Singapura

Singapura Tangguhkan 2 Vaksin Flu Setelah Puluhan Orang Meninggal di Korsel

KONFRONTASI-Singapura menangguhkan sementara penggunaan dua vaksi influenza setelah muncul kasus kematian terkait dengan vaksinasi flu di Korea Selatan.

Otoritas Ilmu Kesehatan Singapura (HSA) pada Minggu malam (25/10) melaporkan, pihaknya telah menghentikan penggunaan SKYCellflu Quadrivalent dan VaxigripTetra.

Dimuat Reuters, HSA mengungkap telah menghubungi otoritas kesehatan Korea Selatan untuk mendapatkan informasi terkait dengan kasus kematian terkait dengan vaksinasi influenza.

Gamawan Fauzi Ingatkan Sumbar Belajar Pembangunan dari Singapura dan Bhutan

KONFRONTASI -   Mantan Menteri Dalam Negeri RI Gamawan Fauzi mengingatkan pemerintah daerah Sumatra Barat (Sumbar) belajar konsep pembangunan ke negara Singapura dan Bhutan. Ia menilai negara tersebut konsisten mengoptimalkan kelebihan dan mengeliminasi kelemahan yang ada untuk memajukan daerahnya.

Rizal Ramli: Singapura Resesi Masih Bisa Kasih Makan Rakyat, sedang Kita Enggak !

KONFRONTASI- Tokoh nasional/Mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Rizal Ramli  (Gus Romli) menilai, pemerintah Indonesia mengkritik sikap pemerintah Indonesia yang menganggap enteng ancaman resesi. Ia meminta pejabat pemerintah agar tak membandingkan pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan Singapura. 

5 Daftar Negara yang Resmi Menyatakan Resesi Ekonomi, Dimulai dari AS

Konfrontasi - Pandemi Covid-19 telah menjatuhkan perekonomian banyak negara. Bahkan beberapa negara telah masuk ke jurang resesi.

Terbaru adalah Amerika Serikat yang tadi malam resmi menyatakan resesi. Hal ini dikarenakan pertumbuhan ekonomi kuartal II nya tertekan dalam.

Sebelumnya ada juga Jerman yang menyatakan resmi resesi karena perekonomian yang juga tertekan dalam. Jauh sebelumnya yakni beberapa pekan lalu negar Asia yakni Singapura juga menyatakan resmi resesi.

Berikut daftar negara yang telah jatuh ke jurang resesi:

1. Amerika Serikat

Perekonomian negeri Paman Sam tersebut negatif 32,9% pada periode April - Juni. Kontraksi ini jauh lebih tajam dari kuartal I yang tercatat minus 5%.

Demikian laporan dari Departement Perdagangan AS yang baru dirilis, Kamis (30/7/2020) dilansir langsung dari CNBC International.

Kontraksi tajam terjadi dalam konsumsi, ekspor, hingga inevstasi dan pengeluaran pemerintah. Terlihat, spending yang tergelincir cukup dalam adalah health care atau kesehatan dan barang-barang seperti pakaian dan alas kaki.

Sementara penurunan investasi terdalam diakibatkan oleh loyonya sektor otomotif.

2. Jerman

Pemerintah Jerman mengonfirmasi ekonomi Negeri Panzer ini mengalami resesi. Negara ini kembali mencatat kontraksi pada ekonominya di kuartal-II 2020.

Secara basis kuartalan (QtQ) ekonomi minus -10,1%. Sebelumnya di kuartal-I 2020, ekonomi minus 2,2%.

Di basis tahunan (YoY) ekonomi Jerman, juga minus 11,7%. Sebelumnya di kuartal I 2020, ekonomi Jerman tercatat minus 2,3%.

Dengan ini, Jerman mengonfirmasi resesi. Resesi adalah keadaan di mana pertumbuhan ekonomi turun minus dua kuartal atau lebih dalam satu tahun.

"Ini adalah penurunan paling tajam sejak perhitungan PDB triwulan untuk Jerman sejak 1970," kata kantor federal statistik Jerman.

3. Hong Kong

Hantu resesi belum meninggalkan Hong Kong. Ekonomi kota di bawah China itu kembali mengalami kontraksi atau minus 9% di kuartal-II 2020 secara tahun ke tahun (YoY) dari data Rabu (29/7/2020).

Ini adalah kontraksi empat kuartal berturut-turut untuk pusat ekonomi global ini. Di mana aktivitas ekonomi sudah susut sejak pertengahan 2019, saat protes besar-besaran massa anti Beijing terjadi.

Meski begitu, data terbaru menunjukkan hasil yang lebih baik dibanding kuartal-I 2020, minus 9,1% (YoY). Di basis kuartalan (QtQ), ekonomi minus 0,1% di kuartal II-2020 ini.

