Singapura

Begini Cara Bos TikTok Meyakinkan Kepada Pemerintah India

Konfrontasi - Chief Executive Officer (CEO) TikTok Kevin Mayer mengatakan, pemerintah Tiongkok tidak pernah meminta data pengguna.

Jika mereka meminta data tersebut, TikTok pun tidak akan memberikannya.

"Saya dapat mengkonfirmasi bahwa pemerintah China tidak pernah meminta kepada kami untuk data TikTok dari pengguna India," kata Mayer seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (4/7/2020).

Untuk menyakinkan mereka, Meyer mengatakan bahwa data untuk pengguna India tidak ada di China melainkan di Singapura.

Malaysia & Singapura Terancam Resesi, RI? Rasanya Tidak...

KONFRONTASI -   Dua negara tetangga Indonesia yaitu Malaysia dan Singapura terancam resesi gara-gara pandemi virus corona (Coronavirus Disease-2019/Covid-19) yang membuat aktivitas ekonomi mati suri. Namun bagi Indonesia, sepertinya 'hilal' resesi masih sangat samar-samar, nyaris belum terlihat.

Pada kuartal I-2020, ekonomi Singapura mengalami kontraksi (pertumbuhan negatif) -2,2% year-on-year (YoY). Sepanjang 2020, pemerintah memperkirakan kontraksi ekonomi berada di kisaran -4% hingga -7%.

Lagi, Seorang WNI di Singapura Terpapar Corona

KONFRONTASI-Seorang warga negara Indonesia (WNI) yang baru saja tiba dari Singapura dinyatakan positif terinfeksi virus corona jenis baru (COVID-19).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi di Batam, Sabtu, menyatakan jumlah pasien positif COVID-19 bertambah empat orang pada har ini, seorang di antaranya WNI yang baru tiba dari Singapura.

"Dua di antaranya warga Batuampar, satu Sekupang, dan satu penumpang dari Singapura," kata dia.

Dubes Singapura Sampaikan Ucapan Selamat Idul Fitri

KONFRONTASI-Duta Besar Singapura untuk Indonesia Anil Nayar memberikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh Muslim di tanah air pada akhir bulan suci Ramadhan, Jumat, lewat tayangan video yang diunggah oleh Kedutaan Besar Singapura di Jakarta.

Dalam ucapannya itu, Dubes Nayar berharap masyarakat Muslim Indonesia dapat tetap menikmati perayaan Idul Fitri di tengah situasi pandemi.

Singapura Umumkan Vonis Mati Melalui Zoom untuk Pertama Kalinya

KONFRONTASI-Pria Malaysia berusia 37 tahun di Singapura divonis mati melalui melalui video Zoom atas perannya dalam transaksi narkoba, kasus pertama di negara tersebut di mana hukuman mati disampaikan secara virtual.

Menurut dokumen pengadilan, Punithan Genasan diganjar vonis mati atas perannya dalam transaksi heroin 2011 pada Jumat, di tengah karantina wilayah yang bertujuan menekan salah satu tingkat kasus COVID-19 tertinggi di Asia tersebut.

9 WNI di Singapura Dinyatakan Sembuh dari Corona

KONFRONTASI-Sembilan warga negara Indonesia (WNI) di Singapura dinyatakan sembuh dari Covid-19. Informasi itu diperoleh dari data yang diumumkan Kementerian Luar Negeri melalui akun Twitter @Kemlu_RI, Senin (11/5/2020).

Angka kesembuhan itu sekaligus mencatatkan total WNI di luar negeri yang sembuh dari Covid-19 mencapai 372 orang atau setara 50,6 persen dari total kasus positif. "9 WNI sembuh di Singapura. Total 372 sembuh," tulis Kemlu.

Akibat Insiden Cabul, Pemerintah Singapura Tangguhkan Penggunaan Zoom

Konfrontasi - Kementerian Pendidikan Singapura mulai hari ini telah menangguhkan penggunaan aplikasi konferensi video Zoom bagi para guru. Keputusan itu menyusul “insiden sangat serius” pada pekan pertama masa karantina (lockdown) nasional untuk menekan wabah virus corona (Covid-19), ketika sekolah-sekolah menerapkan pembelajaran berbasis rumah.

Vakum Sejak Akhir Januari, Denada Kesulitan Penuhi Biaya Hidup

Konfrontasi - Pandemi corona dirasakan efeknya oleh semua pihak termasuk Denada. Banyak pekerjaan Denada yang harus dibatalkan. Ia tidak lagi aktif di panggung hiburan sejak akhir Januari karena banyak acara yang dibatalkan. 

"Banyak Mas. Pekerjaan TV, beberapa off air, pekerjaan influencer dan KOL. Pokoknya semenjak akhir januari, saya tidak ada penghasilan," kata Denada saat dihubungi wartawan, Jumat, 20 Maret 2020.

Jangan Tutup Mata, Pesan Singkat WHO Cegah Penyebaran Virus Corona: Tes,tes,tes

Konfrontasi - Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO meminta semua negara meningkatkan kapasitas pengujian warga mereka sebagai cara terbaik untuk memperlambat kemajuan pandemi virus Corona COVID-19.

"Kami memiliki pesan sederhana untuk semua negara, tes, tes, tes," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam keterangan resminya baru-baru ini. 

Pages