Richard Halim Kusuma

Kasus Reklamasi: Richard Kusuma Bungkam Usai Diperiksa KPK

KONFRONTASI-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa mantan Komisaris PT Agung Sedayu Group, Richard Halim Kusuma, Selasa (21/6). Ia diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pembahasan Raperda Reklamasi Teluk Jakarta untuk tersangka Muhammad Sanusi.

Seperti tiga pemeriksaan sebelumnya, Richard kembali bungkam kepada awak media terkait hasil pemeriksaannya hari ini. Ia yang keluar sekitar pukul 17.35 WIB itu langsung bergegas meninggalkan Gedung KPK.

Kasus Reklamasi: KPK Kembali Periksa Bos Agung Sedayu

KONFRONTASI-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Direktur PT Agung Sedayu Grup Richard Halim Kusuma dalam penyidikan perkara dugaan pemberian hadiah terkait pembahasan rancangan peraturan daerah (raperda) mengenai reklamasi Pantai Utara Jakarta.

Richard Halim diperiksa sebagai saksi untuk Ariesman Widjaja (AWJ) menurut pelaksana harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati di Jakarta, Jumat.

Richard sudah tiba di gedung KPK sekitar pukul 09.00 WIB namun tidak bicara apapun mengenai pemeriksaan keduanya.

KPK Dalami Peran Anak Aguan Dalam Suap Raperda Reklamasi

KONFRONTAS - Plh Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati menyebutkan, pihaknya tengah mendalami peran Direktur PT Agung Sedayu Grup Richard Halim Kusuma dalam perkara dugaan suap pembahasan rancangan peraturan daerah reklamasi Pantai Utara Jakarta.

Terutama akan jabatan Richard yang merupakan mantan Komisaris PT Agung Sedayu Group.

KPK Cekal Direktur Agung Sedayu Group

KONFRONTASI-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencegah direktur PT Agung Sedayu Group, Richard Halim Kusuma, untuk bepergian ke luar negeri.

Richard juga diketahui sebagai putra kandung Agung Sugianto Kusuma alias Aguan yang merupakan pemilik group properti Agung Sedayu Group.

"Pencegahan ini berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan pemberian gratifikasi atau janji terkait pembahasan Raperda zonasi di DKI Jakarta," ujar Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha saat memberikan keterangan pers, Jakarta Selatan, Kamis (7/4).