SBY

SBY Ingatkan RUU HIP: Hati-hati Bicara Ideologi, Bisa Picu Perpecahan

KONFRONTASI -   Presiden Keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ikut mengomentari polemik pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP). SBY punya pandangan, namun memilih untuk menahan diri.

"Sayang mengikuti hiruk pikuk sosial & politik seputar RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP). Saya juga sudah membaca & mengkaji RUU tsb. Tentu ada pendapat & tanggapan saya. Namun, lebih baik saya simpan agar politik tak semakin panas *SBY*," tulis SBY di akun Twitternya, Selasa (23/6).

Amerika, Are you OK?

“AMERIKA, ARE YOU OK?”


Oleh: Susilo Bambang Yudhoyono


Ada kobaran api di Amerika. Ada kerusuhan dan penjarahan di banyak kota.  Suasananya seperti “perang”.  Puluhan ribu tentara yang ada di wilayah (national guard) sudah dikerahkan dan diterjunkan. Ribuan pengunjuk rasa dan perusuh ditahan. Banyak pula kota yang memberlakukan jam malam.

Dunia tercengang.

Warga Salah Bicara Diciduk, GIB Desak Kapolri Segera Revisi Telegram Penegakan Hukum Penghina Presiden

KONFRONTASI-Presiden keenam RI, Jenderal TNI (Purn) Prof. Susilo Bambang Yudhoyono menyesalkan terjadi ketegangan antara elemen masyarakat dengan para pejabat pemerintah di tengah pandemik virus corona (Covid-19).

SBY tambah khawatir karena ketegangan itu bahkan disertai dengan ancaman untuk "mempolisikan" warga yang salah bicara. Khususnya yang dianggap melakukan penghinaan kepada Presiden dan para pejabat negara.

SBY Minta Masyarakat Gunakan Kata-kata yang Beradab Saat Kritik Pemerintah

KONFRONTASI-Presiden Keenam Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) minta masyarakat tidak berlebihan dalam mengkritisi pemerintah dan menggunakan kata-kata yang lebih 'beradab'.

SBY khawatir sejumlah pejabat pemerintah tidak bisa menerima kata-kata yang keras dan kasar, karena merasa sudah berupaya dan berbuat dalam mengatasi krisis akibat virus Corona (COVID-19) saat ini.

Soal Telegram Polri, Rizal Ramli Salute pada SBY, RR: Mungkin karena Mas Jokowi Tidak Pernah Berjuang untuk Demokrasi ?

KONFRONTASI-Telegram Polri/Kapolri telah memicu kontroversi  dan disesalkan oleh masyarakat (civil society) karena menjadi isyarat kembalinya otoriterisme yang merusak, dan menodai demokrasi di Indonesia. Pandangan tokoh nasional Dr Rizal Ramli  (RR) mengingatkan soal bahaya otoriterisme ini dan menyampaikan salute-nya kepada mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang tanggap dan correct terkait bahaya otoriterisme akibat telegram Polri itu.

Pernyataan SBY Tamparan Keras untuk Jokowi

KONFRONTASI-Pernyataan Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang berharap semua pihak bersatu melawan virus corona (Covid-19) di Tanah Air dinilai sindiran keras terhadap buruknya komunikasi pemerintah pusat.

Begitu kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah dilansir RMOL.id , Rabu (8/4).

"Peryataan SBY menyiratkan keprihatinan tentang kondisi birokrasi pemerintahan hari ini yang compang-camping hadapi wabah," kata Dedi Kurnia Syah.

Pages