Rupiah

Nilai Tukar Rupiah Jadi Lemas Akibat Trump Positif Covid-19

Konfrontasi - Kabar Presiden AS Donald Trump dan istri positif terinfeksi Covid-19 memengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan di pasar spot Jakarta, hari ini Jumat (2/10), ikut lemas.

Rupiah ditutup melemah 30 poin atau 0,2 persen menjadi Rp14.865 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.835 per dolar AS.

"Dari eksternal, pergerakan rupiah hari ini dipengaruhi kabar Donald Trump yang terkonfirmasi positif COVID-19," kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Jumat (2/10/2020).

"Sempurna", Rupiah Melemah Terus Pekan Ini & Terburuk Asia

KONFRONTASI -   Nilai tukar rupiah kembali melemah melawan dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (14/8/2020), bahkan sempat mendekati level Rp 14.800/US$. Dolar AS sebenarnya sedang lesu, tetapi rupiah juga terbebani isu resesi.

Melansir data Refinitiv, rupiah membuka perdagangan dengan stagnan di Rp 14.700/US$. Tetapi tidak lama langsung masuk ke zona merah. Depresiasi rupiah terus membengkak hingga 0,47% ke Rp 14.769/US$, yang menjadi level terlemah intraday.

HP Butut dan Gaji 140M Rupiah

KONFRONTASI -   Siapa yang tidak kenal pemain bola hebat berdarah Afrika ini. Dengan penghasilan sekitar 9 juta dolar pertahun (sekitar 140 milyar RP), dan selalu tertangkap kamera membawa handphone yg sudah retak layarnya. Jawabannya selalu sama saat ditanya oleh wartawan mengapa dia tidak membeli yang baru. 'Aku masih bisa memperbaikinya'.  

Saat wartawan mendesak kenapa dia tdk membeli yang baru saja, dia berkata 
"Saya sanggup membeli ribuan HP baru, 10 mobil Ferrari, 2 pesawat Jet, jam berlian,tapi apa gunanya untuk saya...

Nasib 6 Pecahan Rupiah Ini Tak Laku Lagi pada Akhir Tahun 2020, Segera Tukarkan

Konfrontasi - Enam pecahan uang rupiah yang sudah dicabut dari peredaran tak bisa lagi ditukarkan pada 2021. Uang pecahan ini sebenarnya sudah dicabut sejak 1988 lalu namun Bank Indonesia (BI) masih memberikan batas waktu penukaran dengan nominal yang sama hingga 31 Desember 2020.

Memang, uang-uang pecahan ini adalah Tahun Emisi lama. Bank sentral menyebut penarikan atau pencabutan ini karena untuk menekan peredaran uang palsu dan makin berkembangnya teknologi pengamanan uang.

Pecahan apa saja ya yang tak bisa lagi ditukar? Berikut berita selengkapnya:

Berdasarkan situs resmi bi.go.id ada 6 jenis pecahan yang tak bisa lagi digunakan tahun depan.

  1. Uang pecahan Rp 500 Tahun emisi 1968 bergambar Sudirman. Uang ini sebenarnya sudah dicabut sejak 02 April 1988. BI sebelumnya masih memberikan waktu hingga 31 Desember 2020.
  2. Uang pecahan Rp 100 Tahun Emisi 1968 bergambar Sudirman. Uang ini sudah dicabut sejak 2 April 1988. Kemudian batas penukaran hingga 31 Desember 2020.
  3. Uang pecahan Rp 5.000 Tahun Emisi 1975. BI telah mencabut uang ini pada 2 April 1988 dan batas penukaran 31 Desember 2020.
  4. Uang pecahan Rp 1.000 Tahun Emisi 1975 dengan tanggal pencabutan 2 April 1988 dan batas penukaran 31 Desember 2020.
  5. Uang pecahan Rp 500 Tahun Emisi 1977 dengan tanggal pencabutan 2 April 2020 dan batas akhir penukaran 31 Desember 2020.
  6. Uang pecahan Rp 100 Tahun Emisi 1977 dengan tanggal pencabutan 2 April 2020 dan batas penukaran 31 Desember 2020.

Penguatan Rupiah Terhadap Dolar AS Masih Rentan Terkoreksi

KONFRONTASI-Pemerintah diharapkan untuk tidak merasa bangga lantaran nilai tukar rupiah menguat.

Peneliti dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudhistira menilai, penguatan nilai rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih sangat rentan kembali berubah menjadi lemah.

"Itu cuma kebanggaan temporer dan semu. Penguatan rupiah masih temporer dan rentan terkoreksi," ucap Bhima Yudhistira kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (8/6).

Ditutup Rp13.877 per USD, Gubernur BI: Nilainya Masih Undervalued

Konfrontasi - Nilai tukar Rupiah menguat pada penutupan perdagangan hari ini, Jumat (5/6/2020) ke level Rp13.877 per USD. Rupiah menguat sebesar 217 poin terhadap mata uang Paman Sam.

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan, strategi bauran ekonomi yang sudah diterapkan Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) saat ini menambah gaya gedor tersendiri bagi terlaksananya roda perekonomian.

Pengamat: Rezim Jokowi Bisa Dikutuk 7 Turunan Oleh Umat Islam Jika Gunakan Dana Haji untuk Perkuat Rupiah

KONFRONTASI-Pengalihan dana simpanan penyelenggaraan haji untuk membantu penguatan kurs rupiah diprediksi akan banyak ditentang jemaah haji di Indonesia.

Menurut Direktur Eksekutif Indonesia Future Studies (INFUS), Gde Siriana Yusuf, penolakan bisa terjadi karena saat ini ada tiga krisis yang ditangani pemerintah. Sementara dana simpanan penyelenggaraan haji sebesar 600 juta dolar AS tidak cukup untuk menutupi krisis-krisis tersebut.

Pages