rusia

Propaganda Rusia, Jokowi Blunder?

Oleh : Haz Pohan

 

BUKAN hanya kampanye Pilpres menjadi meriah.  Pidato Presiden Jokowi yang menyebutkan ada ‘propaganda ala Rusia’ sedang beroperasi pada saat ini yang langsung dibantah oleh Dubes Federasi Rusia untuk Indonesia.  Juga melalui akun Twitter Russian Embassy.  Hubungan bilateral kita berpotensi terganggu karena ‘name calling’ dan ‘naming and shaming’ ini.

Propaganda Rusia, Kecerobohan Jokowi

Gaya calon presiden Joko Widodo belakangan berubah 180 derajat. Dari bertahan, balik menyerang. Sayang serangan Jokowi ceroboh. 
 
Serangan yang dilontarkan Jokowi tak terukur. Bukti paling terlihat adalah ketika Jokowi menggunakan diksi 'Propaganda Rusia' saat mengomentari hoaks. Pilihan kata Jokowi jelas ceroboh. Tak heran bila kedutaan besar Rusia di Indonesia langsung bereaksi dan menyatakan istilah 'Propaganda Rusia' tidak berdasarkan realitas. 
 
Rusia juga menyatakan tak ikut campur dalam pemilihan umum di Indonesia. 
 

Memo: Rusia akan memonitor lalu lintas udara Israel, Arab Saudi, dan Eropa dari Suriah

KONFRONTASI -  Kantor berita Memo melaporkan pada Minggu (7/10) bahwa Sistem pertahanan dan pengawasan canggih yang akan dikirim Rusia ke Suriah  bisa memantau pergerakan penerbangan di Israel, Arab Saudi dan Eropa.

“Kami akan tahu jika ada pesawat yang memasuki wilayah udara Suriah, bahkan juga pesawat yang beroperasi di landasan, baik itu di Israel, Arab Saudi atau bahkan di Eropa,” Vladimir Mikheyev, wakil direktur pertama Pengembang Teknologi Radio Elektronik Rusia.

Hengkang dari Perjanjian INF, Rusia akan Kembangkan Rudal Terlarang

 KONFRONTASI-Presiden Vladimir Putin mengatakan Rusia menghentikan partisipasinya dalam perjanjian INF setelah Amerika Serikat (AS) memutuskan untuk menangguhkannya. Rusia akan mengembangkan rudal yang sebelumnya dilarang berdasarkan ketentuan tersebut.

“Tanggapan kita akan menjadi cermin. Mitra kami, AS, mengatakan bahwa mereka menghentikan keikutsertaan mereka dalam perjanjian itu, dan kami melakukan hal yang sama,” kata Putin di Moskow sehubungan dengan Perjanjian Kekuatan Nuklir Jarak Menengah (INF).

Rusia Sarankan Rusia Kembali ke Liga Arab

KONFRONTASI-Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pada Sabtu (26/1) menyerukan dicairkannya keanggotaan Suriah di Liga Arab, dua bulan sebelum organisasi pan-Arab tersebut melakukan pertemuan puncak tahunan di Tunisia pada Maret.

"Kami ingin Tunisia mendukung proses kembalinya Suriah ke keluarga Arab serta Liga Negara Arab," kata Lavrov kepada wartawan dalam taklimat bersama dengan timpalannya dari Tunisia Khamis Al-Jahwani di Tunis, Tunisia, dan seperti dikutip oleh Kantor Berita TASS.

Rusia Isyaratkan Bakal Balas Uni Eropa atas Sanksi Terhadap Empat Intelnya

KONFRONTASI-Rusia menyiratkan tindakan kebijakan membalas Uni Eropa yang menjatuhkan sanksi terhadap pejabat senior di badan intelijen Rusia, GRU.

Dikutip dari laman CNN Amerika Serikat, Uni Eropa mengumumkan pada Senin kemarin bahwa sanksi yang diberikan menargetkan empat orang intelijen atau intel Rusia karena dianggap terlibat dalam penyerangan terhadap mantan agen ganda Rusia, Sergei Skripal dan putrinya, Yulia di Salisbury, Inggris.

Rusia Tolak Rencana Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Baru

KONFRONTASI-Moskow menolak keras rencana Uni Eropa (UE) untuk memberlakukan sanksi terhadap Rusia terkait dengan insiden Sergei Skripal.

Para Menteri Luar Negeri negara anggota UE dilaporkan berencana untuk menyusun daftar hitam pertama sesuai dengan peraturan baru Dewan Eropa terhadap mereka yang bertanggung jawab memproduksi dan menggunakan senjata kimia. Keputusan itu akan dibuat selama sesi rencana pertama Dewan Eropa, yang akan diadakan hari ini.

Pages