawapresnya dari PKS. begitu juga dengan Anies Baswedan," kata Sohibul.

Presiden PKS: Prabowo Tak Mungkin Mau Dibujuk Jadi Cawapres Jokowi

KONFRONTASI-Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Sohibul Iman mengungkapkan Prabowo Subianto telah berulangkali mendapatkan tawaran untuk menjadi Cawapres Jokowi.

"Saya sudah dengar itu sudah lama sekali. Pak Prabowo sampaikan kepada saya bahwa beliau sudah menegaskan kepada utusan Pak
Jokowi, dalam hal ini Pak luhut yang selalu meminta itu dan beliau (Prabowo) menjawab tidak mungkin," kata Sohibul di acara jalan sehat PKS di Balai Kota DKI Jakarta, Minggu (15/4/2018).

Presiden PKS Pastikan Prabowo Deklarasi Capres 11 April

KONFRONTASI - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) optimis Prabowo Subianto akan tetap mendeklarasikan pencalonannya untuk Pilpres 2019 pada Rabu lusa (11/4). "Apa yang disampaikan kepada kami dari pihak Gerindra bahkan Prabowo langsung, memang mereka akan melakukan deklarasi pencapresan tanggal 11 (April)," kata Presiden PKS Sohibul Iman, di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (9/4).

"Sampai hari ini Bowo sama Gerindra belum kasih koreksi. Jadi asumsi saya adalah mereka akan deklarasi tanggal 11," tambahnya.

Pages