Ridwan Kamil

Ridwan Kamil Nyut-nyutan Setelah Disuntik Vaksin Sinovac

KONFRONTASI-Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil telah disuntik vaksin Covid-19 dalam rangka uji klinis produksi Sinovac di Puskesmas Garuda, Kota Bandung.

Tidak sendirian, Ridwan disuntik vaksin bersama Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriadi, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto dan Kepala Kejaksaan Tinggi Jabar Ade Adhyaksa.

Keempatnya, menjalani tahap kedua rangkaian uji klinis vaksin Covid-19 buatan Sinovac tersebut selama 2 jam.

Ansor Sentil Ridwan Kamil Terkait Kebijakan yang Dianggap Diskriminatif

KONFRONTASI-Kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait kelembagaan keagamaan kembali mendapat tentangan berbagai kalangan. Kali ini terkait soal keberpihakan Ridwan Kamil untuk Guru Honorer Madrasah.

Belum lama ini, Ridwan Kamil menyerahkan SK untuk Guru Non-PNS. Seribuan Guru Non-PNS di Jawa Barat mendapat SK penugasan dan akan mendapat tunjangan sebesar Rp 1,5 juta.

“Untuk Guru Honorer di Madrasah, baik itu MI, MTs, dan MA nya mana?” tanya Kepala Satuan Koordinasi Wilayah Banser GP Ansor Jawa Barat, Yudi Nurcahyadi, Senin (10/8).

Rizal Ramli: Ridwan Kamil Ngomong Gede, Harusnya Jabar Fokus Saja Pada Pertanian

KONFRONTASI- Di tengah pandemik Covid-19, Pemprov Jawa Barat harus memutar otak. Salah satunya adalah dengan fokus pada pengembangan sektor pertanian.

Demikian disampaikan ekonom senior, Dr. Rizal Ramli saat mengisi acara Ngopi (Ngobrol Perkembangan Terkini) Bareng Rizal Ramli #2 secara virtual, Kamis petang (23/7).

Ekonomi Jabar Ditargetkan Tumbuh 9 Persen, RR: Ridwan Kamil Ngomong Gede, Tidak Konkret

KONFRONTASI-Di tengah pandemik Covid-19, Pemprov Jawa Barat harus memutar otak. Salah satunya adalah dengan fokus pada pengembangan sektor pertanian.

Demikian disampaikan ekonom senior, Dr. Rizal Ramli saat mengisi acara Ngopi (Ngobrol Perkembangan Terkini) Bareng Rizal Ramli #2 secara virtual, Kamis petang (23/7).

Saat ini, kata RR sapaan akrab mantan Menko Perekonomian itu, dunia termasuk Indonesia sangat membutuhkan sektor pertanian terutama pangan dan sayur-sayuran. Nah, Jabar sangat cocok mengembangkan bidang tersebut.

Masuki Era New Normal Covid-19, Ridwan Kamil Tantang Para Insinyur Ciptakan Ruang Publik Touchless

Konfrontasi - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengatakan pandemi Covid-19 berdampak pada pemanfaatan ruang publik, khususnya di perkotaan.

“Yang menjadi tantangan para insinyur adalah bagaimana melakukan teknologi touchless, bagaimana menekan tombol lift tanpa tangan. Di Thailand, dipaksa pakai kaki, ada yang pakai tusuk gigi,” katanya.

Dia mengatakan itu saat menjadi pembicara telekonferensi Engineer Room Persatuan Insinyur Indonesia (PII) di Kantor Badan Penghubung Jabar, Jakarta, Kamis (2/7/2020).

Pengumuman! Tak Diperpanjang Ridwan Kamil, PSBB Jabar Selesai

KONFRONTASI -  Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di tingkat Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang akan berakhir hari ini, Jumat (26/6/2020), tidak diperpanjang. Pengumuman itu disampaikan Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, di Gedung Sate, Kota Bandung, Jabar, hari ini.

"PSBB yang skala Jawa Barat (tidak diperpanjang) dan dilanjutkan pada kebijakan-kebijakan lokal, kecuali Bodebek (Bogor, Depok, dan Bekasi) masih terus sampai tanggal 2 atau 4 Juli mengikuti jadwal di Jakarta," katanya.

Pangan dan Pertanian Jadi Sektor Paling Kuat Saat Pandemi Virus Corona

Konfrontasi - Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencatat bahwa sektor pangan dan pertanian merupakan zona ekonomi yang paling kuat bertahan dari dampak pandemi Covid-19. Sebaliknya, sektor jasa dan manufaktur menjadi zona yang paling terpukul.

Persentase penurunan pertumbuhan ekonomi untuk sektor pangan dan pertanian hanya 0,9 persen dari 4,1 persen. Sementara sektor jasa dan manufaktur mengalami penurunan dari 7,2 persen menjadi 2,4 persen.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menilai data tersebut mengindikasikan bahwa pertanian adalah zona ekonomi yang paling tangguh terhadap interupsi Covid-19. Terlebih ada banyak faktor yang menjadi penguat.

Ditinjau dari sisi epidemiologi, virus corona mayoritas menyebar di perkotaan atau kawasan padat penduduk. Artinya, pertanian yang mayoritas tidak berada di perkotaan relatif lebih aman.

"Jauh dari kerumunan, jauh juga dari COVID-19. Maka kota lebih banyak kasusnya dibandingkan kabupaten," kata dia melalui keterangan pers yang diterima, Sabtu (20/6/2020).

Data tersebut akan dijadikan landasan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memaksimalkan sektor pertanian dan ketahanan pangan dengan pemanfaatan teknologi digital.

Dari sisi ketahanan pangan, target Jabar adalah swasembada dengan mengurangi impor secara bertahap. Kemudian, perdagangan antar daerah juga akan lebih dikendalikan dengan tidak bergantung pada mekanisme pasar.

"Ketahanan pangan ini juga berpengaruh terhadap inflasi yang kuncinya adalah jaminan pasokan dan mata rantai diperbaiki. Jangan sampai orang Bogor beli telur di Jakarta padahal telurnya berasal dari Sukabumi," kata dia.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil Izinkan 15 Daerah Terapkan AKB

Konfrontasi - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengizinkan 15 daerah di Provinsi Jabar memberlakukan tatanan normal baru atau New Normal. Daerah tersebut masuk zona biru atau level 2 penyebaran virus corona (Covid-19).

"Ada 60 persen zona biru ini kami izinkan new normal. Istilah kami AKB, Adaptasi Kebiasaan Baru," ujar Ridwan Kamil dalam konfrensi pers di Gedung Pakuan Bandung, Jumat (29/5/2020).

Jelang PSBB Bandung Raya, Ridwan Kamil Minta Masyarakat Taat Aturan

Konfrontasi - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta masyarakat untuk menaati aturan menyusul penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) wilayah Bandung Raya yang akan dimulai selama dua pekan mulai 22 April 2020.

Menurut Emil, sapaan akrabnya, kedisiplinan masyarakat sangat vital untuk menekan penyebaran Covid-19 di Jabar.

Pages