17 September 2019

Rocky Gerung

Rocky Gerung: Kalau Saya Kasih Solusi, Ya Ganti Presiden

KONFRONTASI - Rocky Gerung membawakan kuliah umum di hadapan ratusan

Tidak ada teks alternatif otomatis yang tersedia.

(Jft/PortalIslam)

Cenderung Bikin Bangkrut Ekonomi dan Sosial, Jokowi Tidak Pantas Dipilih 2019? kata Aktivis Senior Ini

KONFRONTASI- Secara intelektual, Jokowi jelas sangat jauh di bawah Rocky Gerung. Karena defisit intelektual, bahkan tampak tidak kompeten dan tidak intelek, Jokowi sering disebut para inteligensia dan akademisi sebagai petugas partai yang miskin visi dan pembawa arus  anti-intelektualisme. Sehingga sangat memalukan bangsa ini di mata dunia. Kita merasa, Jokowi tidak pantas maju capres 2019, namun elite sekelilingnya mendorong dia maju 2019.

Refleksi Rocky Gerung atas Reuni 212, Momen menjadi Monumen

 

KONFRONTASI- Inteligensia terkemuka dan ahli filsafat politik Rocky Gerung mengungkapkan kesan dan pesannya atas peristiwa Reuni 212 yang dihadiri 7 juta orang dan mengejutkan masyarakat domestik maupun internasional. Inilah pandangan obyektif Rocky Gerung, pengajar Filsafat UI yang sangat keren dan beken itu, mengenai aksi Reuni 212 :

1. Kalau pers Indonesia sampai tidak memberitakan peristiwa 212 kemarin, maka pers nasional telah memalsukan sejarah.

2. Reuni 212 adalah reuni akal sehat untuk melawan ketidakadilan.

Bantah Terlibat Kasus Ratna Sarumpaet, Rocky Gerung Tegaskan Sedang di Puncak Elbrust Saat Peristiwa Itu Terjadi

KONFRONTASI-Akademisi  Universitas Indonesia (UI) Rocky Gerung menegaskan tidak terlibat penyebaran foto maupun berita bohong yang menyeret aktivis Ratna Sarumpaet.

Hal itu ditegaskan Rocky usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus ujaran kebohongan Ratna Sarumpaet di Polda Metro Jaya, Selasa.

"Saya memenuhi panggilan penyidik dan sudah diterangkan bahwa saya tidak mengetahui peristiwa itu," kata Rocky.

Rocky menyebutkan penyidik mengajukan 10 pertanyaan seputar sepengetahuannya soal fakta kasus Ratna Sarumpaet.

Saran Rocky Gerung ke Capres, Pilih Timses yang Punya IQ Tinggi

KONFRONTASI -   Pengamat Politik Rocky Gerung mengkritik, tim sukses kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden, Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.

Rocky menjelaskan, menurutnya melebih-lebihkan ucapan Tampang Boyolali dan Sotoloyo merupakan bentuk ketidakmampuan para tim sukses dalam mengolah isu selama kampanye. Apalagi, membawa isu itu ke ranah hukum.

Rocky Gerung Kaget PNS DKI Lontarkan Slogan Ganti Presiden

KONFRONTASI -  Ahli filsafat sekaligus pengamat politik Rocky Gerung mengaku pernah dibuat terkejut dengan sikap ratusan aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS) di DKI Jakarta. Sebab, ketika dia selesai memberikan uraian, para ASN itu melakukan hal tak terduga.

Rocky Gerung Kaget PNS DKI Lontarkan Slogan ''Ganti Presiden''

KONFRONTASI- Ahli filsafat sekaligus pengamat politik Prof Rocky Gerung mengaku pernah dibuat terkejut dengan sikap ratusan aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS) di DKI Jakarta. Sebab, ketika dia selesai memberikan uraian, para ASN itu melakukan hal tak terduga.

Rocky Gerung Tuding Rezim Ambil Keuntungan dari Drama Ratna Sarumpet

KONFRONTASI -  Pengamat politik Rocky Gerung mengatakan, rezim saat ini sedang mengambil keuntungan dari drama dugaan hoax Ratna Sarumpet. 

Bahkan, menurutnya, kasus aktivis HAM tersebut akan terus di eksploitasi.

Adu Logika Ngabalin Vs Rocky Gerung soal #2019GantiPresiden

KONFRONTASI  -    Tenaga Ahli Deputi IV Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin beradu logika dengan dosen filsafat Universitas Indonesia Rocky Gerung terkait #2019GantiPresiden. Adu logika ini terjadi dalam acara Layar Pemilu Tepercaya di CNN Indonesia TV, Senin (27/8) malam.

Ali menyebut gerakan #2019GantiPresiden sebagai makar. Menurut politikus Golkar itu, tagar tersebut bermakna bahwa pergantian presiden harus dilakukan pada 1 Januari 2019 nanti.

Rocky Gerung (UI) 'Tampar' M. Sobary dengan Aksi ''Walk Out'',Aula Nurcholish Madjid Seakan Runtuh: Kilas Balik

KONFRONTASI- Rocky Gerung, Dosen Filsafat Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB), Universitas Indonesia (UI), melakukan aksi walk out (18 JUL 2014 ) ( meninggalkan acara) dalam seminar bertajuk "Seminar Sehari Quick Count, Etika Lembaga Riset, dan Tanggung Jawab Ilmuan," di the Indonesian Institute, di Universitas Paramadina, Jakarta Selatan. Sebagai perserta diskusi Rocky, tiba-tiba saja protes atas pemaparan sang moderator, yakni Mohamad Sobary.

Pages