22 March 2019

RR

RR sebut Jarak Antara Jokowi & Prabowo Makin Tipis, Tak Sampai 10%.

KONFRONTASI- Mantan Menteri Perekonomian Rizal Ramli kesal soal sejumlah hasil survei yang sesumbar memenangkan elektabilitas capres Jokowi dari rivalnya Prabowo Subianto.

Ciptakan Lapangan Kerja Baru, Rizal Ramli: Ekonomi Harus Naik 8%

KONFRONTASI- Tokoh nasional Dr Rizal Ramli menegaskan, apabila ekonomi saat ini tidak ada perubahan dan mandek di angka 5 %, maka akan sulit untuk menciptakan lapangan kerja baru. Kecuali kata dia, ekonomi naik hingga 8%.

Rizal Ramli, Wisnu Wardana, dan Erwin Aksa Hadiri Dukungan Pengusaha ke Prabowo-Sandi

KONFRONTASI- Pengusaha yang tergabung dalam Aliansi Pengusaha Nasional berkumpul di Djakarta Theater, Jakarta, Kamis (21/3/2019).

Mereka akan menyatakan dukungan kepada calon presiden-calon wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.

Dalam acara itu, hadir pula pengusaha asal Sulawesi Selatan yang juga keponakan Jusuf Kalla, Erwin Aksa dan mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli. Mantan Ketua DPRD Surabaya Wisnu Wardana juga menghadiri acara tersebut.

Rizal Ramli Kritik Kartu Sakti Jokowi: Bagai Jual Permen Lolypop

KONFRONTASI- Mantan Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli mengkritik program bantuan sosial yang jadi salah satu andalan calon presiden nomor 01 Joko Widodo atau Jokowi dalam bentuk 3 kartu. Mantan Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli mengkritik program bantuan sosial yang jadi salah satu andalan calon presiden nomor 01 Joko Widodo atau Jokowi dalam bentuk 3 kartu. 

RR: Di bawah Joko Widodo, Ekonomi Mandeg di 5%, Jangan Mimpi Lapangan Kerja Bertambah

KONFRONTASI- Pokok-pokok pikiran tokoh nasional DR RIZAL RAMLI, disampaikan di acara IBF TV One, 20/3/2019. Rizal Ramli (RR) mengingatkan, era Jokowi ekonomi mandeg di 5% selama 4 tahun terakhir, dan  jangan mimpi lapangan kerja bertambah. RR juga menilai, strategi pengelolaan yang diterapkan BPJS Kesehatan di era pemerintahan Jokowi kurang profesional. Akibatnya, terus mengalami defisit keuangan. Berikut ini pokok-pokok pikirannya:
 
1. BPJS

RR: Solusi Pemerintah Jokowi Soal BPJS Kesehatan Hanya Parsial

KONFRONTASI- Mantan menteri perekonomian era presiden Gus Dur, Rizal Ramli (RR) menilai, strategi pengelolaan yang diterapkan BPJS Kesehatan di era pemerintahan Jokowi kurang profesional. Akibatnya, terus mengalami defisit keuangan.

Menurut dia, solusi yang digunakan pemerintah saat ini melalui pemberian dana talangan (bailout) sebesar Rp 4,999 triliun untuk Badan BPJS Kesehatan, merupakan solusi sementara. Diperlukan strategi baru untuk memperbaiki masalah defisit BPJS Kesehatan tersebut. 

Rizal Ramli: Rencana bagi-bagi Kartu Pemerintahan Joko Widodo adalah Solusi Recehan

KONFRONTASI- Tokoh nasional Dr Rizal Ramli mengingatkan Presiden Joko widodo dan Kabinetnya bahwa rencana bagi-bagi kartu pemerintahan Widodo adalah solusi recehan, yang tidak menyelesaikan masalah secara komprehensif. Apakah itu kartu sehat, kartu sembako, kartu pra kerja, kartu pra pintar dll.

''Bagaikan jualan permen lolypop, hanya pemanis yang menggiurkan, tetapi tidak mampu menyelesaikan kemunduran kita dalam pendidikan, kesehatan, lapangan kerja,''kata RR, Menko Ekuin Era Presiden Gus Dur.

Kejutan dalam Pemilu/Pilpres di Indonesia? Surprise in Indonesia's Election?

Oleh: Rizal Ramli

Surprise in Indonesia's Election?

by Rizal Ramli

NEW STRAITS TIMES- Could Prabowo Subianto, who is running against incumbent Joko Widodo in next month’s presidential election, emerge as Indonesia’s next leader?

Rizal Ramli: Kalau Joko Widodo Menang, China (RRC) Semakin Berpengaruh Di Indonesia

KONFRONTASI- Pemerintahan Jokowi Widodo gagal menempatkan diri sebagai kekuatan penyeimbang di tengah pergaulan internasional. Hanya dalam beberapa tahun, Jokowi dan tokoh-tokoh kunci di belakangnya membuat Indonesia berada di bawah pengaruh Republik Rakyat China, terutama secara ekonomi.

Begitu antara lain dikatakan ekonom senior DR. Rizal Ramli di kediamannya, Jalan Bangka IX, Jakarta Selatan, Sabtu siang (16/3).

"Bila Jokowi menang dalam pemilihan presiden mendatang, China akan semakin dalam menguasai Indoneaia," ujar Rizal.

Pages