Rodrigo Duterte

Philippines' Duterte slams US for halting rifle sale

KONFRONTASI-Philippine leader Rodrigo Duterte has lashed out at the United States for halting a planned sale of 26,000 rifles to his country, calling those behind the decision "fools" and "monkeys" and indicating he might turn to Russia and China for the weapons instead.

Duterte said in a televised speech on Wednesday that he had "lost respect" for Washington. 

"Look at these monkeys, the 26,000 firearms we wanted to buy, they don't want to sell," he said.

Ditegur Tuhan, Duterte Janji Tidak Lagi Berkata Vulgar dan Kasar

KKONFRONTASI - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte kembali menyebut Tuhan dalam pernyataannya. Pada Jumat (28/10), ia mengatakan telah berjanji pada Tuhan untuk tidak lagi berkata vulgar dan kasar.

“Saya mendengar suara yang meminta saya berhenti mengumpat atau pesawat akan kecelakaan di udara, jadi saya berjanji,” kata dia pada reporter di bandara. Duterte baru saja tiba di Filipina setelah kunjungannya ke Jepang.

Duterte says Philippines could join sea exercises with Japan, again vents anger at U.S.

KONFRONTASI-Philippine President Rodrigo Duterte said on Thursday his country could join naval exercises with Japan, but repeated there would be no more war games with long-time ally the United States and again gave vent to his anger against Washington.

Duterte also said he had explained to Japanese Prime Minister Shinzo Abe in talks on Wednesday just why he resented the United States, reiterating that Washington treated the Philippines like "dogs on a leash" and lectured about human rights in connection with his domestic campaign against drugs.

Duterte Minta Seluruh Pasukan Asing Minggat dari Filipina Dalam 2 Tahun

KONFRONTASI-Presiden Filipina, Rodrigo Duterte menyerukan penarikan semua pasukan asing dari Filipina dalam jangka waktu dua tahun. Hal itu diungkapkannya saat berbicara dengan pengusaha pada awal kunjungan tiga harinya ke Jepang.

Duterte mengakui jika pernyataannya baru-baru ini tentang pemisahan militer Manila dari Amerika Serikat (AS) telah membuat marah Washington. Namun ia bertekad untuk melakukan kebijakan luar negeri yang independen.

Philippine President Duterte wants US troops out in two years

KONFRONTASI - Philippine President Rodrigo Duterte says he wants US troops out of his country in the next two years, amid rising tensions between Manila and Washington.

Duterte told an economic forum in the Japanese capital Tokyo on Wednesday that Manila was also willing to scrap defense pacts with Washington if necessary.

Philippines' Duterte tells Japan his China visit was just economics, blasts U.S.

KONFRONTASI-Philippine President Rodrigo Duterte sought to assure Japan on Wednesday that his high-profile visit to China last week was about economics, not security, and vowed to stand on Tokyo's side over the disputed South China Sea when the time came.

Earlier in the day, Duterte reiterated his harsh words for long-time ally Washington, saying he might end defense treaties.

Philippines Duterte tells U.S. to forget about defense deal 'if I stay longer'

KONFRONTASI-Philippine President Rodrigo Duterte hit out at the United States on Tuesday, saying he did not start a fight with Washington and it could forget about a military agreement between both countries if he were to be in power longer.

Duterte said he was against the presence of any foreign troops in his country and the United States could "forget" an Enhanced Defence Cooperation Agreement (EDCA) with the Philippines, if he stayed longer, without elaborating.

Duterte: Cukup Sudah Amerika Bermain dengan Tentara Filipina

KONFRONTASI-Kemesraan Filipina dengan Amerika Serikat 9AS) nampaknya telah berakhir. Presiden Rodrigo Duterte mengatakan negaranya hanya bersedia untuk mengadakan latihan militer bersama dengan China atau Rusia, tidak dengan AS.

Pernyataan Duterte ini dikeluarkan dalam sebuah wawancara TV, menjelang kunjungannya selama empat hari ke Beijing. Seperti diketahui, kunjungannya ini ditujukan untuk membahas sengketa Laut China Selatan dan peningkatan hubungan bilateral kedua negara.

Rakyat Filipina Lebih Percaya AS Ketimbang China

KONFRONTASI-Masyarakat Filipina masih lebih memercayai Amerika Serikat daripada China, kata jajak pendapat, Selasa, meskipun Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, berpidato anti-Amerika dan bergerak tiba-tiba ke arah Beijing.

Meskipun kepercayaan kepada kedua negara itu sedikit turun sejak jajak pendapat sebelumnya pada Juni, jajak pendapat Social Weather Stations (SWS) pada 24 hingga 27 September menunjukkan, 55 persen warga Filipina "sedikit percaya" kepada China berbanding 11 persen memiliki keraguan terhadap Amerika Serikat.

Soal Sengketa LCS, Duterte: Keputusan mahkamah Arbitrase Jadi Acuan

KONFRONTASI-Presiden Filipina Rodrigo Duterte, Minggu, menyatakan bahwa pihaknya akan mengangkat putusan arbitrase atas kontroversi Laut China Selatan (LCS) saat bertemu pemimpin China dan berjanji tidak akan menyerahkan kedaulatan atau menyimpang dari putusan Mahkamah Internasional di Den Haag, Belanda, pada Juli lalu.

Pages