Rita Widyasari

KPK Kembali Sita Aset Eks Bupati Rita Widyasari di Samarinda

Konfrontasi - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita aset mantan Bupati Kutai Kertanegara (Kukar) Rita Widyasari (RW) dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Aset yang disita berupa tanah dan bangunan di Villa Tamara, Samarinda.

"Hari ini dilakukan penyitaan terhadap aset tersangka RW," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (24/7/2019).

KPK Telisik Transaksi Keuangan Eks Bupati Kukar Rita Widyasari

Konfrontasi - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelisik aset-aset mewah milik mantan Bupati Kutai Kertanegara (Kukar) Rita Widyasari. KPK menduga aset-aset tersebut berasal dari tindak pidana korupsi.

"KPK mendalami informasi transaksi perbankan, dan asal usul dan penggunaan yang yang diduga dari hasil korupsi untuk pembelian sejumlah barang, termasuk pembelian tas, jam dan aset lain," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (19/7/2019).

Jaksa Tuntut Bupati Rita Hukuman 15 Tahun Penjara

KONFRONTASI-Jaksa penuntut umum pada KPK, menuntut Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari 15 tahun penjara. Tak hanya itu, Rita juga dituntut membayar denda Rp 750 juta subsider 6 bulan kurungan.

"Menuntut supaya majelis hakim memutuskan menyatakan terdakwa satu Rita Widyasari dan terdakwa dua Khairudin terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi," ujar jaksa KPK Arif Suhermanto saat membaca amar tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (25/6/2018).

KPK akan Periksa Petinggi Agung Podomoro Terkait Kasus Bupati Kukar

KONFRONTASI-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil petinggi PT Agung Podomoro Land Tbk terkait penyidikan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan tersangka Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari.

"Penyidik hari ini dijadwalkan memeriksa Legal Manager PT Agung Podomoro Land Tbk Lourino Rosiana Ngadil sebagai saksi untuk tersangka Rita Widyasari terkait kasus TPPU," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, di Jakarta, Kamis.

Sidang Suap Bupati Kukar Ungkap Aliran Dana Rp17 Miliar dari Pengusaha

KONFRONTASI -  Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta kembali menggelar sidang perkara dugaan korupsi yang menyeret Bupati Kutai nonaktif Kartanegara (Kukar), Rita Widyasari. Agenda sidang kali ini, masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi.

Salah satu saksi yang diperiksa pada persidangan kali ini, yaitu General Manager Hotel Golden Season Samarinda, Hanny Kristianto. Saat memeriksa Hanny, jaksa mempertanyakan catatan transfer uang bosnya, Heri Susanto Gun alias Abun.

Jaksa Tanya Saksi soal Bupati Rita Diberi Rp 6 M untuk Izin Sawit

Konfrontasi - Dirut PT Madu Indah Sejahtera, Nafsiah, mengaku mendengar cerita soal Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) nonaktif Rita Widyasari mendapat duit Rp 6 miliar. Rita, disebut Nafsiah, mendapat uang itu dari Dirut PT Sawit Golden Prima (SGP) Hery Susanto Gun alias Abun terkait izin perkebunan sawit.

Awalnya Nafsiah ditanyai jaksa apakah pernah mendengar adanya pemberian uang terkait penerbitan izin perkebunan sawit. Nafsiah kemudian menjelaskan ia mendapat cerita soal pemberian oleh Abun terkait perizinan kebun sawit.

"Staf Pak Abun yang besar-tinggi badannya bilang pernah nyopirin Pak Abun, ngasih Pak Ade Baramuli (Kepala Bagian Administrasi Pertanahan pada Setda Kabupaten Kukar, Ismed Ade Baramuli) uang Rp 500 juta. Bilangnya tunai, malam," kata Nafsiah saat menjadi saksi pada sidang kasus suap dengan terdakwa Rita dan Khairudin di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar, Jakarta Pusat, Rabu (14/3/2018).

Nafsiah menyatakan mendapat cerita itu secara tiba-tiba saat mendatangi kantor Abun di Samarinda. Ia juga tak pernah bertanya secara spesifik soal pemberian itu.

Berikutnya, jaksa bertanya apakah Nafsiah pernah mendengar ada uang yang diberikan kepada Rita. Menurut Nafsiah, staf Abun juga bercerita ada uang Rp 6 miliar yang diberikan kepada Rita.

"Iya. Bilangnya Rp 6 miliar," ucap Nafsiah.

"Caranya?" tanya jaksa.

"Nggak tahu, dia ngomong. Saya nggak tanya dia ngomong," jelas Nafsiah.

Berapa Biaya Perawatan Kecantikan Rita Widyasari?

Konfrontasi - Sonia Wibisono, 40, memenuhi panggilan KPK sebagai saksi kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan tersangka Bupati (nonaktif) Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari, Jumat (26/1). Pada pemanggilan sebelumnya, Selasa (23/1), dokter kecantikan itu tidak hadir.

Penyidik KPK ingin mengetahui penggunaan uang Rita untuk biaya perawatan kecantikan. Selama ini, putri mantan Bupati Kukar Syaukani Hasan Rais itu dikabarkan intens melakukan perawatan wajah yang ditangani langsung dokter Sonia Wibisono.

"Ya dibutuhkan pemerikaaan terhadap saksi dalam kasus dugaan TPPU yang dilakukan RIW (Rita Widyasari, Red). Penyidik perlu mengkonfirmasi penggunaan kekayaan RIW untuk sejumlah perawatan medis kecantikan," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat (26/1/2018).

Kedatangan Sonia merupakan penjadwalan ulang dari panggilan yang lalu. Mengenakan baju hitam dipadukan rompi putih, Sonia tiba di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta pada pukul 13.00 WIB.

Ia pun langsung masuk ke ruang pemeriksaan KPK tanpa meninggalkan komentar sedikit pun kepada awak media.

Usai menjalani pemeriksaan selama kurang lebih tiga jam oleh penyidik KPK, dokter Sonia Wibisono akhirnya mulai buka suara terkait pemeriksaannya. Kepada awak media, ahli kecantikan itu mengatakan sudah mengenal Rita cukup lama, kurang lebih sekitar lima atau 10 tahun silam.

Meski demikian, ia mengaku hanya satu kali bertemu Bupati Kukar dua periode tersebut.

"Sudah lama kenal, tapi baru satu kali ketemu. Waktu itu kami dipertemukan dalam acara sosialita," akunya kepada awak media.

Apakah Rita pernah melakukan perawatan kecantikan di klinik miliknya. ”Pernah nggak ya?” jawab Sonia lantas tersenyum.

”Kasih tahu nggak ya,” ucapnya ketika ditanya berapa biaya perawatan kecantikan di kliniknya.

KPK Garap Dokter Cantik Ini Selama Empat Jam

Konfrontasi - Sonia Wibisono, dokter kecantikan, diperiksa jadi saksi dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Bupati nonaktif Kutai Kartanegara (Kukar), Rita Widyasari.

Ia diperiksa oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jumat (26/1/2018) sekitar empat jam. Ia mengaku dimintai keterangan karena dianggap mengenal Rita.

Waduh, Kecantikan Wajah Bupati Rita dari Hasil Gratifikasi

Konfrontasi - Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari diduga menggunakan uang hasil gratifikasi untuk membiayai perawatan kecantikan. Salah satunya dengan menjalani perawatan kecantikan dengan dokter Sonia Wibisono.

"Ada kebutuhan penyidikan untuk klarifikasi terkait dengan penggunaan kekayaan tersangka RIW untuk perawatan kecantikan," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat (26/1/2018).

Pages