Singapura

Muncul Lagi Kejanggalan Pengusutan Kasus Novel Baswedan

Konfrontasi - Pengusutan kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan hingga saat ini belum juga menunjukkan titik terang.

Sebaliknya, kejanggalan justru terendus dalam perkara yang terjadi 11 April tahun lalu tersebut. Salah satunya terkait dengan pemeriksaan Novel di Singapura pada medio Agustus tahun lalu.

Kejanggalan itu diungkapkan komisioner Ombudsman RI (ORI) Adrianus Meliala

"Hanya (dokumen) pemberian keterangan saja dari Novel (yang ada di kepolisian). Ada tanda tangan dan cap KBRI," ujarnya dikutip Jawa Pos, Minggu (11/2/2018).

Dokumen yang tidak mirip berita acara pemeriksaan (BAP) itu ditengarai menjadi akar lambatnya penanganan teror terhadap penyidik KPK tersebut.

Adrianus mengatakan, kepada Ombudsman, penyidik Polda Metro Jaya memang mengatakan bahwa Novel belum pernah di-BAP.

"Ini sesuai dengan perkataan penyidik (Polda Metro Jaya) bahwa Novel belum pernah di-BAP," ungkapnya.

Adrianus pun menyarankan agar dilakukan pemeriksaan ulang terhadap Novel yang kini sedang menjalani perawatan mata di Singapura.

Tumpukan Karung Beras Tempat Disembunyikannya Sabu Seberat 1 Ton

Konfrontasi - Kapal berbendera Singapura, Sunrise Glori, menyembunyikan 1 ton sabu ke dalam 41 karung beras. Bahkan, awak kapal menyamarkan tumpukan sabu tersebut dengan beras untuk mengelabuhi petugas saat melintasi Perairan Selat Philips yang berdekatan dengan perairan Kota Batam, Kepulauan Riau.

TNI Sudah Pantau Peredaran Sabu 1 Ton lewat Jalur Laut Sejak Akhir Tahun 2017

Konfrontasi - KRI Sigurot 864 dari Satrol Lantamal IV Tanjungpinang berhasil mengamankan kapal MV Sunrise Glory ‎yang membawa narkoba sebarat 1.029 kilogram jenis sabu-sabu di Selat Philip, tepatnya diperbatasan Indonesia dengan Singapura pada Rabu siang 7 Februari 2018. Kapal nelayan tersebut berhasil dihentikan oleh petugas setelah berusaha kabur dan kembali ke jalur perairan Internasional.

Kronologi Ditemukannya 1 Ton Sabu di Kapal Berbendera Singapura

Konfrontasi - Kapal MV Sunrise Glory diamankan KRI Sigurot 864 pada Rabu (7/2/2018) sekitar pukul 15.30 di perairan Selat Phillip, perbatasan antara Singapura dan Batam, bukan karena kapal itu membawa 1 ton narkoba.

Kapal itu awalnya ditangkap karena melintas di luar TSS dan masuk perairan Indonesia dengan mengibarkan bendera Singapura.

Dalam pemeriksaan awal diketahui, MV Sunrise Glory merupakan kapal ikan yang mengibarkan bendera Singapura dengan empat ABK berkewarganegaraan Taiwan.

Petugas Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Sabu di Batam

Konfrontasi - TNI Angkatan Laut bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Polri mengamankan 1 ton sabu di kawasan perairan Selat Philips, Batam, Rabu, 7 Februari 2018. Hingga kini belum diketahui asal sabu tersebut.

Dari informasi yang dihimpun Medcom.id, sabu tersebut dibawa oleh kapal Sunrise Glory berbendera Singapura.

Panglima TNI Dianugerahi Bintang Kehormatan MSM dari Singapura

KONFRONTASI - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menerima penganugerahan Bintang Kehormatan Meritorious Service Medal (MSM)/Military dari Negara Singapura, yang dianugerahkan secara langsung oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Singapura Y. M. Dr. Ng Eng Hen mewakili Presiden Singapura di Kantor Menteri Pertahanan, Singapura, Kamis (8/2/2018).

Lihai, Sabu 66 Kilo dari Singapura Transit di Batam. Polisi Tangkap Tersangka di Jakarta

KONFRONTASI -   Dua tersangka kurir sabu diamankan Ditresnarkoba Polda Kepri setelah mereka melakukan control delivery dari Batam ke Jakarta.

Penangkapam dua tersangka tersebut di kawasan Pancoran Jakarta, pada 19 Januari 2018 kemarin.Tak tanggung-tanggkung, tangkapan jajaran Polda ini mencapai 66 kilogram lebih dan merupakan tangkapan terbesar di Kota Batam.

ADVERTISEMENT

Satwa Liar Lahir Di Taman Margasatwa Singapura Tahun Lalu Lebih dari 500 Ekor

KONFRONTASI -  Jurong Bird Park, Night Safari, River Safari dan Singapore Zoo selama 2017 menyaksikan 540 kelahiran dan penetasan hewan, sekitar seperempatnya merupakan spesies binatang yang terancam.

Dalam siaran pers Suaka Margasatwa Singapura, Wakil CEO dan Kepala Ilmu Alam Dr Cheng Wen-Haur menyebut kualitas perawatan binatang sebagai kunci dari keberhasilan itu.

Koq, Singapura Bisa Dilanda Banjir, Ada Apa?

KONFRONTASI -  Sebagian wilayah timur Singapura terendam banjir setelah hujan lebat mengguyur Negeri Singa itu, Senin (8/1) pagi. Warga setempat menyebut, banjir kali ini merupakan yang terburuk sejak 30 tahun terakhir.

 

“Air masuk ke garasi rumah,” ujar warga Bedok, salah satu kawasan yang terendam banjir, Lim, seperti dilansir Channel News Asia, Senin (8/1).

Pages