17 September 2019

Rocky Gerung

Poengky Indarti dari Kompolnas Terkait soal Perkara Rocky Gerung

KONFRONTASI -  Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti menyebutkan penyidik Reserse Kriminal Polda Metro Jaya masih melakukan klarifikasi atas perkara pengamat Politik Rocky Gerung.

Sehingga, ia mengimbau agar publik membiarkan proses tersebut berjalan.

Hentikan Menyoal "Nalar Fiksi" Rocky Gerung

Oleh: Tony Rosyid

 

 

Nama Rocky Gerung makin populer. Selalu jadi maha bintang di acara ILC. Menyaingi Karni Ilyas. Sang presenter yang khas suaranya. Basah-basah serak. ILC makin hidup sejak Rocky Gerung (RG) dihadirkan. 

BPN: Ahmad Dhani dan Rocky Gerung Korban Politik Rezim Otoriter

Ngabalin, Ahmad Dhani dan Rocky Gerung di sebuah acara televisi nasional. (Sumber foto : Ist)

 

KONFRONTASI -    

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade menilai, kasus yang membelit musisi Ahmad Dhani sebagai upaya pemerintah membungkam suara lawan-lawan politik.  

Menurutnya, cara ini lazim dilakukan oleh penguasa yang bersifat otoriter. 

Sebut Kitab Suci adalah Fiksi, Rocky Gerung Dipanggil Polisi

KONFRONTASI -  Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Metro Jaya memanggil pengamat politik Rocky Gerung untuk diperiksa atas ucapannya yang menyebut 'Kitab suci adalah fiksi'.

Rocky Gerung dipanggil pada Kamis (31/1) besok. Meski demikian, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan pemanggilan Rocky Gerung hanya untuk klarifikasi.

Akan Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya, Ini Persiapan Rocky Gerung

KONFRONTASI -   Polda Metro Jaya akan melakukan pemeriksaan kepada Rocky Gerung terkait kasus 'kitab suci fiksi' hari ini. Pengacara Rocky Gerung, Haris Azhar, menuturkan tidak ada persiapan khusus dalam memenuhi pemanggilan polisi.

"Tidak ada (persiapan khusus), cuma surat kuasa saja," kata Haris melalui pesan singkat, Kamis (31/1/2019) malam.
Baca juga: Rocky Gerung Vs Tim Petahana soal Kedunguan

Ini Pendapat Ahli Linguistik Terkait Ucapan Rocky Gerung “Kitab Suci Itu Fiksi”

KONFRONTASI - Konsep berpikir Rocky Gerung tentang kitab suci itu fiksi kembali mengemuka. Kali ini bukan perdebatan di dunia maya tapi tuntutan hukum yang harus dihadapi dosen filsafat Universitas Indonesia tersebut.

Hari ini sedianya, Rocky Gerung memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Metro Jaya berdasarkan laporan Sekjen Cyber Indonesia, Jack Boyd Lapian. Namun diundur hingga besok (Jumat, 1/2) pukul 15.00 WIB.

Rocky Gerung Dorong Aktivis Muhammadiyah Masuk DPR

KONFRONTASI - Pengamat politik Universitas Indonesia Rocky Gerung mendorong aktivis Muhammadiyah masuk ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia untuk melakukan perubahan kebijakan di negeri ini.

Dorongan itu disampaikan oleh Rocky ketika diundang menjadi dosen tamu Kuliah Umum bertema “Membangun Nalar Kritis di Kalangan Kampus untuk Indonesia Berkemajuan”, Selasa (29/1/19).

Penahanan Ahmad Dhani Bukti Petahana Mau Tumbang

KONFRONTASI - Setelah Ahmad Dhani, giliran pengamat politik Rocky Gerung akan diperiksa kepolisian atas dugaan penistaan agama. Rentetan kasus tersebut menandakan petahana akan tumbang. "Ahmad Dhani ditahan Rocky Gerung diperiksa, mungkin nanti siapa lagi, saya kira itu adalah isyarat menandakan kejatuhan petahana sudah semakin dekat," tegas politisi partai Gerindra, Muhammad Syafii kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (31/1). 

Pemeriksaan Rocky Gerung Pesanan Istana?

KONFRONTASI - Pihak Istana diduga melakukan intervensi terhadap kepolisian terkait pemeriksaan terhadap aktivis sekaligus pengamat politik Rocky Gerung. Menurut Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief, intervensi dilakukan lantaran Rocky kerap mengkritik pedas pemerintah. 

"Menurut saya ini intervensi istana," kata Andi, Rabu (30/1), dikutip dari CNNIndonesia.com.


 
Andi mengatakan bahwa Rocky memainkan peran penting dalam kontestasi Pilpres 2019 di kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hingga membuat pemerintah gusar. 

Elektabilitas Jokowi Ambruk, Suara Kritis Rocky Gerung Mau Dibungkam?

KONFRONTASI - Direktur Eksekutif Indonesia Development Monitoring (IDM), Bin Firman Tresnadi menilai pemeriksaan kasus penistaan agama yang diduga dilakukan analis politik sekaligus ahli filsafat, Rocky Gerung menunjukkan rezim saat ini panik.

Ia menduga, kepanikan itu timbul karena tingkat elektabilitas petahana Joko Widodo yang kian menurun akibat pernyataan kritis yang disampaikan kalangan akademisi, aktivis, maupun politisi oposisi.

"Rezim panik. Mereka sadar elektabilitas mereka terus merosot," kata Bin Firman, Senin (31/1).

Pages