"Ekonomi Hong Kong stabil pada kuartal terakhir ini karena stimulus fiskal dan permintaan yang lebih kuat di China mengimbangi konsumsi dan investasi yang melemah," kata Ekonom China untuk Capital Economics dalam sebuah catatan ditulis CNN Business.

Meski demikian, ancaman gelombang kedua Covid harus diwaspadai. Beberapa pekan ini, kasus Covid-19 Hong Kong naik setelah mampu mengendalikan virus tiga bulan lalu.

"Jalan bergelombang menuju pemulihan" kata Kepala Keuangan Hong Kong Paul Chan dalam sebuah postingan blog yang diterbitkan Minggu. "Terulangnya epidemi lokal baru-baru ini, menunjukkan bahwa mungkin diperlukan waktu lama untuk ekonomi lokal pulih."

Hong Kong mendapat tekanan berat saat ini. Bukan hanya soal politik dan Covid-19, Hong Kong juga dijadikan hotspot perselisihan China dan AS.

Keponakan PM Singapura Didenda Rp150 Juta Gara-gara Hina Pengadilan di Facebook

KONFRONTASI-Keponakan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dinyatakan bersalah dalam kasus penghinaan terhadap pengadilan dan harus membayar denda sebesar 15.000 dolar Singapura atau setara Rp150 juta pada Rabu (29/7).

Kasus Li Shengwu melibatkan posting Facebook pribadi pada tahun 2017 di mana ia mengatakan pemerintah Singapura 'sangat suka berperkara dan memiliki sistem pengadilan yang lentur'.

Dalam postingan terbarunya Li menyatakan keberatan atas keputusan pengadilan tersebut.

6 Wajah Baru Isi Kabinet Singapura

KONFRONTASI-Singapura bersiap dengan pemerintahannya yang baru. Perdana Menteri Lee Hsien Loong pada Sabtu (25/7) mengumumkan susunan kabinet barunya, di mana akan terjadi perubahan pimpinan pada enam kementerian.

Tujuh anggota parlemen PAP yang baru terpilih juga telah ditunjuk sebagai pemegang jabatan politik, dengan yang tertua dalam kelompok itu, Dr Tan See Leng, 55 tahun, diangkat menjadi menteri penuh. Dia akan menjadi Menteri di Kantor Perdana Menteri, serta Menteri Kedua untuk Tenaga Kerja dan Perdagangan dan Industri.

Singapura Sudah Dihantam Resesi, Indonesia Segera Menyusul?

KONFRONTASI- Perekonomian Singapura kembali mengalami pertumbuhan negatif dengan mencatatkan angka minus 12,6% pada kuartal II-2020. Hal ini sekaligus menandai negeri Singa masuk resesi ekonomi.

Ekonom sekaligus Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Piter Abdullah berpendapat, resesi yang terjadi di Singapura sekaligus menandakan resesi juga telah membayangi perekonomian Indonesia.

Tok! Singapura Resmi Resesi, Ekonomi Minus 41,2% di Q2

KONFRONTASI -   Singapura resmi masuk ke jurang resesi. Data yang ditunjukkan Kementerian Perdagangan dan Industri (MTI) Singapura, mengonfirmasi hal ini, Selasa (13/7/2020) pagi waktu setempat.

Ekonomi Singapura mengalami kontraksi 41,2% di kuartal-II 2020 jika dibandingkan dengan kuartal-I 2020 (qtq). Ini lebih dalam dari survei Reuters 37,4%

Sementara, secara tahun ke tahun (YoY) PDB anjlok 12,6%. Survei Bloomberg sebelumnya memprediksi kontraksi 11,3%.

Partai Berkuasa di Singapura Peroleh Suara Terendah Dalam Sejarah

KONFRONTASI-Partai Aksi Rakyat (PAP) yang berkuasa di Singapura terpukul oleh hasil pemilu yang mencatat suara terendah yang diperoleh PAP sepanjang sejarah.

Para pengamat menilai hasil pemilu itu dapat mempengaruhi kebijakan di pusat bisnis internasional itu.

PAP meraih 83 dari 93 kursi di parlemen pada pemilu Jumat (10/7). Jumlah suara yang diperoleh merosot ke level terendah sejak partai itu berdiri. Adapun oposisi meraih 10 kursi.

Begini Cara Bos TikTok Meyakinkan Kepada Pemerintah India

Konfrontasi - Chief Executive Officer (CEO) TikTok Kevin Mayer mengatakan, pemerintah Tiongkok tidak pernah meminta data pengguna.

Jika mereka meminta data tersebut, TikTok pun tidak akan memberikannya.

"Saya dapat mengkonfirmasi bahwa pemerintah China tidak pernah meminta kepada kami untuk data TikTok dari pengguna India," kata Mayer seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (4/7/2020).

Untuk menyakinkan mereka, Meyer mengatakan bahwa data untuk pengguna India tidak ada di China melainkan di Singapura.

Pages