Singapura

Ekonomi Mandeg, Singapura Berlakukan Lagi Kebijakan Krisis 2008

SINGAPURA-Otoritas Moneter Singapura (MAS) secara mengejutkan memberlakukan kebijakan moneter yang sama dengan ketika terjadi krisis keuangan global tahun 2008 lalu.

Kebijakan ini diambil lantaran pertumbuhan ekonomi Singapura stagnan. MAS beralih ke kebijakan apresiasi nol persen terhadap nilai tukar dollar Singapura.

Kebijakan ini diumumkan dua hari setelah Dana Moneter Internasional (IMF) memperingatkan risiko guncangan negatif terhadap perekonomian dunia.

Singapura Perluas Hubungan Ekonomi dengan Iran

KONFRONTASI -  Menteri urusan Pemerintah dan Negara Singapura, Maliki Osman menuntut perluasan kerjasama dengan Republik Islam Iran.

IRNA melaporkan, Maliki Osman Jumat (8/4) mengatakan, peluang ekonomi dengan Timur Tengah terbuka lebar dan Singapura akan melanjutkan kerjasama dengan Dewan Kerjasama Teluk Persia (P-GCC), Republik Islam Iran dan Mesir.

Presiden Jokowi: Sebelum Panama Paper, Saya Sudah Punya Satu Bendel Siapa yang Simpan Uang di Luar Negeri

Konfrontasi - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempunyai data mengenai siapa-siapa saja yang memiliki dan menyimpan dana di luar negeri sebelum beredar dokumen Panama Paper.

"Sebelum Panama Paper, saya sudah punya satu bendel nama-nama yang nyimpen di Swiss, nyimpen di Singapura, saya tahu," kata Presiden Jokowi di hadapan gubernur seluruh Indonesia dan kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2015 di Istana Negara Jakarta, Jumat (8/4/2016).

Kisah Polwan Berhijab di Negeri Kangguru

Konfrontasi - Zen Mohamad Kassim masih ingat jelas hari pertama pelatihannya dengan Kepolisian Australia Barat pada tahun 2008. Dia merupakan satu-satunya wanita di ruangan itu yang memakai kemeja tangan panjang dan hijab.

"Mayoritas dari peserta pelatihan adalah pria dan wanita berkulit putih,” katanya.

Zen Mohammad Kassim pindah ke Perth dan bergabung dengan kepolisian Australia Barat setelah 18 tahun bekerja di Singapura.

Indonesia Impor 3 Produk Israel dari Singapura

Konfrontasi - Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Balai Pusat Statistik, Sasmito Hadi Wibowo, memaparkan produk-produk Israel yang diimpor oleh Indonesia. Menurut dia, produk yang paling banyak diimpor pada 2015 lalu adalah kondensor, turbin di bawah 40 megawatt, dan besi tua.

"Itu pun setahun nilainya masing-masing antara US$ 2-8 juta saja. Relatif kecil dibanding total impor pada 2015 lalu," kata Sasmito saat dihubungi, Sabtu (12/3/2016). Total impor Indonesia pada 2015 sendiri, menurut data di BPS, sebesar US$ 142,69 miliar. 

Menteri Susi Pudjiastuti Beberkan Kesuksesan Berantas Illegal Fishing

Konfrontasi - Kisah Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti dalam pergulatannya memberantas tindak pencurian ikan ilegal (ilegal fishing) di perairan Indonesia begitu menginspirasi para peserta The Woman Leaders Forum 2016 di Singapura, baru-baru ini. Visinya sudah jelas mengembalikan kejayaan bangsa ini sebagai Negara kepulauan.

Polda Metro Jaya Tangkap Pelaku Judi Online Internasional

Konfrontasi - Jhon (34), agen judi bola online di Kelapa Gading dibekuk reserse kriminal Polda Metro Jaya. Sindikat ini diketahui sudah 10 bulan menjadi agen judi dengan omzet mencapai miliaran rupiah. 

Direskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Krishna Murti mengatakan, pihaknya menangkap tersangka setelah mendapatkan informasi adanya kegiatan judi di rumah tersangka di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Kemudian petugas Kepolisian, melakukan penggerebekan tersangka di lokasi.

Negara Kawasan Asia Bersiap Hadapi Penyebaran Virus Zika

Konfrontasi - Negara-negara tropis di Asia Tenggara mengatakan, Jumat (29/1/2016), bersiap menghadapi virus Zika yang ditularkan lewat nyamuk.

Malaysia mengatakan penyakit itu begitu masuk bisa "menular cepat", namun Thailand tampaknya menentang arus dengan hanya sedikit kasus dalam setahun.

Zika yang dikaitkan dengan cacat lahir akut, termasuk bayi lahir dengan kepala terlalu kecil, menyebabkan kekisruhan di Brazil dan pemerintah setempat mengerahkan lebih dari 200 ribu tentara untuk membasmi nyamuk.

Bursa Saham Singapura Tumbang 2,65 Persen

KONFRONTASI - Bursa saham Singapura berakhir lebih rendah pada Kamis, dengan indeks acuan Straits Times Index (STI) turun 74,36 poin atau 2,65 persen menjadi 2.729,91.

Sebanyak 1,31 miliar saham berpindah tangan senilai 1,57 miliar dolar Singapura (1,09 miliar dolar AS), dengan 71 saham naik, 397 saham turun, sementara 460 saham lainnya ditutup tidak berubah.

Indeks STI kehilangan 29,96 poin, atau 1,06 persen, menjadi ditutup di 2.804,27 pada Rabu, demikian laporan Xinhua.[ant]

Pages