22 July 2018

Salamuddin Daeng

Tanggung Jawab Pemerintah di Sektor BBM Hanya Satu Persen

Oleh: Salamuddin Daeng

Subsidi yang diberikan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi masyarakat hanya tinggal seupil. Itu mirip belas kasihan saja, bukan kebijakan subsidi sebagaimana layaknya.

Subsidi BBM adalah kewajiban pemerintah yang ditetapkan oleh Konstitusi Dasar negara ini dan diatur dengan UU sektor energi. Subsidi merupakan cara suatu negara mempertahankan dan memperkuat ketahanan ekonomi negara tersebut dari gempuran liberalisasi perdagagan.

Demi Masa Depan Indonesia, Pandangan Para Ekonom Ini Layak Dicermati

KONFRONTASI-Kondisi perekonomian Indonesia di bawah Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla kian tidak menentu. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang terus tergerus kian memperparah degradasi ekonomi yang tengah terjadi. Atas kondisi tersebut, rasanya patut kita simak pandangan dari tiga ekonom kritis berikut ini.

1.Fuad Bawazir

Pilkada Langsung dan Otonomi Daerah Biang Kerusakan Sistem Bernegara

OLEH: SALAMUDDIN DAENG
Peneliti Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI)

Otonomi negara dan pilkada langsung adalah sumber kerusakan utama dalam sistem Negara Kesatuan Republik Indonesia. Proyek ini merupakan proyek nekolim kelas satu dan merupakan prioritas rezim global dalam menghancurkan sistem Negara Indonesia merdeka.

Beban Utang BUMN dan Nasib Rakyat

Oleh: Salamudin Daeng
(Peneliti Asosiasi ekonomi Politik Indonesia – AEPI)

Salah satu strategi pembiayaan pembangunan tertama dalam pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla adalah keuangan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Sebanyak 114 BUMN yang masih tersisa sampai dengan tahun 2018 (setelah holding BUMN tambang dan BUMN Migas) sebagian diperankan secara maksimal untuk mewujudkan ambisi mega proyek infrastruktur.

Siasat Rentenir Internasional Menjajah Negara Kere

Oleh: Salamuddin Daeng

Tahap 1. Rancanglah mega proyek apa saja termasuk infrastruktur dalam jumlah sangat besar yang tidak akan mampu dibiayai dengan penerimaan APBN suatu negara atau kas BUMN suatu negara.

Tahap 2. Tempatkan orang orang dalam jabatan terkait dengan perencanaan ini seperti kementerian Bappenas, kementerian BUMN dan kementrian keuangan sebagai agen yang menjalankan mandat pemberi utang.

Dolar Menguat, Jokowi Untung?

Oleh: Salamuddin Daeng

Sore kemarin nilai tukar Dolar AS terhadap rupiah ditutup menguat di posisi Rp. 13.900 /USD menurut laporan Bank Indonesia (BI).  Pelemahan rupiah terus berlangsung sepanjang awal kwartal Ii ini. Penguatan USD tampaknya akan terus berlangsung seiring kebijakan Amerika Serikar terkait suku bunga.

Pelapor Ekonom Salamuddin Daeng Ditantang Debat Terbuka Soal Freeport

KONFRONTASI - Pada hari Jumat, 2 Februari 2018, sahabat seperjuangan kami, Salamuddin Daeng, memenuhi panggilan Bareskrim Polda Metro Jaya, untuk dimintai keterangan terkait tulisannya tentang Freeport yang beredar luas media sosial. Salamuddin Daeng dimintai keterangan selama 12 jam oleh penyidik di Krimsus Polda Metro Jaya.

Salamuddin Daeng Dikriminalisasi dengan Menggunakan Pasal UU ITE Terkait Tulisannya Soal Freeport

KONFRONTASI - Pada hari Jumat, 2 Februari 2018, sahabat seperjuangan kami, Salamuddin Daeng, memenuhi panggilan Bareskrim Polda Metro Jaya, untuk dimintai keterangan terkait tulisannya tentang Freeport yang beredar luas media sosial. Salamuddin Daeng dimintai keterangan selama 12 jam oleh penyidik di Krimsus Polda Metro Jaya.

 

Harga Acuan Batubara untuk Pembangkit Listrik: Korupsi Sempurna Zaman Now?

Oleh: Salamuddin Daeng

Sejak november 2016 Harga Acuan Batubara (HBA) langsung naik setinggi langit.

HBA merupakan dasar dalam menetukan tarif listrik yang dihasilkan oleh swasta yang wajib dibeli oleh PLN.

Menteri ESDM yang baru Ignatius Jonan diangkat sebagai menteri Oktober 2016. Harga rata rata  batubara saat itu di pasaran hanya 40 USD

Kebijakan Menteri ESDM Tentang Harga Acuan Batubara untuk Pembangkit Listrik Super Ngeruk dan Hancur

“Harga Batubara Acuan (HBA) Januari 2018 ditetapkan USD 95,54/ton. Ini batubara belinya dari planet mars ?”

Oleh : Salamuddin Daeng

Pantas saja listrik Indonesia ini super mahal dan mencekik rakyat. Ternyata ini bersumber dari kebijakan pemerintah yang menetapkan Harga Batubara Acuan (HBA).

Pages