Singapura

Panglima TNI Lakukan Pertemuan Bilateral di Singapura

KONFRONTASI - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. melakukan pertemuan bilateral dengan para Panglima Angkatan Bersenjata (Pangab) negara-negara ASEAN antara lain Pangab Filipina Jenderal Ray Leonardo Guerrero, AFP., Pangab Singapura Letnan Jenderal Perry Lim, Pangab Brunei Darusalam Mayor Jenderal Pengiran Dato Seri Pahlawan Aminan Bin Pengiran Haji Mahmud dan Pangab Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing.bertempat di Hotel The Fullerton, Singapura, Rabu (7/3/2018).

Diganjar Penghargaan Darjah Utama Bakti Cemerlang dari Presiden Singapura, Jenderal Gatot: Ini Penghormatan Seluruh Jajaran TNI

KONFRONTASI - Mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mendapat penghargaan Darjah Utama Bakti Cemerlang atau Distnguished Service Order (DSO) dari Pemerintah Singapura. Penghargaan disematkan langsung oleh Presiden Madam Halimah Yacob di Istana Presiden Singapura, Senin (5/3).

Lakukan Hal Ini Bagi Pemula Wisata Kapal Pesiar

Konfrontasi - Wisata kapal pesiar menjadi salah satu alternatif bagi sebagian orang untuk menghabiskan waktu liburan mereka, baik seorang diri, bersama pasangan atau memboyong keluarga.

Bagi anda yang belum pernah dan ingin ikut dalam wisata kapal pesiar, mungkin beberapa tips ini dapat membantu anda memulai perjalanan anda mengarungi samudera dengan kapal pesiar.

Pertama, pilih lokasi dengan ombak yang tidak terlalu tinggi, seperti wilayah Singapura misalnya.

Adhi Karya Tutup Anak Usaha di Singapura, Ini Penyebabnya

Konfrontasi - PT Adhi Karya Tbk (ADHI) telah menutup salah operasional salah satu anak usahanya. Hal ini dilakukan seiring dengan sudah tidak adanya aktifitas di anak usahanya tersebut.

Dalam keterbukaan informasi yang diterbitkan perseroan di situs Bursa Efek Indonesia (BEI), Adhi Karya menutup salah satu anak usahanya yaitu Adhi Multipower Pte. Ltd. (AMPL). Anak usaha tersebut, merupakan anak usaha yang berdomisili di Singapura.

Usai Endus 1 Ton Sabu, Kondisi Anjing Pelacak Mengenaskan

Konfrontasi - Pasukan TNI-AL berhasil menggagalkan penyelundupan 1 ton 29 kilogram sabu-sabu yang diangkut Kapal Sunrise Glory di perairan Batam, Kepri, Kamis (8/2).

Butuh waktu sehari lebih bagi tim TNI-AL, BNN, dan bea cukai untuk menemukan narkoba jenis sabu-sabu di kapal Sunrise Glory.

’’Kami baru temukan sabu-sabu itu Jumat (9/2) pukul 18.00,’’ kata Wakil KSAL Laksamana Madya TNI Achmad Taufiqoerrochman. Padahal, kapal sudah bersandar di Batam pada Kamis dini hari (8/2).

Muncul Lagi Kejanggalan Pengusutan Kasus Novel Baswedan

Konfrontasi - Pengusutan kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan hingga saat ini belum juga menunjukkan titik terang.

Sebaliknya, kejanggalan justru terendus dalam perkara yang terjadi 11 April tahun lalu tersebut. Salah satunya terkait dengan pemeriksaan Novel di Singapura pada medio Agustus tahun lalu.

Kejanggalan itu diungkapkan komisioner Ombudsman RI (ORI) Adrianus Meliala

"Hanya (dokumen) pemberian keterangan saja dari Novel (yang ada di kepolisian). Ada tanda tangan dan cap KBRI," ujarnya dikutip Jawa Pos, Minggu (11/2/2018).

Dokumen yang tidak mirip berita acara pemeriksaan (BAP) itu ditengarai menjadi akar lambatnya penanganan teror terhadap penyidik KPK tersebut.

Adrianus mengatakan, kepada Ombudsman, penyidik Polda Metro Jaya memang mengatakan bahwa Novel belum pernah di-BAP.

"Ini sesuai dengan perkataan penyidik (Polda Metro Jaya) bahwa Novel belum pernah di-BAP," ungkapnya.

Adrianus pun menyarankan agar dilakukan pemeriksaan ulang terhadap Novel yang kini sedang menjalani perawatan mata di Singapura.

Tumpukan Karung Beras Tempat Disembunyikannya Sabu Seberat 1 Ton

Konfrontasi - Kapal berbendera Singapura, Sunrise Glori, menyembunyikan 1 ton sabu ke dalam 41 karung beras. Bahkan, awak kapal menyamarkan tumpukan sabu tersebut dengan beras untuk mengelabuhi petugas saat melintasi Perairan Selat Philips yang berdekatan dengan perairan Kota Batam, Kepulauan Riau.

TNI Sudah Pantau Peredaran Sabu 1 Ton lewat Jalur Laut Sejak Akhir Tahun 2017

Konfrontasi - KRI Sigurot 864 dari Satrol Lantamal IV Tanjungpinang berhasil mengamankan kapal MV Sunrise Glory ‎yang membawa narkoba sebarat 1.029 kilogram jenis sabu-sabu di Selat Philip, tepatnya diperbatasan Indonesia dengan Singapura pada Rabu siang 7 Februari 2018. Kapal nelayan tersebut berhasil dihentikan oleh petugas setelah berusaha kabur dan kembali ke jalur perairan Internasional.

Kronologi Ditemukannya 1 Ton Sabu di Kapal Berbendera Singapura

Konfrontasi - Kapal MV Sunrise Glory diamankan KRI Sigurot 864 pada Rabu (7/2/2018) sekitar pukul 15.30 di perairan Selat Phillip, perbatasan antara Singapura dan Batam, bukan karena kapal itu membawa 1 ton narkoba.

Kapal itu awalnya ditangkap karena melintas di luar TSS dan masuk perairan Indonesia dengan mengibarkan bendera Singapura.

Dalam pemeriksaan awal diketahui, MV Sunrise Glory merupakan kapal ikan yang mengibarkan bendera Singapura dengan empat ABK berkewarganegaraan Taiwan.

Petugas Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Sabu di Batam

Konfrontasi - TNI Angkatan Laut bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Polri mengamankan 1 ton sabu di kawasan perairan Selat Philips, Batam, Rabu, 7 Februari 2018. Hingga kini belum diketahui asal sabu tersebut.

Dari informasi yang dihimpun Medcom.id, sabu tersebut dibawa oleh kapal Sunrise Glory berbendera Singapura.

Pages