semarang

Mensos Ingatkan Masyarakat Jangan Rusak Malam Tahun Baru dengan Cara Destruktif

Konfrontasi - Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan perayaan Tahun Baru 2016 dengan cara-cara yang destruktif atau merusak.

"Termasuk merusak diri sendiri, misalnya merayakan tahun baru dengan minum-minuman keras, free sex. Tolong perbuatan-perbuatan yang destruktif itu dihentikan," katanya di Semarang, Sabtu (26/12/2015).

Pilkada Semarang: Cerita Fiksi Penggelembungan Suara Bertujuan Mendelegitimasi Hasil Pilkada

Konfrontasi - Anggota Komisi Pemilihan Umum, Jawa Tengah, Wahyu Setiawan membantah tudingan penggelembungan suara pada Pilkada Kota Semarang di salah satu TPS 10 di Semarang Utara.

"Cerita fiksi politik tentang proses penggelembungan suara itu bertujuan mendelegitimasi hasil Pilkada Kota Semarang," kata Wahyu, Minggu (13/12/2015), menanggapi rekomendasi pemungutan suara ulang (PSU) di TPS 10 dari panitia pengawas Kota Semarang berdasarkan laporan tim kuasa hukum pasangan Soemarmo HS-Zuber Safawi.

Bawaslu Ajak Kelompok PSK dan Difabel Semarang Ikut Sosialisasi Pilkada

Konfrontasi - Puluhan perempuan dari kelompok Pekerja Seks Komersial (PSK) di Semarang mendapat bimbingan teknis pengawasan Pilkada 2015, dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah.

Uri, salah satu PSK yang ikut dalam bimbingan tersebut, mengaku jadi tahu bentuk-bentuk pelanggaran di Pilkada.

"Di sosialisasi ini kita yang tadinya tidak tahu jadi mengerti pelanggaran atau apa. Kita akan ke mana atau apa," kata Uri di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (29/11/2015).

Surat Terbuka untuk Gandjar Pranowo

Foto: Dokumentasi Yuktiasih Proborini

Foto oleh Adam Muda

Oleh: Yuktiasih Proborini

Dear Pak Gandjar,

Saya adalah salah satu warga Semarang, Jawa Tengah dan kebetulan sekali menyandang disabilitas sehingga untuk melakukan aktivitas harus menggunakan alat bantu, baik kursi roda maupun walker atau tongkat, tergantung saya naik kendaraan apa. Jika bermobil, maka saya bawa kursi roda, jika bersepedamotor, maka saya bawa tongkat.

Saya merasa beruntung masih bisa menikmati Kota Semarang atau pun kota-kota lain, dengan berkendara.

Lewat Secarik Kertas, Ganjar: Yang Punya Mobil Ini Besok Senin Menghadap ke Ruangan Saya

Konfrontasi - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo melakukan inspeksi mendadak penegakan larangan penggunaan kendaraan bermotor bagi pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Provinsi Jateng di Semarang, Jumat (27/11/2015).

Ganjar mengawali sidak dengan bersepeda dari rumah dinas sekitar pukul 06.00 WIB menuju kantor Gubernur Jateng dan menempuh rute Jalan Tumpang Raya, Jalan Kelud Raya, Jalan Pamularsih, Jalan Siliwangi, kawasan Tugu Muda, Jalan Pandanaran, kawasan Simpang Lima, dan Jalan Pahlawan.

Kanal Sastra, Buletin Sastra

"Imaji adalah metafora dalam bentuk lain. Ia hendak menjadi jembatan antara ide-ide di kepala penyair—yang masih abstrak bahkan kadang bagi penyairnya sendiri—dan katakata. Dengan semangat modernis, Imagisme seperti dengan lantang menyatakan bahwa puisi itu art sekaligus craft, seni sekaligus kerajinan. Seorang penyair mestinya adalah juga seorang cendekia. Ia memiliki jiwa seni dan kemampuan berbahasa mumpuni. (Janoary M Wibowo dalam esai "Napas dari Puisi".

Menebar Harapan di Perkampungan Kumuh Kota Semarang

Siang terik itu, saya ditemani sahabat saya, Yuktiasih Proborini, aktivis beragam komunitas di Kota Semarang.

Bersepedamotor, kami menyusuri Kali Semarang menuju Kampung Sumeneban, hingga berhenti di depan sebuah rumah mungil. Rumah yang baru beberapa bulan ini selesai direnovasi. Pemilik rumah, sedang duduk di lantai. Agung Setia Budi, demikian nama panjangnya. Kami sengaja tidak mengabari rencana kedatangan kami.

Merekam Jejak Buku di Pasar Johar

“Seolah kekuatan dan ambisi mereka menempel di ujung jari saya untuk menunjuk dan     menghardik kepada hantu api yang terus bergentayangan. Jika kau bakar buku-buku, maka kau juga sedang membakar manusia!” (Arif F. Kurniawan, 3)

 

Konfrontasi- Kelab Buku Semarang menerbitkan sebuah buku berjudul Kepada Buku-Buku yang Terbakar- Memori Berbuku di Pasar Johar, sebagai sebuah rekam jejak berbuku di Pasar Johar Semarang, sebelum akhirnya pasar itu terbakar habis tanggal 9 Mei 2015.

Pages