21 January 2019

RR

Warga Antusias Sambut Aksi PADI oleh Para Alumni Universitas Moestopo

KONFRONTASI- Para alumni Universitas Prof Dr Moestopo (Beragama) menyatakan dukungan untuk pasangan calon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

Deklarasi kelompok yang menamakan diri sebagai Padi Moestopo dilakukan dengan berbagai aksi yang digelar di sepanjang Jalan Raya Hang Lekir, Jakarta Selatan, Sabtu (19/1).

Rizal Ramli dan Gerindra Ingatkan, agar Rakyat Sadar : Program ‘Dana Desa’ Bukan Milik Jokowi

KONFRONTASI- Ekonom senior/negarawan Rizal Ramli (RR) menyampaikan pernyataan terkait UU Desa, dan bantuan Rp 1 miliar per desa. “Ada yang ngaku-ngaku sangat berjasa merumuskan UU Desa dan Alokasi Dana Rp1 Milyar per Desa,” tulis Rizal pada akun Twitternya.

RR juga menjelaskan, bahwa sejumlah tokoh yang merumuskan soal UU Desa serta pembangunan desa, jarang muncul namanya di peredaran dan tidak banyak yang mengentahui.

Rizal Ramli: Ada yang Ngaku-ngaku sangat Berjasa merumuskan UU Desa

KONFRONTASI- Tokoh nasional Rizal Ramli (RR) mengingatkan, ada yang ngaku-ngaku  sangat berjasa merumuskan UU Desa dan Alokasi Dana Rp1 Milyar per Desa.

Impor Pangan itu bukti Jokowi Kerja Untuk Petani Thailand dan Vietnam, kata Rizal Ramli

KONFRONTASI- Tokoh nasional  Rizal Ramli menyayangkan Indonesia yang jadi raja import dengan nilai fastastis mencapai 23 triliun, “Itu setara dengan 2 kali anggaran milik Departemen Pertanian. pertanyaannya adalah pemerintah itu kerja untuk siapa ? petani Thailand, petani Vietnam, petani besar garam Australia,” tanya Rizal Ramli dihadapan sejumlah jurnalis di Surabaya, Rabu (16/1/2019).

Rizal Ramli: Yang Penting Ganti Presiden Dulu Lah

KONFRONTASI- Debat pertama Prabowo vs Jokowi sudah menunjukkan bahwa Prabowo itu pemimpin nyata dan Jokowi itu petugas politik yang doyan melihat contekan untuk berdebat di ruang publik, tidak punya malu mencontek. Sikap Jokowi ini menjungkirbalikkan, membantah dan meluruhkan sejumlah lembaga survei  (bayaran) yang mengunggulkan Jokowi-Maruf Amin itu sendiri, yang disulap menang atas Prabowo-Sandiaga di atas 20 persen. Itu jelas survei bayaran. Sehingga mantan Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman, Rizal Ramli tidak percaya dengan hasil itu.

Rizal Ramli Sedih dan Prihatin: Jokowi Kerja Untuk Petani Thailand dan Vietnam

KONFRONTASI- Tokoh nasional Rizal Ramli menyayangkan Indonesia yang jadi raja import dengan nilai fastastis mencapai 23 triliun, “Itu setara dengan 2 kali anggaran milik Departemen Pertanian. pertanyaannya adalah pemerintah itu kerja untuk siapa ? Jelas untuk petani Thailand, petani Vietnam, petani besar garam Australia,” tanya Rizal Ramli dihadapan sejumlah jurnalis di Surabaya, Rabu (16/1/2019). RR mengaku prihatin dan sedih atas langkah pemerintah Jokowi impor pangan.

Kepada Gus Dur, Rizal Ramli Usulkan Baharudin Lopa jadi Jaksa Agung

KONFRONTASI- Ternyata  tokoh nasional Rizal Ramli  (RR) gigih  usulkan kepada Pres Gus Dur untuk angkat Prof Baharudin Lopa sebagai Jaksa Agung karena integritas & profesionalisme-nya yang hebat.

''Gus Dur ingin ganti Jaksa Agung Marzuki Darusman, dan itu  bagus, tapi kalau menyangkut partainya, sahabat saya itu ragu ragu  & lamban,''ujar RR.

Prabowo Berani Basmi Kartel Impor Pangan, Jokowi Tidak! Buktinya, Mendag Impor Pangan

KONFRONTASI- Dari dua calon presiden yang bertarung di Pilpres 2019, siapakah yang berkomitmen tidakakan  melakukan impor dan berani melawan kartel impor pangan?
Ekonom senior DR Rizal Ramli sudah menguji. Rizal menceritakan pernah mengajukan pertanyaan tentang itu kepada Prabowo Subianto dan Joko Widodo.

Rizal Ramli: Jokowi Tidak Korupsi, tapi Kebijakan Ekonominya Bikin Susah Rakyat!

KONFRONTASI- Sejumlah lembaga survei mengunggulkan Jokowi-Maruf Amin menang atas Prabowo-Sandiaga di atas 20 persen. Namun mantan Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman, Rizal Ramli tidak percaya dengan hasil itu.

Natalius Pigai Curiga Jokowi Dikelilingi Pelanggar HAM. Rizal Ramli merasa Miris soal Theys Eluay

KONFRONTASI- Mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai menilai Presiden Joko Widodo atau Jokowi tidak berani membongkar kasus penculikan aktivis 1998 . Natalius Pigai menduga Jokowi tidak berani membokar penculikan kasus tersebut lantaran banyak terduga pelaku pelanggaran HAM di sekitarnya.

Pages