rusia

Diminta AS Tarik Pasukan dari Venezuela: Rusia Tagih Janji Trump Tarik Pasukan dari Suriah

KONFRONTASI -   Rusia balik menyerang Amerika Serikat (AS) saat didesak untuk menarik pasukannya dari Venezuela. Moskow mendesak Washington untuk memenuhi janjinya untuk menarik pasukan di Suriah sebelum memberikan pernyataan tentang tentara Rusia di Venezuela.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova mengatakan, Presiden Donald Trump harusnya terlebih dahulu memenuhi janjinya untuk menarik pasukan AS dari Suriah sebelum menyerukan Rusia untuk "keluar" dari Venezuela.

Militer Rusia Kembangkan Helikopter Berkecepatan Tinggi dengan Jet di Ekor

KONFRONTASI -  Central Aerohydrodynamic Institute Rusia, yang juga dikenal dengan akronim Rusia TsAGI, mengklaim tengah menjajaki konsep-konsep untuk helikopter gabungan berkecepatan tinggi untuk penyelamatan dan peran utilitas ringan di kawasan Arktik yang semakin strategis. 

Uji Coba Beberapa Minggu ke Depan: Bagaimana Rusia dapat 'menarik' diri dari internet dunia?

KONFRONTASI -  Dalam beberapa minggu ke depan, pemerintah Rusia akan melakukan uji coba untuk 'mencabut' negara itu dari internet dunia.

Meskipun tanggalnya belum diketahui, pengujian ini diperkirakan akan terjadi sebelum tanggal 1 April, karena saat itu adalah hari terakhir bagi pembuat undang-undang untuk mengusulkan perubahan peraturan bernama Digital Economy National Program.

Putin Klaim Rusia Telah Gagalkan 600 Aksi Spionase Asing

KONFRONTASI-Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan dinas keamanan negara itu menghentikan hampir 600 agen asing dan personel intelijen tahun lalu. Ia menyatakan bahwa musuh berusaha untuk mencampuri urusan dalam negeri Rusia.

"Badan kontra intelijen bertindak efektif dan ofensif tahun lalu. Berkat operasi khusus yang berhasil, 129 staf staf dan 465 agen layanan khusus asing dihentikan," ujar Putin dalam rapat dewan Dinas Keamanan Federal (FSB) atau dinas intelijen Rusia, lembaga yang dipimpinnya sebelum menjadi Presiden.

Menlu Rusia: Kuba dan Nikaragua Jadi Target AS Setelah Venezuela

KONFRONTASI-Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov menuturkan, pernyataan pejabat Amerika Serikat (AS), yang mengatakan bahwa hari Presiden Venezuela, Nicolas Maduro telah dinomori, berarti bahwa Kuba dan Nikaragua akan menjadi yang berikutnya.

Lavrov menekankan bahwa "Doktrin Monroe" artinya jika dibandingkan dengan doktrin yang sekarang sedang dibentuk, yang berarti bahwa AS merebut hak untuk menggunakan kekuatan di mana pun mereka ingin menggulingkan rezim, karena alasan tertentu atau hanya karena tidak sesuai dengan mereka.

Putin Ancam Serang AS Jika Berani Sebar Rudal di Eropa

KONFRONTASI-Presiden Rusia, Vladimir Putin mengatakan, Rusia akan menanggapi setiap penyebaran senjata nuklir jangka pendek atau menengah Amerika Serikat (AS) di Eropa dengan menargetkan tidak hanya negara-negara di mana mereka ditempatkan, tetapi AS sendiri.

Dalam pidatonya di Parlemen Rusia, Putin mengatakan Moskow tidak mencari konfrontasi dan tidak akan mengambil langkah pertama untuk mengerahkan rudal sebagai tanggapan atas keputusan Washington bulan ini untuk mundur dari Perjanjian INF.

Kedutaan Rusia di Indonesia: Kami Tidak Pernah Campuri Pemilu Indonesia

KONFRONTASI -   Kedutaan Besar Rusia di Indonesia mengeluarkan pernyataan yang menegaskan pemerintahnya tidak mencampuri pemilu di Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan untuk menaggapi pidato calon presiden petahana Joko Widodo di Solo, Jawa Tengah, Minggu (4/2), yang menyebut pemakai konsultan asing dalam berpolitik cenderung tidak memikirkan dampaknya bagi rakyat, salah satunya dengan teori propaganda Rusia.

Jokowi, Propaganda Rusia dan Rand Corporation

KONFRONTASI- Beberapa hari yang lalu Jokowi menyatakan bahwa kubu lawannya atau Prabowo telah menggunakan "Propaganda Rusia" atau "Firehose of Falsehood" dalam (kampanye) perpolitikan kita. Dihadapan para alumni ITS dan Jatim yang memberi gelar Jokowi "Cak Jancuk", dia meminta agar propaganda Rusia ini dilawan, karena tidak beradab.

(Dr. Syahganda Nainggolan, Sabang Merauke Circle)

"Hoax Propaganda Rusia dan Kualitas Politik Petahana''

Pernyataan Presiden Joko Widodo terkait ada tim sukses yang menggunakan "propaganda Rusia" hanya memiliki dampak elektoral negatif . Dampak lain misalnya hubungan bilateral, sepertinya tidak ada karena Rusia tidak menanggapi serius pernyataan tersebut.

Demikian disampaikan pakar politik internasional Teguh Santosa dalam diskusi publik bertajuk "Hoax Propaganda Rusia: Kualitas Politik Internasional Indonesia Hari Ini di Mata Dunia" di Tebet Barat Dalam IV, Jakarta, Sabtu (9/2).

Pages