Seniman

Seniman Diundang untuk Melukis Ratusan Payung Bermotif Songket

Konfrontasi - Para seniman akan diundang untuk melukis ratusan payung dengan motif songket dan jumputan dalam Festival Sriwijaya ke-23 di Palembang Sport Convention Center pada pertengahan Juni 2015.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan, Irene Camlyn Sinaga, di Palembang, Kamis (7/5), mengatakan, pihaknya akan menyiapkan 500 payung untuk dilukis oleh para seniman di daerah ini.

Namun, lanjut dia, tema lukisan harus bermotif khas daerah Sumsel seperti songket dan jumputan.

Seniman Borobudur Gelar Kampung Seni

Konfrontasi - Gabungan Seniman Borobudur menyiapkan peluncuran pergelaran selama sebulan, 18 April-18 Mei 2015, bertajuk Kampung Seni untuk mendukung pengembangan kepariwisataan kawasan candi di Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, itu.

"Selain berupa pementasan kesenian, juga menggelar pameran-pameran produk kerajinan masyarakat kawasan Candi Borobudur," kata Ketua Panitia Peluncuran Kampung Seni, Gasebo Hatmojo di Borobudur, Rabu (15/4).

Puluhan Seniman Yogyakarta Gelar Pertunjukan "Sehari Boleh Gila"

Konfrontasi - Puluhan seniman dan masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta akan menggelar pertunjukan seni bertajuk "Sehari Boleh Gila" di kawasan Desa Wisata Kasongan, Kabupaten Bantul, Rabu, 15 April 2015.

"Sehari Boleh Gila merupakan kegiatan seni yang diartikan sebuah frase kiasan, tentang suatu kesempatan khusus individu untuk menunjukkan, memamerkan sesuatu hal dalam kehidupan yang paling diimpikan," kata Ketua Panitia kegiatan M Dwi Maryanto di Bantul, Senin (13/4).

Addie MS: Setiap Seniman Perlu Kritik

Konfrontasi - Komposer musik yang juga ayah dari personil band Vierratale, Addie Muljadi Sumaatmadja atau yang lebih dikenal dengan nama Addie MS mengatakan pengamat atau kritikus musik berperan penting sebagai pengawas dunia musik.

"Kemajuan musik suatu bangsa tidak hanya tergantung pada musisi, tetapi juga pengamat musik," kata Addie dalam diskusi buku "100 Tahun Musik Indonesia" karya Denny Sakrie di Jakarta.

300 Seniman Lukis Meriahkan "Magelang Art Event" 2015

Konfrontasi - Sebanyak 300 seniman lukis dari dalam negeri dan luar negeri direncanakan meramaikan pergelaran seni rupa bertaraf internasional "Magelang Art Event" 2015.

Panitia "Magelang Art Event" (MAE) 2015, Deddy PAW di Magelang, Kamis (9/4), mengatakan kegiatan tersebut digelar di 11 ruang seni di Kota Magelang dan Kabupaten Magelang.

"Kegiatan dengan tajuk 'Ayo! MAE 2015' ini berlangsung pada 11 April hingga 11 Juni 2015 untuk mendukung agenda 'Ayo ke Magelang' Pemkot Magelang," katanya.

H. Bolot: Semangatnya Dia, Nggak Ada yang Ngalahin

Konfrontasi - Rumah duka dari seniman Betawi Mpok Nori di daerah Bambu Apus, Jakarta Timur. Pagi tadi didatangi beberapa seniman Betawi.

"Mak Hajjah Nori sekarang udah pergi, mohon dimaafkan," kata Omas Wati, saat ditemui di rumah mendiang Mpok Nori, Jumat (4/4).

Pelawak Omas yang sudah menganggap Mpok Nori seperti ibunya sendiri itu merasa betul-betul kehilangan karena ia terbiasa berbagi dengan mendiang, selaku salah satu seniman Betawi yang paling tua.

"Saya betul-betul kehilangan karena biasanya ke Emak (Nori)," kata dia.

Rayakan Imlek, Seniman Borobudur Mandikan Kambing

KONFRONTASI-Seniman Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, yang tergabung dalam Komunitas Seniman Borobudur Indonesia merayakan Imlek 2566/2015 dengan memandikan kambing dengan air bunga.

Kegiatan dalam rangkaian pembukaan pameran lukisan karya seniman Vietnam, Nguyen Ngoc Dan tersebut berlangsung di Limanjawi Art House di Magelang, Kamis.

Pejabat dan Seniman Kirim Karangan Bunga untuk Rinto Harahap

Konfrontasi - Sejumlah pejabat mengucapkan bela sungkawa mereka dengan mengirimkan karangan bunga kepada keluarga Rinto Harahap.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengirimkan karangan bunga berukuran sekitar 1,5 x 1,5 meter yang berwarna putih, hitam, dan merah.

"Turut berduka cita atas meninggalnya Rinto Harahap," bunyi tulisan yang ada di karangan bunga tersebut.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama juga turut mengirimkan bunga berwarna biru dan kuning.

Tuangkan Air Suci ke Makam Lenin, Dua Seniman Aktivis Rusia Ditangkap

Konfrontasi - Dua seniman aktivis ditangkap setelah menuangkan air suci ke atas makam pemimpin Soviet Vladimir Lenin di Red Square dan berteriak "Bangkit dan pergilah", kata laporan media Rusia, Rabu (21/1).

Aksi aktivis, yang direkam pada Senin (19/1) dan diunggah di Internet, dipotong setelah ada dua orang yang menahan kedua seniman, yang telah melewati hambatan lingkaran penjaga makam granit berwarna merah, tempat di mana pemimpin revolusi Bolshevik terbaring dan dibalsam (atau diawetkan).

Pages